Forkorindo Sorot Kisruh PTSL 2026: BPN Bekasi Dinilai Ubah Target Sembarangan, Warga Jatirangga Jadi Korban

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SorotNasional.com
Asmor

Kota Bekasi, Jabar – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap/PTSL 2026 yang digadang-gadang memberi kepastian hukum, justru memicu kisruh di Kota Bekasi.

Kantor Pertanahan/BPN Kota Bekasi dinilai gegabah mengubah target. Dari rencana awal 10 kelurahan, mendadak berubah jadi 14 kelurahan. Kelurahan Jatirangga dicoret sepihak dan diganti Kelurahan Jatisari tanpa sosialisasi.

Keputusan itu disorot keras Ketua LSM Forkorindo Bekasi Raya, *Herman Sugaianto*.

“Kami mendukung penuh Asta Cita Presiden Prabowo Subianto soal kepastian hukum dan reformasi agraria. Tapi percepatan PTSL tidak boleh jadi alasan mengorbankan akurasi data,” ujar Herman, pada Selasa (11/8/2026).

Baca Juga :  Fadli Zon, Andi Sumangerukka Terima Gelar Adat Kerajaan Muna

*Warga Jatirangga Dikorbankan*
Menurut Herman, dampak perubahan sepihak ini langsung dirasakan warga. Ratusan warga Jatirangga yang sudah repot mengurus pra-pemberkasan di RT/RW kini nasibnya menggantung.

“Ini bukan sekadar ganti nama kelurahan. Ini soal kepercayaan publik. Kalau begini, yang muncul bukan kepastian hukum, tapi kekecewaan dan potensi gejolak sosial,” tegasnya.

*Desak BPN Buka Data dan Beri Klarifikasi*
Forkorindo mendesak BPN Kota Bekasi segera menerbitkan roadmap yang jelas dan menghentikan pola kerja kejar target tanpa perhitungan matang.

Herman juga menyoroti buruknya transparansi. Hingga saat ini, BPN dinilai menutup-nutupi data jumlah sertifikat yang sudah tercetak dan diserahkan.

Baca Juga :  (Sertijab) Asran Terima Estafet Kepemimpinan dari Abu Bakar

“Keterbukaan informasi itu amanat reformasi birokrasi. Jangan sampai program nasional justru melukai warga karena tidak akuntabel,” katanya.

Hingga berita ini dipublikasikan, BPN Kota Bekasi belum memberikan hak jawab. Konfirmasi kepada Kasubag Tata Usaha, Ibu Lenny, melalui WhatsApp juga tidak direspons.

“PTSL jangan hanya jadi angka kuota. Buka data, jaga akurasi. Biar program ini menyejukkan, bukan meresahkan warga Kota Bekasi,” pungkas Herman.

Redaksi telah berupaya mengonfirmasi kepada pihak BPN Kota Bekasi untuk hak jawab, namun belum mendapat tanggapan.

Berita Terkait

Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan
Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan
MRC No One Knows Dari Rakit Bambu ke Gelaralam, Berlabuh di Bunga Ayu
Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH
Ini, Strategi Disdagperin Kota Bekasi Naik Kelas Kan 12 IKM Lewat Sertifikasi Gratis
Pokja Wartawan Minta Pemkot Bekasi Sediakan Press Room Representatif di Kantor Walikota
Warga Terlantar Terevakuasi Oleh Dinsos Kota Bekasi di SPBU Setia Kawan Dengan Kondisi Memprihatinkan
Dampingi Wakapolres, Kapolsek Pondok Gede Pastikan Keamanan Maulid Akbar Sukses dan Kondusif
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:21 WIB

Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan

Rabu, 23 September 2026 - 13:55 WIB

Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan

Rabu, 23 September 2026 - 13:48 WIB

MRC No One Knows Dari Rakit Bambu ke Gelaralam, Berlabuh di Bunga Ayu

Rabu, 23 September 2026 - 08:15 WIB

Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH

Selasa, 22 September 2026 - 18:16 WIB

Pokja Wartawan Minta Pemkot Bekasi Sediakan Press Room Representatif di Kantor Walikota

Berita Terbaru

Daerah

Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:15 WIB