Impian Rumah Layak di Maluku Kian Nyata, Gubernur Hendrik Lewerissa Kawal Dana KUR Perumahan Rp130 Triliun

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
M.S. Pelu GB

Ambon, Maluku – Sebuah angin segar berhembus kencang bagi seluruh masyarakat Maluku, khususnya bagi Anda yang selama ini mendambakan memiliki rumah layak huni. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, tak kenal lelah berjuang di garis depan, memastikan bahwa Rp130 triliun dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan tahun 2025 yang dialokasikan pemerintah pusat, benar-benar bisa diakses dan menjadi kenyataan bagi warga Bumi Raja-Raja.

Ini bukan sekadar janji, melainkan sebuah komitmen nyata yang ditunjukkan langsung oleh Gubernur Lewerissa. Pada Jumat, 4 Juli 2025, beliau secara langsung bertandang ke Jakarta, menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, serta Kepala Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho. Tujuannya jelas: memastikan Maluku mendapatkan porsi yang signifikan dari alokasi dana jumbo ini.

Maluku Tak Boleh Hanya Jadi Penonton
“Kami datang ke Kementerian PKP dan BP Tapera untuk memastikan Maluku tidak hanya menjadi penonton. Dana KUR perumahan harus bisa diakses oleh masyarakat kami, terutama di wilayah-wilayah yang masih menghadapi persoalan keterbatasan rumah layak huni,” tegas Gubernur Lewerissa dengan semangat membara.

Baca Juga :  Menteri Nusron Akan Teken Persetujuan Substansi RTRW Provinsi Papua Selatan Dukung Swasembada Pangan

Pernyataan ini adalah penegasan bahwa kepemimpinan Gubernur Lewerissa berpihak penuh pada rakyat. Beliau memahami betul bahwa memiliki rumah adalah hak dasar dan pondasi bagi kesejahteraan keluarga. Dana sebesar Rp130 triliun ini adalah kesempatan emas untuk memangkas angka kekurangan rumah (backlog) di Maluku, yang selama ini menjadi salah satu pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Target Inklusif: Menggapai Seluruh Lapisan Masyarakat
Program KUR Perumahan ini dirancang secara inklusif, menyasar langsung masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pekerja sektor informal – mereka yang selama ini paling kesulitan mengakses pembiayaan perumahan konvensional. Ini adalah kabar baik bagi para pedagang kecil, nelayan, petani, pekerja harian, dan semua elemen masyarakat yang selama ini mungkin merasa jauh dari impian memiliki rumah sendiri.

Pemerintah Provinsi Maluku tidak akan bekerja sendiri. Dengan sinergi kuat bersama Kementerian PKP dan BP Tapera, serta didukung penuh oleh Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari BPS, program ini akan berjalan dengan tepat sasaran. Setiap persyaratan, termasuk data penerima manfaat dan skema pelaksanaannya di daerah, akan disiapkan secara matang.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Konsisten Rawat Kebhinekaan, Rencana Ibadah Natal dan Doa Awal Tahun 2026

“Kita akan menyiapkan semua persyaratan, termasuk data penerima manfaat dan skema pelaksanaannya di daerah. Dengan sinergi pusat-daerah yang kuat, kami optimistis Maluku bisa memanfaatkan program ini secara maksimal,” tambah Gubernur, memancarkan optimisme yang menular.

Masa Depan Cerah Maluku dengan Rumah Layak Huni.
Langkah strategis yang diambil Gubernur Lewerissa ini adalah wujud nyata dari komitmen Pemprov Maluku untuk mendukung target nasional penyediaan perumahan yang inklusif dan merata. Lebih dari itu, ini adalah upaya serius untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Maluku, memberikan mereka tempat berlindung yang aman, nyaman, dan layak.

Mari kita dukung penuh upaya ini. Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, impian memiliki rumah layak huni bagi setiap keluarga di Maluku bukan lagi sekadar angan, melainkan akan segera menjadi kenyataan yang membanggakan. Mari bersama-sama membangun Maluku yang lebih sejahtera, dimulai dari rumah kita sendiri.

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi dan Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Stasiun Bekasi Timur dan Proyek Flyover Bulak Kapal
Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas
Pemkot Bekasi Fokus pada Prestasi, Pendidikan, dan Kesehatan Masyarakat
Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Adat
Perdana Dirasakan Warga Kabupaten Tangerang, Urus Roya dan Waris Selesai dalam Lima Menit
Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik
Layanan Pertanahan Era Digital, Lebih Mudah Pantau Berkas Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku
Plh Walikota Harris Bobihoe Apresiasi Dan Terima Kasih Atas Hadirnya Program TMMD Ditengah Masyarakat
Berita ini 198 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:40 WIB

Plh Wali Kota Bekasi dan Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Stasiun Bekasi Timur dan Proyek Flyover Bulak Kapal

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:55 WIB

Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:53 WIB

Pemkot Bekasi Fokus pada Prestasi, Pendidikan, dan Kesehatan Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:18 WIB

Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Adat

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:08 WIB

Perdana Dirasakan Warga Kabupaten Tangerang, Urus Roya dan Waris Selesai dalam Lima Menit

Berita Terbaru