Sinergi Membangun Negeri: IKKTB Perkuat Kerjasama Lintas Paguyuban melalui Raker Perdana 2025

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S. Pelu GB

Namlea, Kab Buru, Maluku – Menutup kalender kegiatan tahun 2025, Ikatan Keluarga Keturunan Tionghoa Buru (IKKTB) menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana di Kota Namlea. Mengusung semangat penguatan sinergi lintas organisasi, kegiatan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi warga keturunan Tionghoa di Kabupaten Buru dalam kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

Kegiatan dibuka dengan prosesi khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan Mars dan Himne IKKTB yang menggugah semangat persatuan.

Optimalisasi Kinerja melalui Pembagian Divisi
Dalam sambutannya, Ketua IKKTB, Je Ibrahim Tan, menekankan bahwa Raker ini dirancang dengan mekanisme yang sangat sistematis. “Kami tidak ingin program kerja hanya menjadi catatan di atas kertas. Melalui pembagian divisi kerja yang spesifik, kami memastikan setiap perumusan program dilakukan oleh tenaga yang kompeten di bidangnya, sehingga implementasinya nanti dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.

Navigasi Strategis dari Steering Committee
Erwin Tanaya, yang bertindak sebagai Steering Committee, memberikan arahan strategis mengenai pentingnya evaluasi berkelanjutan. Beliau menjelaskan bahwa Raker ini bertujuan menyatukan berbagai pemikiran yang beragam menjadi satu keputusan strategis yang bulat. “Fokus kita adalah menyelaraskan visi organisasi agar tetap relevan dengan dinamika sosial di Kabupaten Buru, sekaligus memastikan bahwa seluruh program kerja satu periode ke depan memiliki indikator keberhasilan yang jelas,” kata Erwin.

Baca Juga :  Menteri Kesehatan RI, Bersama Gubernur Maluku dan Bupati Kabupaten Buru Lakukan Peletakan Batu Pertama RSUD Lala

Pesan Kebangsaan dari Pembina
Pembina IKKTB, Mahmud Tan, secara resmi membuka jalannya sidang dengan pesan moral yang mendalam. Beliau mengingatkan bahwa sejarah keturunan Tionghoa di Indonesia, khususnya di tanah Buru, adalah sejarah pengabdian yang panjang.

“Kejuangan kita harus terukur dan teruji. Sesuai prinsip Retemena Barasehe, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. IKKTB harus terus berada di garda terdepan, mulai dari semangat merebut kemerdekaan hingga kini mengisi pembangunan dengan bakti tulus yang tidak pernah purna,” tegas Mahmud Tan di hadapan peserta sidang.

Sidang Pleno dan Program Unggulan 2026
Sidang yang dipimpin oleh Muhammad Taib Tan dengan pendampingan dari Lili Lau tersebut berhasil merumuskan tiga klaster program kerja:

Program Jangka Pendek: Penguatan internal dan administrasi organisasi.

Program Jangka Menengah: Pengembangan pendidikan non-formal berbasis kebudayaan serta pembinaan bakat generasi muda.

Baca Juga :  Menteri Nusron Kumpulkan Sejumlah Kepala Kantor Pertanahan di Jawa Barat

Program Jangka Panjang: Kolaborasi lintas paguyuban untuk penguatan strata dan sosial di Kabupaten Buru.

Ketua IKKTB, Johariatan, menambahkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, fokus utama akan diarahkan pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). “Kita akan fokus pada pengembangan potensi pemuda, agar mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akar kebudayaan yang kuat,” tambahnya.

Penutup dan Komitmen Berkelanjutan
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Je Ibrahim Tan kembali memberikan pernyataan kunci mengenai peta jalan (roadmap) IKKTB hingga akhir 2025. Beliau menggarisbawahi bahwa seluruh program yang telah disepakati merupakan wujud nyata patriotisme warga Tionghoa terhadap tanah kelahiran.

“Hingga penghujung tahun 2025 ini, kita telah meletakkan fondasi yang kokoh melalui pembinaan organisasi yang sehat. Langkah kita selanjutnya adalah memastikan setiap rencana kerja selaras dengan visi jangka panjang menuju 2026, di mana kolaborasi lintas organisasi di Kabupaten Buru menjadi kunci utama. Inkrah bagimu negeri, kebaikan umum adalah prioritas tertinggi kami,” pungkasnya.

Berita Terkait

Banjir Kota Bekasi: Senyum Warga Jadi Penyemangat di Tengah Kesulitan.
Pastikan Infrastruktur Berfungsi Optimal, Kapolres Metro Bekasi Kota dan Forkopimda Tinjau Pintu Air Kali Lengkak
Malam Puncak Penggalangan Donasi Kecamatan Bekasi Timur dan Rawalumbu, Donasi Kemanusiaan Masih Dibuka
Lanud Sultan Hasanuddin Kerahkan Helikopter Caracal Bantu Pencarian Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak
Menenun Kembali Benang Sejarah di Negeri Kailolo: H. Umar Key dan Para Raja Bersatu dalam Semangat Orang Basudara
Ambon Lawan Sampah dengan Teknologi: CCTV Jadi Mata Kota, Kesadaran Warga Jadi Jiwanya
Wujudkan Keadilan Air, Bodewin Wattimena Resmikan 7 Titik Kran di Ponegoro: Puluhan Tahun Warga Menanti
Tim Kuasa Hukum Keluarga RS Minta Proses Hukum Yang Sesuai Prosedur
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:53 WIB

Banjir Kota Bekasi: Senyum Warga Jadi Penyemangat di Tengah Kesulitan.

Senin, 19 Januari 2026 - 06:45 WIB

Pastikan Infrastruktur Berfungsi Optimal, Kapolres Metro Bekasi Kota dan Forkopimda Tinjau Pintu Air Kali Lengkak

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:49 WIB

Malam Puncak Penggalangan Donasi Kecamatan Bekasi Timur dan Rawalumbu, Donasi Kemanusiaan Masih Dibuka

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:18 WIB

Lanud Sultan Hasanuddin Kerahkan Helikopter Caracal Bantu Pencarian Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:10 WIB

Menenun Kembali Benang Sejarah di Negeri Kailolo: H. Umar Key dan Para Raja Bersatu dalam Semangat Orang Basudara

Berita Terbaru