Fajar Baru dari Timur: Ikhtiar Hendrik Lewerissa Menjemput Kedaulatan Laut Maluku

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S. Pelu GB

AMBON, MALUKU – Di bawah langit Kota Ambon yang menyimpan sejarah panjang kemaritiman, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyuarakan kegelisahan sekaligus harapan besar rakyatnya. Dalam forum bergengsi Bilateral Maritime Forum (BMF) Indonesia-Belanda ke-6, pada Rabu (14/1/2025).

ia berdiri tegak menyerukan penghentian kebijakan transhipment atau alih muat di tengah laut yang selama ini dianggap “merampok” masa depan Maluku secara halus.

Maluku memang dianugerahi kekayaan laut yang tak tertandingi melalui tiga Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP). Namun, Gubernur menegaskan bahwa kebanggaan itu terasa hambar jika kekayaan tersebut tidak mendarat di tanah Maluku untuk menyejahterakan rakyatnya.

“Jika bicara suasana batin kami orang Maluku, provinsi ini sudah terlalu lama diekstrak sumber daya lautnya bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka. Namun, hingga detik ini, dampaknya belum signifikan bagi kesejahteraan masyarakat kami,” tegas Hendrik dengan nada bicara yang bergetar penuh kesungguhan.

Baca Juga :  Satuan Jajaran Korem 012/TU Perkenalkan Matematika Dasar Metode Gasing di SD

Mandiri di Atas Kedaulatan Sendiri
Ketidakadilan yang dirasakan Maluku nampak nyata dalam regulasi saat ini. Perusahaan besar mengeruk hasil laut bertahun-tahun tanpa kewajiban hukum untuk melakukan bongkar muat di daratan Maluku.

Hal ini membuat nilai tambah ekonomi menguap begitu saja ke luar daerah, bahkan ke luar negeri.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Gubernur Hendrik menambahkan sebuah visi yang jauh lebih berani dan visioner. Ia meyakini bahwa kunci kebangkitan Maluku terletak pada pengakuan penuh terhadap Hak Ulayat Laut.

“Seandainya hak ulayat laut Maluku dapat dikelola secara mandiri oleh daerah, saya pastikan seluruh biaya pembangunan di tanah ini akan teratasi dengan kekuatan kami sendiri.
Maluku tidak akan lagi menjadi penonton di rumah sendiri, dan kita akan segera melepas status sebagai salah satu provinsi dengan peringkat ekonomi terendah di Indonesia,” ujarnya penuh optimisme.

Baca Juga :  Kegiatan Pensertipikatan Redistribusi tanah di Kabupaten Bombana Sulawesi Tanggara

Panggilan untuk Bersatu
Dengan tatapan mata yang tajam mencerminkan keberanian pemimpin yang mencintai rakyatnya, Hendrik Lewerissa menutup pernyataannya dengan kalimat heroik yang membakar semangat siapapun yang mendengarnya. Ia memanggil seluruh elemen masyarakat untuk merapatkan barisan menuntut keadilan.

“Lautan kita adalah nafas kita, dan setiap tetes airnya adalah harga diri yang harus kita jaga. Saya tidak akan mundur selangkah pun untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat Maluku, karena kemakmuran adalah hak mutlak bagi mereka yang menjaga lautnya dengan darah dan air mata,” pungkasnya.

Berita Terkait

HUT RI ke 81: 38 Siswa Siswi Paskibraka Kecamatan Setu Resmi di Kukuhkan
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
TNI Terus Perkuat Dukungan Penanganan Gempa NTT
Bupati Muna Terima Plakat Guinness World Records dan Piagam MURI Cap Tangan Tertua di Dunia dari Peneliti BRIN
Kapolres Metro Bekasi, Hadir di PWI Bekasi Raya Perkuat Sinergi Kamtibmas
Panggilan PYM, YM, Raja Dipolemikkan, Agus Minardi: “Hanya Tahu Komentar Tanpa Berbuat, “bodoh Ditutupi Kalimat Ke-an
Sinergi S1 & S2 Antropologi FIB UHO: Siap Cetak Generasi Unggul Berbasis Riset Budaya Pesisir dan Perdesaan
Diduga Korupsi Anggaran PSR Tahun 2020–2021, PJ Sultra dan AMPK Sultra Desak Kejati Sultra Tetapkan AA Sebagai Tersangka
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:03 WIB

HUT RI ke 81: 38 Siswa Siswi Paskibraka Kecamatan Setu Resmi di Kukuhkan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:50 WIB

TNI Terus Perkuat Dukungan Penanganan Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Bupati Muna Terima Plakat Guinness World Records dan Piagam MURI Cap Tangan Tertua di Dunia dari Peneliti BRIN

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Panggilan PYM, YM, Raja Dipolemikkan, Agus Minardi: “Hanya Tahu Komentar Tanpa Berbuat, “bodoh Ditutupi Kalimat Ke-an

Berita Terbaru

Daerah

TNI Terus Perkuat Dukungan Penanganan Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:50 WIB