Ditbinmas Polda Metro Jaya Gelar FGD, Ingatkan Pelajar Berekspresi Secara Sehat dan Aman

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
H. Asmor

JAKARTA – Direktorat Binmas Polda Metro Jaya menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Pemahaman Berekspresi yang Sehat dan Aman bagi Pelajar” di Ruang Rajawali, Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2025).

Wadirbinmas Polda Metro Jaya AKBP Gede Pasek Mulyadiana mengatakan kegiatan ini digelar sebagai langkah pencegahan agar pelajar tidak terjerumus dalam aksi unjuk rasa anarkis. Forum diskusi menghadirkan berbagai pihak untuk memberi masukan tentang cara berekspresi yang sehat, aman, dan sesuai aturan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pelajar memiliki ruang berekspresi yang positif sekaligus tidak terseret ke dalam aksi-aksi massa yang bisa membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka,” ujar AKBP Gede Pasek.

Baca Juga :  Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, pemutaran video singkat, sambutan dari Wadirbinmas, hingga pemaparan materi narasumber. Sesi diskusi interaktif menjadi bagian penting untuk merumuskan langkah konkret pencegahan keterlibatan pelajar dalam aksi massa yang berpotensi ricuh.

Hadir dalam kegiatan ini Kadisdik DKI Jakarta, Kadinsos DKI Jakarta, Ketua Da’i Kamtibmas Polda Metro Jaya, serta sejumlah narasumber, antara lain Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Iskandarsyah dan Komisioner KPAI Klaster Partisipasi Anak, Sylvana Maria Apituley. Peserta terdiri dari perwakilan kepala sekolah, guru BK, ketua OSIS, hingga orang tua murid.

Tidak hanya itu dalam paparannya Akbp Iskandarsyah menegaskan pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam menjaga anak. “Polri akan konsisten hadir melalui pendekatan pencegahan, perlindungan, dan kolaborasi dengan sekolah maupun orang tua,” ucapnya.

Baca Juga :  Panglima TNI Resmikan Monumen Helikopter SA-330 Puma di Cibinong, Bogor

Selain itu Komisioner KPAI Sylvana Maria Apituley juga menekankan perlunya ruang aspirasi yang aman dan positif bagi pelajar. Ia menyebut OSIS maupun forum publik yang difasilitasi pemerintah bisa menjadi wadah partisipasi siswa agar tidak terseret ke jalur yang salah.

FGD ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, mulai dari edukasi berpendapat yang sehat, penguatan peran keluarga dan sekolah, peningkatan komunikasi guru-orang tua, kunjungan Polri ke sekolah, hingga penanaman nilai positif melalui pendidikan agama.

Berita Terkait

Beli Apartemen Tak Cukup Cuma SHMSRS, Cek Juga Hak atas Tanah Dasarnya
Kompolnas Resmi Luncurkan Kompolnas Awards 2026, Apresiasi Kinerja Terbaik Satker dPolri
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga
Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang
Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN
Kementerian ATR/BPN Tegaskan Dukungan terhadap Proses Hukum Kasus di Kantah Kota Serang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:43 WIB

Beli Apartemen Tak Cukup Cuma SHMSRS, Cek Juga Hak atas Tanah Dasarnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Kompolnas Resmi Luncurkan Kompolnas Awards 2026, Apresiasi Kinerja Terbaik Satker dPolri

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:50 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:42 WIB

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Senin, 25 Mei 2026 - 21:52 WIB

Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga

Berita Terbaru