Kritik Tajam Wagub: Mengenai Ketidakseimbangan Kebijakan Fiskal dan Kewenangan Pengelolaan SDL

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
M.S. Pelu GB

JAKARTA – Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) dengan tema Obligasi Daerah atau Pembiayaan Pembangunan Daerah, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menyampaikan kritik tajam mengenai ketidakseimbangan kebijakan fiskal dan kewenangan pengelolaan sumber daya laut di Maluku, pada Jumat (11/7/2025).

Abdullah Vanath menyoroti paradoks yang mencolok: meskipun 93% wilayah Maluku adalah laut, ikan yang ditangkap di perairannya seringkali didaftarkan dengan identitas dari daerah lain. Pernyataan ini, “Laut 93%, Ikan Kita Pakai KTP Daerah Lain,” menggarisbawahi keprihatinan besar bagi provinsi tersebut.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Terbitkan Larangan Penggunaan Kendaraan Dinas Selama Libur Idul Fitri 1446 H

Pernyataan Wakil Gubernur menunjukkan masalah kritis di mana Maluku, yang kaya akan sumber daya laut, tidak sepenuhnya mendapatkan manfaat dari potensinya sendiri karena peraturan dan kebijakan yang ada.

Situasi ini membatasi kemampuan daerah untuk memaksimalkan pendapatan dan kontrol atas aset akuatiknya yang luas, yang pada akhirnya berdampak pada pembangunan lokal dan kesejahteraan rakyatnya.

FGD tersebut menjadi platform bagi Vanath untuk mengadvokasi otonomi fiskal yang lebih besar dan pembagian wewenang yang lebih adil dalam mengelola kekayaan laut Maluku.

Baca Juga :  Kenali Tata Cara dan Persyaratan Pemecahan Bidang Tanah bagi Pemegang Hak

Abdullah Vanath juga menyampaikan harapan tulusnya bahwa, dengan kebijakan yang lebih adil dan kendali lokal yang lebih besar, rakyat Maluku pada akhirnya dapat mencapai kesejahteraan dari melimpahnya ikan di laut mereka sendiri.

Ia percaya bahwa dengan memperbaiki paradoks ini, potensi penuh sumber daya laut Maluku dapat terbuka, menghasilkan peningkatan nyata dalam mata pencaharian dan kesejahteraan warganya.

Berita Terkait

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga
Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang
Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN
Kementerian ATR/BPN Tegaskan Dukungan terhadap Proses Hukum Kasus di Kantah Kota Serang
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Prabowo Subianto Panen Raya Udang di Kebumen
Panglima TNI Pimpin Upacara Pemberangkatan Satgas TNI Konga UNIFIL TA. 2026
Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:42 WIB

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Senin, 25 Mei 2026 - 21:45 WIB

Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN

Senin, 25 Mei 2026 - 21:39 WIB

Kementerian ATR/BPN Tegaskan Dukungan terhadap Proses Hukum Kasus di Kantah Kota Serang

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:07 WIB

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Prabowo Subianto Panen Raya Udang di Kebumen

Berita Terbaru

Jakarta

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:42 WIB