Bakamla RI Selamatkan 8 Nelayan di Perairan Makassar

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
H. Asmor

MAKASSAR, SULSEL – Unsur Bakamla RI, KN. Ular Laut-405, berhasil mengevakuasi delapan nelayan yang kapalnya mengalami kebocoran akibat tingginya gelombang di Perairan Bonelola, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (22/9/2025).

Informasi awal diterima Puskodal Bakamla RI dari Basarnas Makassar pada pukul 16.40 WITA. Kapal nelayan tanpa nama tersebut dilaporkan kemasukan air saat melakukan olah gerak. Menindaklanjuti informasi tersebut, Komandan KN Ular Laut-405 Letkol Bakamla Agung Jaya P. segera mengerahkan tim sekoci menuju lokasi kejadian.

Adapun kronologi kejadian pada 16.50 WITA, tim gabungan SAR diberangkatkan menggunakan sekoci dari KN. Ular Laut-405 menuju lokasi kejadian. Pukul 17.30 WITA, tim tiba di lokasi dan menemukan kapal nelayan dalam kondisi bocor. Seluruh 8 ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Pukul 18.20 WITA, seluruh korban diserahkan kepada pihak keluarga di Pelabuhan Potere, Makassar.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Kecam Oknum Guru Diduga Lecehkan Profesi Wartawan

Selain Bakamla RI, operasi SAR ini juga melibatkan unsur dari Basarnas, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta Polsek Pelabuhan.

Dari hasil evaluasi bersama Basarnas, kapal nelayan diketahui mengalami kebocoran parah akibat hantaman gelombang. Sementara itu, dua nelayan sempat bertahan di kapal untuk menunggu penarikan kapal ke daratan, namun akhirnya ikut dievakuasi ke lokasi aman.

Baca Juga :  Satpol PP Banten Dukung Gerakan Nasional Indonesia Asri Lewat Instruksi Gubernur

Kepala Zona Bakamla Timur, Laksma Bakamla I Putu Darjatna, M.T.Opsla., menyampaikan apresiasi atas sinergi cepat antara Bakamla RI, Basarnas, KKP, dan Polsek Pelabuhan sehingga proses evakuasi dapat berlangsung dengan aman, cepat, dan tanpa korban jiwa.

“Keselamatan nelayan adalah prioritas kami. Evakuasi ini menunjukkan bahwa kehadiran Bakamla RI di laut bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga melindungi masyarakat,” ujar Komandan KN Ular Laut-405 Letkol Bakamla Agung Jaya P.

 

Berita Terkait

RSUD CAM Kota Bekasi Masuk 10 Besar Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026
Pemdes Lambiku Gelar Sosialisasi Pengalihan Ketahanan Pangan dan RDKK Pupuk Subsidi, Kades Tekankan Kelompok Tani Aktif
Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu
Merasa Diasingkan dan Minim Akses Agenda Wali Kota, Pokja Wartawan Bekasi Cecar Kabag Prokopim
Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal
Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat
Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja
Keputusan Adat Petuanan Kaiely: Menjaga Warisan Leluhur, Merawat Damai Dataran Tinggi dan Rendah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:53 WIB

RSUD CAM Kota Bekasi Masuk 10 Besar Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026

Selasa, 29 September 2026 - 17:37 WIB

Pemdes Lambiku Gelar Sosialisasi Pengalihan Ketahanan Pangan dan RDKK Pupuk Subsidi, Kades Tekankan Kelompok Tani Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 07:18 WIB

Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

Senin, 28 September 2026 - 10:04 WIB

Merasa Diasingkan dan Minim Akses Agenda Wali Kota, Pokja Wartawan Bekasi Cecar Kabag Prokopim

Senin, 28 September 2026 - 08:54 WIB

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal

Berita Terbaru