Disdagin Kota Depok Dorong Sertifikasi Penjamah Makanan, APJI Siapkan SDM Jasa Boga Berstandar International

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Admin

Kota Depok, Jabar – Kepala Disdagin Kota Depok, Ir. Widyati Riyandani, menghadiri Pelatihan dan Sertifikasi Pelaksana Penjamah Makanan (Professional Food Handler) yang diselenggarakan APJI Kota Depok pada 7–8 Juli 2026 di Aula BJB Kota Depok.

Kegiatan yang berlangsung secara luring dan hybrid (daring) ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi pelaku industri jasa boga agar memenuhi prinsip dasar Keamanan Pangan (Good Manufacturing Practice/GMP), sekaligus mempersiapkan penerapan standar internasional ISO 22000:2018 dan ISO 45001:2018.

Mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi, Legalitas, dan Daya Saing Tenaga Profesional Tata Boga”, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen APJI Kota Depok dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor jasa boga melalui penguatan kompetensi, sertifikasi profesi, serta penerapan standar keamanan pangan yang diakui secara nasional maupun internasional.

Pelatihan ini turut dihadiri oleh Coach Arsyam Dwi serta Riki Hermawan selaku Manager BJB Cabang Depok. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan lembaga sertifikasi dalam mencetak tenaga profesional jasa boga yang kompeten, bersertifikat, dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga :  Kejari Kota Bekasi Musnakan Barang Bukti Dari 164 Perkara Yang Telah Inkracht

Dalam sambutannya, Ir. Widyati Riyandani menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki peran yang sangat penting bagi para pelaku usaha jasa boga dalam meningkatkan kompetensi sekaligus menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

“Tentunya ini menjadi suatu kegiatan pelatihan yang penting sekali, terutama bagi pelaku usaha jasa boga yang menghasilkan makanan. Prinsipnya, makanan yang dihasilkan oleh para pelaku usaha harus aman, sehat, dan tentunya dapat dinikmati oleh konsumen,” ujar Widyati.

Ia menjelaskan bahwa di Kota Depok, sertifikasi bagi penjamah makanan merupakan standar yang harus dipenuhi oleh para pelaku usaha jasa boga sebagai bentuk jaminan keamanan dan kesehatan pangan.

Selama ini pembinaan dilakukan bersama Dinas Kesehatan, sementara penerapan standar ISO 22000:2018 dan ISO 45001:2018 menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas, legalitas, serta kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dihasilkan.

Baca Juga :  Dinkes Kota Bekasi Arahkan Calon PPPK

Menurutnya, pelaku usaha yang telah memenuhi persyaratan legalitas dan standar keamanan pangan akan memiliki nilai tambah serta kepercayaan yang lebih tinggi di mata konsumen.

Lebih lanjut, Widyati menyampaikan bahwa peserta pelatihan berasal dari para pelaku usaha jasa boga di Kota Depok. Berdasarkan data APJI, saat ini terdapat sekitar 350 anggota aktif, sementara potensi pelaku usaha jasa boga di Kota Depok diperkirakan mencapai 1.000 usaha.

“Nah, inilah nanti menjadi tugas kami, Pemerintah Kota Depok, bagaimana para pelaku usaha jasa boga paling tidak sudah memiliki sertifikasi ISO 22000 dan ISO 45001 terkait dengan penjamah makanan,” imbuh Widyati.

Widyati menambahkan, semakin banyak pelaku usaha yang memiliki sertifikasi dan menerapkan standar keamanan pangan, maka kualitas, legalitas, serta daya saing industri jasa boga di Kota Depok akan semakin meningkat.

Hal tersebut diharapkan mampu memberikan jaminan keamanan produk bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi para pelaku jasa boga.

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Hadiri Job Fair 2026, Disnaker Sediakan 3.500 Lowongan dari 50 Perusahaan
Jaga Jakarta On The Spot, Kapolsek Bekasi Barat Bersama Warga Kotabaru Cegah Tawuran
Wakil Walikota Bekasi Tinjau Lokasi Pembangunan Gedung Serbaguna Tamiang–Bekasi di Aceh Tamiang
Wakil Walikota Bekasi Ikuti Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Tangguh dan Berkelanjutan
Walikota Bekasi bersama Polres Metro Bekasi Kota Gelar Doa Bersama Peringati HUT Bhayangkara ke-80
DPRD Kota Bekasi Perketat Pengawasan SPMB 2026, dan Minta Komisi IV Agar Awasi Ketat Prosesnya
Papando FC Juara Darwin Cup I Usai Kalahkan Tampo FC
Kapolres Metro Bekasi Kota Kunjungi Korban Insiden Maut Di Depan Unisma Bekasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:40 WIB

Disdagin Kota Depok Dorong Sertifikasi Penjamah Makanan, APJI Siapkan SDM Jasa Boga Berstandar International

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:49 WIB

Wali Kota Bekasi Hadiri Job Fair 2026, Disnaker Sediakan 3.500 Lowongan dari 50 Perusahaan

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:48 WIB

Wakil Walikota Bekasi Tinjau Lokasi Pembangunan Gedung Serbaguna Tamiang–Bekasi di Aceh Tamiang

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:44 WIB

Wakil Walikota Bekasi Ikuti Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Tangguh dan Berkelanjutan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:38 WIB

Walikota Bekasi bersama Polres Metro Bekasi Kota Gelar Doa Bersama Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

Jakarta

Mengawal Usulan Kenaikan 20 Juta Biaya Haji 2027

Rabu, 8 Jul 2026 - 11:41 WIB