SorotNasional.com
Riski
MUNA, Sultra – Pelayanan di Kantor Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, menuai keluhan warga. Warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan mengaku kesulitan mendapatkan pelayanan karena stempel resmi kelurahan tidak berada di kantor, melainkan dibawa pulang oleh oknum Kepala Lingkungan (Kaling).
Keluhan itu disampaikan warga yang mendatangi kantor kelurahan pada jam kerja, Rabu (23/9/2026). Mereka mengaku kecewa karena harus menunggu lama dan bahkan harus mencari keberadaan Kaling untuk sekadar mendapatkan cap stempel pada surat yang mereka urus.
“Kami heran, stempel kok dibawa pulang sama Kepala Lingkungan. Kami sudah dari pagi di kantor kelurahan mau minta cap surat, katanya stempelnya ada sama Pak Kaling, lagi dibawa pulang. Ini kan kantor kelurahan, kenapa stempelnya tidak di kantor,” ujar salah seorang warga Tampo yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Menurut warga, praktik membawa pulang stempel kelurahan oleh oknum Kepala Lingkungan tersebut sudah terjadi sejak awal tahun 2026. Kondisi ini dinilai sangat merugikan masyarakat, terutama yang membutuhkan pelayanan mendesak seperti pengurusan surat keterangan, surat domisili, dan surat-surat lainnya.
“Kami datang jam kerja, tapi pelayanan tidak ada. Alasannya stempel tidak ada di kantor. Kalau begini caranya kasihan masyarakat. Seharusnya stempel itu dijaga di kantor, bukan dibawa pulang ke rumah pribadi,” keluhnya.
Atas kondisi tersebut, warga meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Muna untuk turun tangan dan memberikan teguran tegas kepada Camat Napabalano dan Lurah Tampo agar tidak membiarkan perilaku tidak prosedural itu berlarut-larut.
“Kami minta Bupati Muna tegur Camat Napabalano dan Lurah Tampo. Jangan biarkan pelayanan seperti ini. Stempel itu inventaris kantor, bukan milik pribadi Kaling. Kalau stempel dibawa pulang, terus kantor mau pakai apa untuk melayani warga,” tegas warga lainnya.
Sementara itu, berdasarkan penuturan beberapa warga lainnya yang sempat berkunjung ke kediaman Lurah Tampo beberapa waktu lalu, Lurah Tampo diketahui sedang dalam kondisi sakit dan terbaring di rumah.
Oleh karena itu, masyarakat Kelurahan Tampo meminta Pemda Muna segera mengambil langkah tegas, termasuk mempertimbangkan pergantian Lurah Tampo demi kelancaran pelayanan publik.
“Masyarakat Kelurahan Tampo meminta agar Pemda Muna segera mengambil langkah tegas segera melakukan pergantian Lurah Tampo. Kami tidak ingin kantor Lurah hanya dijadikan hiasan dalam kampung. Memiliki kantor tapi tak berpenghuni,” tutupnya.
Sampai dengan berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Napabalano maupun pihak Kepala Lurah Tampo.






