Pemdes Lambiku Gelar Sosialisasi Pengalihan Ketahanan Pangan dan RDKK Pupuk Subsidi, Kades Tekankan Kelompok Tani Aktif

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Reporter/Riski

MUNA, Sultra – Pemerintah Desa Lambiku, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pengalihan Kegiatan Ketahanan Pangan dan RDKK Pupuk Subsidi, bertempat di Gedung Serbaguna Desa Lambiku, pada Senin (28/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Napabalano, Aneka Samur Porabu, Penyuluh Pertanian Desa Lambiku Sitti Hasrawati, Pendamping Desa Lambiku Saliudin Adi, S.T., serta Kepala Desa Lambiku Masar bersama para ketua dan anggota kelompok tani se-Desa Lambiku.

Dalam sosialisasi tersebut, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Napabalano, Aneka Samur Porabu, menjelaskan terkait mekanisme terbaru pengalihan kegiatan ketahanan pangan dan pentingnya penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk pupuk subsidi agar tepat sasaran.

Baca Juga :  Tim Kuasa Hukum Keluarga RS Minta Proses Hukum Yang Sesuai Prosedur

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Desa Lambiku, Sitti Hasrawati, menekankan kepada seluruh kelompok tani di Desa Lambiku agar kembali mengaktifkan kepengurusan dan kegiatan kelompok taninya.

“Ada 5 kelompok tani di Desa Lambiku, saya tekankan agar semuanya aktif kembali. Keaktifan kelompok tani sangat menentukan untuk mendapatkan bantuan-bantuan pertanian termasuk pupuk subsidi,” tegas Sitti Hasrawati.

Senada dengan itu, Pendamping Desa Lambiku, Saliudin Adi, S.T., turut memberikan pendampingan terkait administrasi dan pelaporan agar pelaksanaan program ketahanan pangan yang dialihkan dapat berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Menutup kegiatan sosialisasi, Kepala Desa Lambiku, Masar, menegaskan kepada seluruh kelompok tani untuk aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan penyuluh pertanian desa.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bekasi Tangani Longsor di TPA Sumurbatu

“Saya minta kepada semua kelompok tani untuk aktif berkomunikasi dengan penyuluh pertanian Desa Lambiku. Jangan jalan sendiri-sendiri. Kalau kelompoknya aktif, komunikasinya baik, insya Allah semua program pertanian akan berjalan lancar dan membawa manfaat untuk masyarakat Desa Lambiku,” tegas Kades Masar.

Selain itu, Masar menerangkan dalam agenda sosialisasi tersebut bahwa dana ketahanan pangan dialihkan untuk rehabilitasi sumur dan di dalam sosialisasi tersebut disepakati bersama warga terkait kekurangan anggaran rehabilitasi sumur, Pemdes dan warga siap melakukan swadaya anggaran agar sumur dapat diselesaikan seutuhnya.

Berita Terkait

Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu
Merasa Diasingkan dan Minim Akses Agenda Wali Kota, Pokja Wartawan Bekasi Cecar Kabag Prokopim
Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal
Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat
Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja
Keputusan Adat Petuanan Kaiely: Menjaga Warisan Leluhur, Merawat Damai Dataran Tinggi dan Rendah
Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan
Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:37 WIB

Pemdes Lambiku Gelar Sosialisasi Pengalihan Ketahanan Pangan dan RDKK Pupuk Subsidi, Kades Tekankan Kelompok Tani Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 07:18 WIB

Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

Senin, 28 September 2026 - 10:04 WIB

Merasa Diasingkan dan Minim Akses Agenda Wali Kota, Pokja Wartawan Bekasi Cecar Kabag Prokopim

Senin, 28 September 2026 - 08:54 WIB

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal

Senin, 28 September 2026 - 08:44 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

Berita Terbaru