Dolo-Dolo katong Belajar Tulis Pake Arang, Sekarang Dong Pake Digital, Barang Apa Itu

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S Pelu GB

Ambon, Maluku – Transformasi digital di dunia pendidikan terus merambah hingga ke pelosok Maluku. Kepala Cabang (Kacab) Dinas Pendidikan Menengah dan Khusus Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Nofi Marcus Lessil, S.Pd, M.Pd, memastikan bahwa persiapan Ujian Akhir Sekolah (UAS) tingkat SMA sederajat yang dijadwalkan pada 13 April 2026 mendatang telah memasuki tahapan final.

Komitmen “Tegak Lurus” dan Kesiapan Infrastruktur
Dalam keterangannya kepada awak media, Nofi menegaskan dedikasinya dalam mengawal kebijakan provinsi. “Kami tegak lurus dengan perintah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. Persiapan kali ini kita lakukan sebaik mungkin, memastikan seluruh aspek teknis dan manajerial terpenuhi agar hak siswa mendapatkan evaluasi yang layak dapat terjamin,” tegasnya.

Tercatat sebanyak 40 satuan pendidikan akan berpartisipasi, terdiri dari 30 SMA Negeri, 8 SMA Swasta, dan 2 SLB. Dengan total 1.138 peserta didik, pelaksanaan UAS akan menggunakan dua skema: daring (online) dan luring (offline).

“Sebagian besar sekolah sudah dilengkapi perangkat komputer sehingga sistem online menjadi arus utama. Namun, kami tetap mengakomodasi sistem manual bagi sekolah di wilayah yang terkendala stabilitas jaringan internet,” tambah Nofi.

Baca Juga :  Hadiri Wisuda UNM, Mentan Amran Beri Pesan Ini untuk Generasi Muda

Literasi Digital: Siswa yang Adaptif
Menariknya, tantangan teknologi bukan lagi momok bagi para siswa. Nofi menilai generasi saat ini adalah digital natives.

“Kesiapan siswa dalam mengoperasikan komputer tidak perlu diragukan lagi. Digitalisasi sudah menjiwai mereka bahkan sebelum masuk bangku SMA melalui interaksi harian dengan media sosial dan platform digital lainnya,” jelasnya secara ilmiah.

Hal ini diamini oleh salah satu siswa peserta ujian yang menyatakan antusiasmenya. “Kami sangat senang. Menggunakan komputer saat ujian terasa lebih efisien dan relevan dengan cara kerja dunia saat ini. Kami akan memanfaatkan teknologi ini sebaik-baiknya untuk meraih hasil maksimal,” ungkapnya penuh percaya diri.

Kontras Zaman: Perspektif Orang Tua
Di sisi lain, transformasi ini membawa cerita unik dari sudut pandang orang tua. Seorang wali murid, dengan dialek Maluku yang kental, menceritakan kekagumannya sekaligus kebingungannya melihat pola belajar sang anak.

“Beta lia, bet pu ana sakarang ini dia paleng gerat (rajin) balajar. Mar beta tanya, mangapa kong balajar bukang pake buku tapi maen HP? Bet pung ana tatawa dan bilang: ‘Bapa ini kepo e, katong ini balajar dari Google.’ Beta seng tau apa yang bet pu ana bilang itu,” kisahnya sambil tersenyum.

Baca Juga :  Wujudkan Keadilan Air, Bodewin Wattimena Resmikan 7 Titik Kran di Ponegoro: Puluhan Tahun Warga Menanti

Ia mengenang masa lalunya yang penuh keterbatasan sebagai kontras kemajuan saat ini. “Beta ini dolo-dolo sekolah itu di wa’ah-wa’ah (pondok kecil) di kabun sagu, tulis deng arang. Mar bet pu ana ini dia balajar deng HP, hebat lai.”

Sinergi untuk Kelancaran
Menutup pembicaraan, Nofi Marcus Lessil berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk insan pers, untuk mengawal jalannya UAS agar berjalan kondusif. Ia menekankan bahwa petunjuk teknis (juknis) tetap akan dijalankan secara ketat, mulai dari tata tertib hingga penyediaan ruang ujian yang representatif.

“Harapan besar kami adalah kerja sama semua pihak. Media memiliki peran krusial dalam memberikan informasi yang edukatif dan mendukung kelancaran kegiatan ini hingga selesai nanti,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menjemput Takdir Birokrasi: Pesan Sang Pemimpin di Balik Seleksi Sekkot Ambon
Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor
Wakil Wali Kota Bekasi Dampingi Menko Pangan Sosialisasikan Program MBG dan Tinjau Pasar Murah
Wakil Wali Kota Bekasi Resmikan Layanan Kedokteran Nuklir, Dorong Akses Diagnostik Kanker Lebih Modern
Pemeriksaan Keimigrasian Terhadap 78 WNA Diduga Langgar Izin Tinggal Bekerja Tanpa Visa/Izin Tinggal Sesuai
Ironis, Permintaan Sekretariat Bersama ASN PPPK Sebagai Bagian Dukungan _Sharing_ Wajib Daerah, Aduan Melalui Ketua DPRD Kab. Muna Terkesan “Dingin”
Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat
Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
Berita ini 263 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

Menjemput Takdir Birokrasi: Pesan Sang Pemimpin di Balik Seleksi Sekkot Ambon

Jumat, 17 April 2026 - 13:05 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

Kamis, 16 April 2026 - 16:12 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Dampingi Menko Pangan Sosialisasikan Program MBG dan Tinjau Pasar Murah

Kamis, 16 April 2026 - 15:39 WIB

Pemeriksaan Keimigrasian Terhadap 78 WNA Diduga Langgar Izin Tinggal Bekerja Tanpa Visa/Izin Tinggal Sesuai

Rabu, 15 April 2026 - 16:52 WIB

Ironis, Permintaan Sekretariat Bersama ASN PPPK Sebagai Bagian Dukungan _Sharing_ Wajib Daerah, Aduan Melalui Ketua DPRD Kab. Muna Terkesan “Dingin”

Berita Terbaru

Jakarta

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:51 WIB