sorotnasional.com
M.S. Pelu GB
Ambon, Maluku – Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Ponegoro, Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau. Setelah sekian lama menanti, warga di perkampungan tersebut kini resmi merdeka dari krisis air bersih. Kebahagiaan ini memuncak saat Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, hadir langsung untuk meresmikan tujuh titik keran air bersih di wilayah tersebut, pada Kamis (15/01/2026).
Penyediaan akses air bersih ini merupakan manifestasi dari program prioritas Pemerintah Kota Ambon dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat yang selama ini terabaikan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bodewin menegaskan bahwa pembangunan jaringan air bersih ini bukan sekadar tugas teknis Perumdam Tirta Yapono, melainkan program utama di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota untuk memastikan seluruh warga merasakan kehadiran pemerintah.
“Program air bersih ini kami jadikan sebagai program prioritas karena kondisi riil di lapangan menunjukkan masih ada warga Kota Ambon yang selama puluhan tahun belum menikmati akses air bersih. Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan hak dasarnya,” ujar Bodewin tegas.
Sisi Humanis: Air Sebagai Sumber Kehidupan.
Di sela-sela kegiatan, saat menyapa warga dan memutar keran air untuk pertama kalinya, Bodewin menyampaikan pesan yang sangat inspiratif. Beliau menyebut bahwa air bersih adalah fondasi dari keluarga yang sehat dan sejahtera.
“Melihat air ini mengalir di depan rumah bapak dan ibu adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya. Air bukan sekadar komoditas, tapi adalah sumber kehidupan dan martabat sebuah keluarga. Kami ingin anak-anak di Ponegoro tumbuh sehat dengan sanitasi yang layak. Setiap tetes air ini adalah bentuk pengabdian kami untuk bapak dan ibu sekalian,” tuturnya dengan nada humanis yang menyentuh hati warga.
Pesan Merawat dan Menjadi Inspirasi Maluku.
Menutup kunjungannya, Bodewin menitipkan pesan penting agar fasilitas yang sudah dibangun ini dijaga dengan penuh sukacita. Beliau meminta masyarakat merawat infrastruktur tersebut dan menggunakan air secara bijak sesuai keperluan agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.
Keberhasilan program di Ponegoro ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat. Hal ini juga menjadi angin segar bagi warga Ambon lainnya yang masih mendambakan fasilitas serupa, bahwa pemerintah tidak tinggal diam.
Langkah nyata Pemkot Ambon ini pun diharapkan menjadi barometer atau contoh pelayanan publik yang prima bagi daerah-daerah lain di Maluku. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan komitmen yang kuat, pelayanan prima bagi masyarakat bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan, pungkasnya.










