Panglima TNI Dampingi Presiden RI Prabowo Subianto Panen Raya Udang di Kebumen

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Asmor

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto melaksanakan panen raya udang dan meninjau proses sortir hasil panen di kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/05/2026).

Di kawasan seluas 100 hektare tersebut, Presiden meninjau langsung panen udang vannamei hingga proses sortir sebelum dipasarkan.

Presiden juga meninjau kawasan budi daya yang dikembangkan dengan konsep modern melalui sistem tata kelola terpadu, meliputi saluran air masuk (intake), kolam tandon, pemisahan saluran inlet dan outlet, kolam produksi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta fasilitas pendukung lainnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dirinya menyaksikan langsung panen raya udang ke-8 di kawasan tersebut. Kepala Negara menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi produsen udang nomor satu dunia.

Baca Juga :  Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

“Jadi sangat menjanjikan, tadi saya diberi laporan 1 hektare bisa menghasilkan 40 ton, luar bisa 40 ton ya dan harganya sangat bagus, harganya 70 ribu (rupiah) per kilo. Berarti per ton 70 juta rupiah,” ujar Kepala Negara.

BUBK Kebumen memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Dengan 206 petak kolam, kawasan ini mampu menghasilkan nilai produksi sekitar Rp67,2 miliar per siklus atau berpotensi mencapai Rp134,4 miliar per tahun, sekaligus menyerap ratusan tenaga kerja lokal.

Presiden Prabowo juga menjelaskan bahwa pemerintah tengah mengembangkan proyek serupa berskala lebih besar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Kota Bekasi Raih WTP Masuk Lima Besar Terbaik

BUBK Kebumen diharapkan menjadi model transformasi budi daya tradisional menuju sistem modern berbasis teknologi dan tata kelola lingkungan yang lebih baik. “Jadi ini sangat bagus, sangat produktif. Lapangan kerja yang bisa diserap sekarang 650 orang setempat bekerja dan kita sudah membangun di Waingapu 2 ribu hektare,” imbuh Presiden Prabowo.

TNI berkomitmen mendukung program strategis pemerintah, termasuk penguatan swasembada pangan serta pembangunan sektor kelautan dan perikanan, melalui sinergi lintas sektor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan, TNI-Polri Kedepankan Pelayanan Humanis dalam Pengamanan Aksi
Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas FPU 7 Minusca, 140 Personel Terima Penghargaan
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria
MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok
Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan, TNI-Polri Kedepankan Pelayanan Humanis dalam Pengamanan Aksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas FPU 7 Minusca, 140 Personel Terima Penghargaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:12 WIB

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Berita Terbaru