Pentingya Data Sensus Untuk Kebijakan, Bukan Mengancam Bansos Atau Pajak Kita

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Oleh: H. M.S. PELU, M.Pd.
_Pemerhati Sosial dan Budaya / Ketua Dewan Pembina & Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Sosial dan Budaya_

Di balik setiap angka yang tersaji dalam tabel pembangunan, ada peluh dan langkah kaki para petugas sensus yang menyusuri gang-gang sempit hingga pelosok negeri. Mereka adalah pejuang sunyi yang sedang merajut kompas arah masa depan bangsa melalui Sensus Ekonomi 2026. Namun, misi luhur ini kerap membentur dinding curiga: masyarakat cemas data mereka akan memicu kenaikan pajak atau memutus hak Bantuan Sosial (Bansos).

Ketakutan ini adalah kekeliruan kolektif yang harus segera kita luruskan.

Dua Pilar Utama: Perlindungan Petugas dan Edukasi Publik
Melalui momentum pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Statistik, kita memiliki peluang historis untuk memperkuat tata kelola data nasional. Dua pilar utama yang harus diperjuangkan secara empiris meliputi:

* Penguatan Kelembagaan dan Proteksi Lapangan: Regulasi baru wajib memberikan jaminan perlindungan hukum dan keselamatan yang konkret bagi petugas Badan Pusat Statistik (BPS) di daerah. Mereka bekerja demi independensi data negara, sehingga keselamatan dan kelayakan kerja mereka adalah harga mati.

Baca Juga :  20 Ribu Pejabat, Satu Negara: Jangan Hanya Duduk, Rakyat Sudah Lelah Menunggu

* Edukasi Literasi Data yang Humanis: BPS bersama pemerintah daerah harus mengikis asimetri informasi. Masyarakat perlu diyakinkan lewat sosialisasi masif bahwa sensus bukanlah instrumen audit finansial pribadi, melainkan pemetaan makro untuk merancang kebijakan publik yang inklusif.

“Jangan sampai rakyat merasa takut bahwa kejujuran mereka akan berujung pada sanksi pajak atau hilangnya bansos. Sensus adalah instrumen kedaulatan data, bukan alat intimidasi ekonomi.”

Validitas Data sebagai Fondasi Ilmiah Pembangunan
Secara ilmiah, kebijakan publik yang efektif mutlak membutuhkan data yang valid dan andal. Ketika warga memberikan informasi yang menyimpang karena rasa takut, maka formula kebijakan yang dilahirkan pemerintah pun akan meleset dari sasaran (misalokasi anggaran).

Baca Juga :  Gubernur Maluku Gelar Pertemuan Penting dengan Dirjen KKP Bahas Peningkatan Sektor Kelautan dan Perikanan Daerah

Memberikan data yang benar bukan sekadar menjawab pertanyaan di atas kertas, melainkan wujud kepatuhan hukum dan kontribusi nyata warga negara dalam membangun fondasi ekonomi Republik Indonesia yang tangguh.

Seruan Nyata Lembaga Kajian Sosial dan Budaya
Kami mengetuk pintu hati dan kesadaran seluruh elemen bangsa: Mari sambut petugas sensus dengan keterbukaan dan kejujuran.

Setiap jawaban jujur yang Anda berikan adalah bentuk penghormatan tertinggi bagi keringat para petugas yang mendata dari rumah ke rumah. Data yang akurat akan meringankan beban kerja mereka, sekaligus memastikan intervensi kebijakan pemerintah di masa depan hadir secara adil, tepat sasaran, dan membawa kesejahteraan yang merata.

Jangan biarkan kabut keraguan menghalangi langkah kita dalam mendesain masa depan. Data sensus adalah dari kita, oleh kita, dan untuk Indonesia yang lebih maju!

 

Berita Terkait

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok
Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan
Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri
24 Orang Diamankan dalam Penindakan Narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos
Dugaan Penggerebekan di PT. Buana Rizki Oleh Polda Banten
Panglima TNI Bersama Kalemdiklat Polri Pimpin Wisuda 1.944 Taruna TNI-Polri
Menaker: Pemagangan Nasional Perkecil Kesenjangan Kompetensi dan Kebutuhan Industri
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:12 WIB

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:58 WIB

24 Orang Diamankan dalam Penindakan Narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Dugaan Penggerebekan di PT. Buana Rizki Oleh Polda Banten

Berita Terbaru