Menata Kota, Merangkul Pedagang: Langkah Humanis Relokasi PKL ke Pasar Baru Bekasi

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Asmor / ADV.

Kota Bekasi, Jawa Barat – Dalam upaya menata wajah kota yang lebih tertib, bersih, dan indah, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) mengambil langkah strategis berupa penertiban dan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL). Langkah ini merupakan amanat Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL.

Tertuang dalam surat resmi bernomor 500.2.2.5/6, agenda penertiban tahap pertama ini difokuskan pada kawasan Jalan Ir. H. Juanda. Untuk mewujudkan pengelolaan yang optimal, Disdagperin berkoordinasi dengan PT Mitra Patriot Persada selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dipercaya mengelola Pasar Baru Bekasi. Kolaborasi ini menjadi sinergi kuat untuk memastikan fasilitas Pasar Baru hadir lebih memadai dan layak bagi para pedagang.

Baca Juga :  Abdul Haris Resmi Jabat Kepala Dinas BPMD Kabupaten Buru: Optimisme Baru untuk Kemajuan Daerah

Kepala Disdagperin Kota Bekasi, Ika Indah Yarti, menegaskan bahwa relokasi ini sejatinya adalah ikhtiar bersama untuk mengembalikan marwah ruang publik.

“Dalam rangka meningkatkan ketertiban, kebersihan, dan keindahan Kota Bekasi, serta mengembalikan fungsi jalan dan trotoar sesuai dengan Perda No. 18 Tahun 2024, kami akan melakukan penertiban dan relokasi tahap I terhadap PKL,” ungkap Ika dalam keterangan resminya, Sabtu (2/5/2026).

Ia mengimbau para pedagang yang terdampak untuk segera bertransisi dan menempati ruang usaha baru yang telah disiapkan di Pasar Baru Blok II. Pihak pengelola, lanjutnya, telah menyiapkan fasilitas yang memadai untuk menyambut para pedagang. Sebagai langkah awal, PKL diwajibkan melakukan pendataan atau mendaftar ulang kepada pengelola Pasar Baru untuk mendapatkan kepastian lapak atau kios.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Semarakan HUT RI Ke-80, Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Pengguna Jalan

Ika Indah Yarti berharap seluruh pedagang dapat bersikap kooperatif dengan mengosongkan lapaknya di pinggiran jalan sebelum batas waktu yang ditentukan.

Semangat kebersamaan ini diyakini menjadi kunci kenyamanan bagi semua pihak. Meski mengedepankan pendekatan persuasif, ia juga menegaskan bahwa dinas tidak akan segan mengambil tindakan tegas apabila imbauan ini diabaikan, demi tegaknya aturan dan ketertiban kota. ADV. **

Berita Terkait

Kreativitas Lansia Jadi Wadah Pemberdayaan dan Penguatan Semangat Hidup di Usia Senja
Kejari Kota Bekasi Musnakan Barang Bukti Dari 164 Perkara Yang Telah Inkracht
Dialog Dengan KOMNAS HAM RI, Wawali Harris Bobihoe : Bekasi Siap Menjadi Kota HAM
Wa Ode Rabia Perjuangkan Beasiswa Indonesia Pintar demi Masa Depan Anak-anak Sulawesi Tenggara
Kapolsek Bekasi Barat Ajak Warga Aktifkan Siskamling dan Cegah Tawuran Remaja Melalui Jakarta On The Spot
Konsultasi Syarat Pengurusan Berkas Pertanahan, MPP Jadi Pilihan Masyarakat Cari Kepastian Layanan Pertanahan
Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan, Jaring Generasi Muda yang Berminat di Bidang Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang
Sambut Tahun Baru Islam, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Pawai Meriah Malam 1 Muharram 1448 H
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:14 WIB

Kreativitas Lansia Jadi Wadah Pemberdayaan dan Penguatan Semangat Hidup di Usia Senja

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:04 WIB

Kejari Kota Bekasi Musnakan Barang Bukti Dari 164 Perkara Yang Telah Inkracht

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:45 WIB

Dialog Dengan KOMNAS HAM RI, Wawali Harris Bobihoe : Bekasi Siap Menjadi Kota HAM

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:38 WIB

Wa Ode Rabia Perjuangkan Beasiswa Indonesia Pintar demi Masa Depan Anak-anak Sulawesi Tenggara

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:33 WIB

Kapolsek Bekasi Barat Ajak Warga Aktifkan Siskamling dan Cegah Tawuran Remaja Melalui Jakarta On The Spot

Berita Terbaru