Bangunan Sekolah Madrasah di Desa Walang Sari Memprihatinkan, Butuh Perhatian Pemerintah

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
H. Asmor / Tim

Sukabumi, Jabar – Kondisi bangunan Madrasah Diniyah Assyirojudin yang berlokasi di Kampung Cingenca RT 019 RW 07, Desa Walang Sari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, memprihatinkan. Bangunan sekolah yang telah lama berdiri itu kini tampak rusak dan dinilai sudah tidak layak digunakan sebagai sarana kegiatan belajar mengajar. (09/11/2025)

Dari pantauan di lapangan, sejumlah bagian bangunan terlihat mengalami kerusakan cukup parah. Dinding yang retak, atap yang bocor, hingga lantai yang mulai rapuh menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi para siswa dan tenaga pendidik yang setiap hari beraktivitas di sana.

Baca Juga :  Kilas Balik: Penyerahan 3.946 Sertipikat Redistribusi Tanah di Kabupaten Konawe Kepulauan

“Menurut Kepala Sekolah Madrasah Diniyah Assyirojudin mengatakan sekolah ini sudah seharusnya segera direnovasi. Saya khawatir keselamatan anak-anak saat belajar,  anak siswa siswi juga butuh rasa aman dan nyaman ketika menimba ilmu,” ujar kepala sekolah madrasah setempat Wawan.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat sekitar. Mereka berharap agar pihak terkait, baik pemerintah daerah, pemerintah pusat, maupun instansi terkait di bidang pendidikan, dapat turun tangan untuk membantu perbaikan sarana dan prasarana madrasah tersebut.

“Ditempat terpisah Muhamad Ilham waga masyarakat juga Madrasah ini mencetak generasi penerus bangsa, sudah selayaknya mendapatkan perhatian. Kami berharap ada solusi nyata agar kegiatan belajar mengajar bisa berlangsung dengan layak,” katanya.

Baca Juga :  Penambang Tewas di Buru Pelaku Ditangkap, Motif Emosi karena Kecelakaan Anak

Selain renovasi bangunan, kami masyarakat juga berharap agar lembaga pendidikan ini dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang memadai, seperti ruang kelas yang layak, meja kursi yang baik, serta sarana belajar lainnya agar para siswa dapat belajar dengan tenang dan nyaman,” jelasnya.

Pasalnya, Bangunan sekolah yang rusak berat seperti ini menjadi potret masih minimnya pemerataan pembangunan pendidikan di wilayah pedesaan. Diharapkan perhatian pemerintah dan pihak terkait dapat segera terealisasi demi keberlangsungan pendidikan anak-anak di Desa Walang Sari.

Berita Terkait

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas
Sang Penjaga Kedamaian: “Beta Par Ambon,” Janji Suci Pak Win di Pelataran Polresta Ambon
Kantah Konawe Kepulauan Anjangsana ke Ponpes Darul Musthopa, Perkuat Silaturahmi dan Dukung Sertipikasi Tanah Wakaf
P3K Penempatan Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun 2025 Tanda Tangani Adendum Perjanjian Kerja
HUT ke-29 Kota Bekasi, Wali Kota: Warga Kini Jadi Kekuatan Inti Pembangunan
Jaksa Aktif Masuk Pemkot Bekasi, Ketua PWI Soroti Independensi Hukum
Jaksa Masuk Lingkaran Pemkot Bekasi, Siapa yang Mengawasi Pemerintah
Siaga Lebaran 2026, PLN UID Jawa Barat Kerahkan 4.993 Personel Jaga Keandalan Pasokan Listrik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:55 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:01 WIB

Sang Penjaga Kedamaian: “Beta Par Ambon,” Janji Suci Pak Win di Pelataran Polresta Ambon

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:09 WIB

Kantah Konawe Kepulauan Anjangsana ke Ponpes Darul Musthopa, Perkuat Silaturahmi dan Dukung Sertipikasi Tanah Wakaf

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:04 WIB

P3K Penempatan Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun 2025 Tanda Tangani Adendum Perjanjian Kerja

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:10 WIB

HUT ke-29 Kota Bekasi, Wali Kota: Warga Kini Jadi Kekuatan Inti Pembangunan

Berita Terbaru