Sinergi S1 & S2 Antropologi FIB UHO: Siap Cetak Generasi Unggul Berbasis Riset Budaya Pesisir dan Perdesaan

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Riski

KENDARI, Sultra – Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Fakultas Ilmu Budaya (FIB) resmi menancapkan tonggak sejarah baru dalam dunia riset humaniora di Sulawesi Tenggara (Sultra). Memasuki tahun akademik 2026/2027, Jurusan Antropologi FIB UHO bergerak masif dengan menyambut 10 mahasiswa perintis pada Program Studi Magister (S2), sekaligus mengawal keberlanjutan Program Studi Sarjana (S1) yang dihuni oleh 90 mahasiswa baru.

Langkah paralel ini menjadi strategi besar kampus untuk mendongkrak riset humaniora, membedah kekayaan budaya maritim, serta mengkaji dinamika masyarakat pedalaman di wilayah Sultra. Orientasi akademik dan penyambutan mahasiswa baru ini dikawal langsung oleh Dekan FIB UHO Prof. Dr. Akhmad Marhadi, S.Sos., M.Si., Ketua Jurusan Antropologi Dr. Erens Elvanius Koodoh, S.Sos., M.Si., Ketua Prodi S2 Antropologi Dr. La Ode Aris, S.Sos., M.A., serta Ketua Prodi S1 Antropologi Raemon, S.Sos., M.A.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Melalui Dinas Lingkungan Hidup Tindaklanjuti Dugaan Pencemaran di Kali Rawalumbu Kota Bekasi

Membangun Ekosistem Riset Terintegrasi

Dalam keterangan resminya pada Jumat (14/8), Ketua Jurusan Antropologi FIB UHO, Dr. Erens Elvanius Koodoh, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran program magister yang baru berdiri ini dirancang untuk berjalan beriringan secara organik dengan program sarjana guna membangun ekosistem akademik yang solid.

“Kami di tingkat jurusan berkomitmen penuh untuk menyediakan ekosistem riset terbaik. Fokus utama kami saat ini adalah mengintegrasikan studi antara jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2). Dengan kontinuitas ini, kesinambungan riset mengenai kebudayaan lokal akan jauh lebih mendalam, terukur, dan memiliki cetak biru (blueprint) yang jelas,” ujar Dr. Erens.

Lebih lanjut, Dr. Erens menjelaskan adanya benang merah visi yang kuat untuk menonjolkan keunggulan spesifik dari Jurusan Antropologi UHO, baik pada level sarjana di bawah komando Raemon, S.Sos., M.A., maupun level magister di bawah kepemimpinan Dr. La Ode Aris, S.Sos., M.A. Jurusan ini ditargetkan menjadi program studi yang unggul dan inovatif dalam pengembangan ilmu antropologi yang berfokus pada dinamika masyarakat dan kebudayaan pesisir, kelautan, dan perdesaan.

Baca Juga :  Peringatan HUT ke-26 Kabupaten Buru Bupati Tinjau Pelayanan KB Serentak

“Penonjolan visi ini menjadi ruh utama, baik untuk jenjang S1 yang tahun ini menerima 90 orang mahasiswa, maupun jenjang S2 dengan 10 orang mahasiswa perintisnya. Kami ingin lokalitas kita bernilai global,” tambah Dr. Erens.

Kehadiran 10 mahasiswa perdana program S2 ini diharapkan menjadi motor penggerak sekaligus pemantik semangat bagi 90 mahasiswa baru di jenjang sarjana agar terus konsisten melanjutkan studi akademiknya langsung di daerah sendiri.

Sebagai program studi baru, S2 Antropologi FIB UHO hadir dengan keunggulan kurikulum yang sangat relevan dengan konstelasi lokal, mencakup kajian antropologi maritim dan kompleksitas sosial kontemporer kawasan pesisir yang adaptif menghadapi disrupsi zaman.

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau, Wali Kota Bekasi Tinjau Langsung Pelaksanaan PJJ di SMPN 14
Kadisnaker Kota Bekasi Klain Tak Berwenang Awasi TKA, AHLI PengawasanTetap Jadi Tupoksi Daerah
Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Kota Bekasi: Asah Potensi Sains Terintegrasi Nilai Islam
Torehan Prestasi Baru, Kota Bekasi Duduki Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Gemuruh Semangat Heroik di HUT ke 451 Ambon: Walikota “Pak Win” Wattimena Panggil Warga Baku Kele Bangun Kota Manise
Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia
Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN
Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:59 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Wali Kota Bekasi Tinjau Langsung Pelaksanaan PJJ di SMPN 14

Selasa, 8 September 2026 - 12:55 WIB

Kadisnaker Kota Bekasi Klain Tak Berwenang Awasi TKA, AHLI PengawasanTetap Jadi Tupoksi Daerah

Selasa, 8 September 2026 - 05:35 WIB

Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Kota Bekasi: Asah Potensi Sains Terintegrasi Nilai Islam

Senin, 7 September 2026 - 18:01 WIB

Torehan Prestasi Baru, Kota Bekasi Duduki Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:42 WIB

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Berita Terbaru

Jakarta

Kemnaker Dukung BUMN Perkuat Tata Kelola Hubungan Industrial

Selasa, 8 Sep 2026 - 05:28 WIB