Aksi Heroik di Teluk Ambon: Bersih-Bersih Sampah Jadi Simbol Kebangkitan Kesadaran Warga

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S. Pelu GB

Ambon, Maluku – Semangat membara dan kepedihan mendalam bercampur menjadi satu saat ratusan warga Ambon turun langsung membersihkan Teluk Ambon dari sampah, Bukan sekadar bersih-bersih biasa, melainkan sebuah deklarasi heroik untuk menyelamatkan warisan alam yang terancam Aksi ini, pada Sabtu (1/11/2025).

Di bawah komando Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, bersama Wakil Walikota Ely Toisuta, Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, seluruh jajaran OPD, TNI/Polri, organisasi kepemudaan, dan masyarakat bahu-membahu membersihkan pesisir dan permukaan laut Teluk Ambon yang dipenuhi sampah.

Sebanyak 20 armada speedboat dikerahkan, menyisir perairan untuk mengangkat tumpukan sampah yang mengapung, mayoritas berupa plastik dan limbah rumah tangga.

Dengan wajah penuh keprihatinan, Walikota Bodewin Wattimena menyampaikan pesan yang menyentuh hati:

“Sampah-sampah ini melukai teluk kita dan merusak warisan alam yang seharusnya kita jaga. Teluk Ambon bukan tempat sampah. Ini kebanggaan basudara samua.”

Baca Juga :  Polda Lampung Berhasil Ungkap 75 Kasus Street Crime dalam 19 Hari, 95 Tersangka Diamankan

Aksi ini menjadi alarm bagi seluruh masyarakat Ambon bahwa kondisi Teluk Ambon sudah sangat memprihatinkan. Teluk yang dulunya dikenal indah dan menawan, kini dipenuhi sampah yang mengambang di permukaan air. Pemandangan ini bukan hanya merusak estetika, tetapi juga mengancam ekosistem laut dan kehidupan masyarakat yang bergantung padanya.

Walikota Bodewin menekankan bahwa masalah sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan aksi simbolis. Dibutuhkan kesadaran kolektif dan tindakan nyata dari seluruh masyarakat.

“Beta ajak basudara samua, jang buang sampah di laut, di sungai, ataupun di sembarang tempat. Kalau torang sayang Ambon, torang musti jaga teluk ini untuk anak cucu,” ajaknya dengan nada penuh harap.

Kegiatan bersih-bersih dimulai dari sejumlah titik di pesisir, kemudian dilanjutkan dengan penyisiran menggunakan speedboat. Petugas dan relawan dengan semangat juang tinggi mengumpulkan sampah menggunakan jaring, karung, dan alat manual lainnya. Sampah yang terkumpul kemudian dibawa ke darat untuk dipilah dan diangkut ke tempat pembuangan akhir.

Baca Juga :  Hadir Persatuan Kerukunan Keluarga Besar Maluku (PKKBM) dan (KKBPB) Peringati HUT Pattimura ke- 208

Tidak hanya berhenti pada aksi fisik, Pemerintah Kota Ambon juga berencana memperkuat regulasi pengelolaan sampah serta memperluas edukasi lingkungan hingga ke sekolah, komunitas, dan kampung-kampung pesisir.

Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Ambon par samua. Kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi? Teluk ini bukan hanya pemandangan, tapi napas kehidupan masyarakat Ambon,” tambah Bodewin, dengan harapan agar seluruh masyarakat Ambon tergerak untuk menjaga teluk ini sebagai bagian dari identitas dan kehidupan mereka.

Aksi kolaboratif ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kesadaran publik untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan. Pemerintah mengajak seluruh warga untuk menjaga laut dan sungai sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas kota.

“Mari kita jadikan Teluk Ambon kembali menjadi mutiara yang bersinar, bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Danrem 143/HO Tutup Latihan Kadertih Program Latihan Khusus Sabuk Hitam Tingkat I PSM
Polda NTB Sukses Amankan 157 Ribu Penonton MotoGP Mandalika
Mengukir Prestasi Membanggakan, di Lomba Basket Bells Fest, SMA St. Lusia
Bank Sehat Melahirkan Kepercayaan, Kampus Unggul Melahirkan Masa Depan: Kontemplasi Atas Prestasi Jurusan Studi Pembangunan UNIQBU
Polda Lampung Ungkap Empat Kasus Kejahatan Ekonomi, Amankan Rokok Ilegal hingga Merkuri
Awak Media Bekasi Raya Bersatu, Aksi Damai 15 Oktober Desak Bupati Evaluasi Kadis LH
Terkai ‎Dugaan Pengusiran Wartawan, Ucap Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi: Kepala Daerah Harus Mengevaluasi Kembali Pejabatnya
Kasus Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi, 10 Orang Ditangkap Polisi
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Danrem 143/HO Tutup Latihan Kadertih Program Latihan Khusus Sabuk Hitam Tingkat I PSM

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Polda NTB Sukses Amankan 157 Ribu Penonton MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Mengukir Prestasi Membanggakan, di Lomba Basket Bells Fest, SMA St. Lusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Bank Sehat Melahirkan Kepercayaan, Kampus Unggul Melahirkan Masa Depan: Kontemplasi Atas Prestasi Jurusan Studi Pembangunan UNIQBU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Awak Media Bekasi Raya Bersatu, Aksi Damai 15 Oktober Desak Bupati Evaluasi Kadis LH

Berita Terbaru

Jakarta

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:49 WIB