Liangkabori, Napabale, Wakila Bikin Turis Jepang Terpukau di Muna

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Reporter

MUNA, Sultra – Heritage bersama National Archaeology (NALAR) memfasilitasi kunjungan dua wisatawan mancanegara asal Jepang, Furuya Yukiko dan Keigo Ojima, di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, pada Senin (27/7/2026).

Perjalanan edukatif ini bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya prasejarah sekaligus keindahan bentang alam kawasan karst Muna ke kancah internasional.

Rombongan mengawali penjelajahan dengan menyusuri kompleks gua prasejarah di Gua Liangkabori dan Gua Metanduno. Di lokasi ini, kedua wisatawan asing tersebut mengagumi ratusan situs lukisan dinding purba. Artefak visual tersebut menjadi bukti otentik aktivitas berburu, bertani, dan ritus spiritual suku Muna kuno yang bernilai arkeologis tinggi.

Eksplorasi berlanjut ke destinasi kedua di Danau Napabale. Furuya Yukiko dan Keigo Ojima mencoba langsung sensasi menembus terowongan karang alami sepanjang 30 meter menggunakan perahu tradisional. Terowongan laut ini merupakan jalur unik yang mengalirkan air pasang surut langsung ke dalam danau air asin tersebut.

Baca Juga :  Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Lakukan Monitoring Program Makanan Bergizi di Sekolah

Petualangan tiga lokasi wisata alam dan budaya ini ditutup di Puncak Wakila. Sembari menikmati panorama hijau Pulau Muna dari ketinggian perbukitan, kedua turis Jepang ini mencicipi aneka hidangan kuliner tradisional khas Muna, seperti kambose, katumbu, sayur bening, ikan bakar, sambal colo-colo, serta sup ikan parende yang segar.

Riski, pemandu wisata (tour guide) sekaligus anggota Sultra Heritage yang mendampingi perjalanan tersebut, menjelaskan bahwa kunjungan internasional ini membawa dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar. Kekayaan alam dan budaya lokal kini mulai dirasakan asas pemanfaatannya oleh komunitas setempat.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar di Akhir Pekan, Antisipasi Balap Liar dan Tawuran

“Kegiatan seperti ini adalah harapan semua kalangan. Kekayaan alam dan budaya harus bermanfaat nyata untuk masyarakat bawah. Contohnya, pemilik mobil dan sopir travel lokal mendapat pendapatan sewa, jasa perahu keliling di Napabale laris, dan UMKM kuliner di Puncak Wakila mendapat penghasilan tambahan,” ujar Riski.

Sultra Heritage dan NALAR menegaskan bahwa ekosistem pariwisata berkelanjutan ini akan terus didorong. Melalui promosi sejarah dan pelibatan masyarakat, potensi daerah diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi utama Kabupaten Muna secara konsisten ke depan

Berita Terkait

Rehab Jembatan Capai 50 persen, Satgas TMMD ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Percepat Akses, tingkatkan kesejahteraan Warga
Warga Kampung Jimbi Sambut Gembira Rampungnya Pembangunan Jembatan Beton
Sentuhan Kemanusiaan TMMD Ke-129, Satgas Kodim 1807/Sorong Selatan Gelar Pengobatan Gratis
Rampung Dibangun, Jembatan Beton Kamoro Jaya Hadirkan Harapan Baru bagi Masyarakat
Setetes Darah untuk Sesama, TMMD Sengkuyung Boyolali Berhasil Himpun 30 Kantong Darah
Warisan Kejayaan Ridwan Bae, Kantor Golkar Muna Direhabilitasi
Fadli Zon, Andi Sumangerukka Terima Gelar Adat Kerajaan Muna
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:33 WIB

Rehab Jembatan Capai 50 persen, Satgas TMMD ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Percepat Akses, tingkatkan kesejahteraan Warga

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:24 WIB

Liangkabori, Napabale, Wakila Bikin Turis Jepang Terpukau di Muna

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:15 WIB

Warga Kampung Jimbi Sambut Gembira Rampungnya Pembangunan Jembatan Beton

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Sentuhan Kemanusiaan TMMD Ke-129, Satgas Kodim 1807/Sorong Selatan Gelar Pengobatan Gratis

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:25 WIB

Setetes Darah untuk Sesama, TMMD Sengkuyung Boyolali Berhasil Himpun 30 Kantong Darah

Berita Terbaru