Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SorotNasional.com
Riski

MUNA, Sultra – Pelayanan di Kantor Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, menuai keluhan warga. Warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan mengaku kesulitan mendapatkan pelayanan karena stempel resmi kelurahan tidak berada di kantor, melainkan dibawa pulang oleh oknum Kepala Lingkungan (Kaling).

Keluhan itu disampaikan warga yang mendatangi kantor kelurahan pada jam kerja, Rabu (23/9/2026). Mereka mengaku kecewa karena harus menunggu lama dan bahkan harus mencari keberadaan Kaling untuk sekadar mendapatkan cap stempel pada surat yang mereka urus.

“Kami heran, stempel kok dibawa pulang sama Kepala Lingkungan. Kami sudah dari pagi di kantor kelurahan mau minta cap surat, katanya stempelnya ada sama Pak Kaling, lagi dibawa pulang. Ini kan kantor kelurahan, kenapa stempelnya tidak di kantor,” ujar salah seorang warga Tampo yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Baca Juga :  Masih Menyalahkan Rt.Rw, atau Desa/Kelurahan Karena Bansos di NKRI?

Menurut warga, praktik membawa pulang stempel kelurahan oleh oknum Kepala Lingkungan tersebut sudah terjadi sejak awal tahun 2026. Kondisi ini dinilai sangat merugikan masyarakat, terutama yang membutuhkan pelayanan mendesak seperti pengurusan surat keterangan, surat domisili, dan surat-surat lainnya.

“Kami datang jam kerja, tapi pelayanan tidak ada. Alasannya stempel tidak ada di kantor. Kalau begini caranya kasihan masyarakat. Seharusnya stempel itu dijaga di kantor, bukan dibawa pulang ke rumah pribadi,” keluhnya.

Atas kondisi tersebut, warga meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Muna untuk turun tangan dan memberikan teguran tegas kepada Camat Napabalano dan Lurah Tampo agar tidak membiarkan perilaku tidak prosedural itu berlarut-larut.

“Kami minta Bupati Muna tegur Camat Napabalano dan Lurah Tampo. Jangan biarkan pelayanan seperti ini. Stempel itu inventaris kantor, bukan milik pribadi Kaling. Kalau stempel dibawa pulang, terus kantor mau pakai apa untuk melayani warga,” tegas warga lainnya.

Baca Juga :  Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Jaya 2024

Sementara itu, berdasarkan penuturan beberapa warga lainnya yang sempat berkunjung ke kediaman Lurah Tampo beberapa waktu lalu, Lurah Tampo diketahui sedang dalam kondisi sakit dan terbaring di rumah.

Oleh karena itu, masyarakat Kelurahan Tampo meminta Pemda Muna segera mengambil langkah tegas, termasuk mempertimbangkan pergantian Lurah Tampo demi kelancaran pelayanan publik.

“Masyarakat Kelurahan Tampo meminta agar Pemda Muna segera mengambil langkah tegas segera melakukan pergantian Lurah Tampo. Kami tidak ingin kantor Lurah hanya dijadikan hiasan dalam kampung. Memiliki kantor tapi tak berpenghuni,” tutupnya.

Sampai dengan berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Napabalano maupun pihak Kepala Lurah Tampo.

Berita Terkait

Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan
MRC No One Knows Dari Rakit Bambu ke Gelaralam, Berlabuh di Bunga Ayu
Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH
Ini, Strategi Disdagperin Kota Bekasi Naik Kelas Kan 12 IKM Lewat Sertifikasi Gratis
Pokja Wartawan Minta Pemkot Bekasi Sediakan Press Room Representatif di Kantor Walikota
Warga Terlantar Terevakuasi Oleh Dinsos Kota Bekasi di SPBU Setia Kawan Dengan Kondisi Memprihatinkan
Dampingi Wakapolres, Kapolsek Pondok Gede Pastikan Keamanan Maulid Akbar Sukses dan Kondusif
TNI Tangkap Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur di Yahukimo
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:21 WIB

Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan

Rabu, 23 September 2026 - 13:55 WIB

Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan

Rabu, 23 September 2026 - 13:48 WIB

MRC No One Knows Dari Rakit Bambu ke Gelaralam, Berlabuh di Bunga Ayu

Rabu, 23 September 2026 - 08:15 WIB

Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH

Selasa, 22 September 2026 - 18:16 WIB

Pokja Wartawan Minta Pemkot Bekasi Sediakan Press Room Representatif di Kantor Walikota

Berita Terbaru

Daerah

Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:15 WIB