Melampaui Ritual, Merayakan Kemanusiaan: Kidung Toleransi di Pesisir Ambon.

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S. Pelu GB

Ambon, Maluku – Di ambang perayaan Natal tahun ini, pesisir Negeri Latuhalat, Kota Ambon, memancarkan cahaya yang lebih dari sekadar lampu hias. Masyarakat nelayan setempat menjadikan momen suci ini sebagai jembatan untuk mempererat kembali simpul-simpul persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.

Melalui balutan acara “Berbagi Sukacita Bersama Masyarakat Nelayan Negeri Latuhalat” yang digelar pada 21 Desember 2025, warga berkumpul bukan hanya sebagai tetangga, tapi sebagai satu keluarga besar.

Mengusung tema puitis nan bermakna, “Natal sebagai Momentum Merajut Tali Persaudaraan Antar Umat Beragama Par Ambon, Maluku Deng Indonesia Pung Bae”, perayaan ini seolah mengingatkan kita bahwa Natal bukan sekadar ritual di dalam rumah ibadah. Ia adalah nafas kemanusiaan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir.

Baca Juga :  TNI Bagikan 15 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat di Monas

Dukungan hangat pun mengalir dari Pemerintah Provinsi Maluku. Kehadiran negara di tengah deru ombak dan peluh para nelayan menjadi simbol bahwa mereka—sang tulang punggung ekonomi dan penjaga harmoni—tidak berjalan sendirian.

Ketua Umum DPP KAMENAM Maluku, Burhanudin Rumbauw, dengan penuh ketulusan menyampaikan bahwa Natal adalah cermin untuk melihat sejauh mana solidaritas kita telah tumbuh tanpa tersekat oleh perbedaan keyakinan.

“Natal bukan hanya milik umat Kristiani, tapi milik kita semua yang percaya pada nilai kasih dan kebersamaan. Di Latuhalat, kita melihat bagaimana para nelayan saling menjaga, membuktikan bahwa perbedaan adalah warna yang memperindah persaudaraan kita,” ungkapnya.

Baginya, masyarakat nelayan adalah penjaga gawang kerukunan di tanah Maluku yang multikultural. Senada dengan itu, Jovandri Aditya Kalaimena selaku Koordinator Kegiatan, memandang acara ini sebagai ruang perjumpaan hati. Ia ingin semangat hidup orang basudara yang menjadi urat nadi masyarakat Maluku tetap berdenyut kencang melalui momen-momen inklusif seperti ini.

Baca Juga :  Kantah Kabupaten Konawe Kepulauan Menerima Kunjungan Kerja, Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia

“Kami merindukan suasana di mana setiap orang, tanpa terkecuali, merasa diterima dan dihargai. Dari Latuhalat, kami mengirimkan pesan untuk Indonesia: bahwa keberagaman bukanlah beban, melainkan kekuatan yang menyatukan,” tutur Jovandri dengan penuh harap.

Acara yang juga diwarnai dengan aksi sosial bagi para nelayan ini menjadi pengingat bagi kita semua. Maluku, dengan sejarah panjangnya yang penuh warna, telah berhasil menjadikan toleransi sebagai pondasi hidup. Negeri Latuhalat kini berdiri tegak sebagai bukti nyata bahwa adat, agama, dan budaya bisa berjalan beriringan dalam damai, pungkasnya.

 

Berita Terkait

Nakhoda Baru Lini Hukum NasDem Lampung: Mempertegas Integritas dan Pengabdian Publik
ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar
Liang Metanduno Diguncang Keraguan, Tapi Dunia Sudah Terlanjur Menoleh Ke Muna
Plh. Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe Hadiri Pisah Sambut Kajati Jabar Pakuan Bandung
Polda Lampung Berhasil Ungkap 75 Kasus Street Crime dalam 19 Hari, 95 Tersangka Diamankan
Kadisdik Kota Bekasi Tegaskan Komitmen Jalankan Surat Edaran KPK pada SPMB 2026
Disdik Kota Bekasi Imbau Sekolah Teliti Sebelum Cetak Sertifikat TKA
Heboh Pemilihan BPKam Desa Kilangan: Dinilai Tabrak Perbup, Warga Tuntut Pemilihan Ulang
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:52 WIB

Nakhoda Baru Lini Hukum NasDem Lampung: Mempertegas Integritas dan Pengabdian Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:36 WIB

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:10 WIB

Liang Metanduno Diguncang Keraguan, Tapi Dunia Sudah Terlanjur Menoleh Ke Muna

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:31 WIB

Plh. Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe Hadiri Pisah Sambut Kajati Jabar Pakuan Bandung

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:50 WIB

Polda Lampung Berhasil Ungkap 75 Kasus Street Crime dalam 19 Hari, 95 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru