Sorot Nasional.com
Riski
MUNA, Sultra – Pembukaan Festival Liangkabori 2026 di Desa Liangkabori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna menjadi saksi momen sakral penganugerahan gelar adat kehormatan kepada pejabat negara.
Lembaga Adat Muna secara resmi menganugerahkan gelar adat kehormatan “Sangia Tilano Lia Metanduno”kepada Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon.
Prosesi sakral di kawasan situs karst purba ini disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara bersama jajaran Forkopimda dan tokoh adat setempat.
Ketua Dewan Pengurus Daerah Majelis Adat Kerajaan Nusantara (DPD MAKN) Kabupaten Muna, Yang Mulia (YM) La Ode Riago, S.H., Sangia Kobenteno mengungkapkan Pemberian gelar adat tersebut merupakan bentuk penghormatan tertinggi sekaligus simbol keterikatan spiritual, sejarah, dan kultural yang kuat antara masyarakat adat Muna dengan pemerintah pusat.
Nama gelar itu diambil dari situs prasejarah Gua Metanduno di Pulau Muna, lokasi ditemukannya lukisan gua purba yang kini menjadi perhatian dunia arkeologi.
Dalam penyampaiannya, YM. La Ode Riago, S.H., Sangia Kobenteno, menegaskan pentingnya menjaga warisan leluhur.
“Kebudayaan adalah identitas masyarakat Muna, terlebih lagi dengan ditetapkan lukisan cap tangan 67.800 tahun lalu di Lia Metanduno merupakan suatu kebanggan bahwa leluhur Muna merupakan pencipta kebudayaan dengan ide dan pikiran yang luar biasa” ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Ia berharap penganugerahan gelar kehormatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menjaga, merawat, dan melestarikan situs-situs sejarah serta kekayaan budaya Nusantara di tanah Muna agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut hangat penghargaan tersebut. Dalam kunjungan kerjanya, ia menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan untuk mendorong pelestarian cagar budaya dan pengembangan museum daerah sebagai etalase peradaban bangsa yang berkelanjutan.
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh ratusan masyarakat yang memadati area kawasan situs Liangkabori.






