Sinergi Mata Garuda LPDP dan KKP: Dorong Inovasi Berkelanjutan di Kampung Nelayan Merah Putih

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 05:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
M.S Pelu GB

JAKARTA – Badan Pengurus Pusat Mata Garuda (BPP MG) LPDP melakukan audiensi dan silaturahmi strategis dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Andy Artha Donny Oktopura. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Gedung Mina Bahari 1, KKP RI, Jakarta Pusat pada Selasa (7/7/2026).

Ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam implementasi program pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Chief of Regional Office Mata Garuda, Amrullah Usemahu, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret komunitas intelektual muda dalam mengabdi kepada bangsa.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen KKP didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan, Rudi Alek Wahyudin, sementara BPP Mata Garuda menghadirkan para alumni dan awardee LPDP dari berbagai lintas keilmuan.

Kontribusi Intelektual Muda untuk Kedaulatan Pangan
Dalam arahan pembukanya, Sekjen KKP Andy Artha memberikan apresiasi tinggi kepada Mata Garuda LPDP.

Sebagai komunitas yang mengenyam pendidikan S2/S3 melalui beasiswa negara—baik di dalam maupun luar negeri—kontribusi lintas keilmuan mereka dinilai sangat krusial dalam menyukseskan pembangunan nasional.

Andy menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya kelautan harus berlandaskan amanat Pasal 33 UUD 1945, yaitu dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Kebijakan ini selaras dengan agenda Asta Cita Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, serta pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Lebih lanjut, Andy menyoroti tantangan global berupa lonjakan kebutuhan pangan dunia, di mana penduduk global diproyeksikan mencapai 9,7 miliar jiwa pada tahun 2050.

Baca Juga :  Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna KKMM Sultra, Ajak Seluruh Masyarakat Muna Hadiri Silaturahmi Akbar

“Dengan keterbatasan daya dukung daratan, sektor kelautan dan perikanan menjadi solusi utama memperkuat ketahanan pangan masa depan. Ikan sebagai sumber protein berkualitas tinggi dan kaya omega-3 memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan SDM Indonesia,” ujar Andy.

6 Program Prioritas KKP (2025–2029)
Untuk memperkuat kontribusi sektor kelautan terhadap perekonomian nasional, KKP tengah menjalankan sejumlah program prioritas pada periode 2025–2029, di antaranya:

1. Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)

2. Pengembangan Budidaya Ikan Darat Tematik

3. Revitalisasi Tambak Budidaya di Pantura Jawa

4. Pembangunan Kawasan Tambak Udang Terintegrasi

5. Modernisasi Kapal Perikanan

6. Program Swasembada Garam

“Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menjadi salah satu unggulan pemerintah. Keberhasilan implementasi di Kampung Samber Binyeri, Biak, Papua, telah membuktikan adanya peningkatan kesejahteraan nelayan melalui kenaikan pendapatan dan produksi perikanan,” tambah Andy.

Saat ini, pemerintah menargetkan pembangunan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih dengan pendekatan berbasis klaster yang melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pengelola. Program ini diproyeksikan mampu:

* Meningkatkan produksi perikanan hingga 2,82 juta ton per tahun.

* Menciptakan sekitar 50 ribu lapangan kerja.

* Menaikkan rata-rata pendapatan nelayan menjadi sekitar Rp7,7 juta per bulan.

“MG Membangun Desa” Sebagai Knowledge Partner
Mewakili Ketua Umum Mata Garuda LPDP, Amrullah Usemahu menyambut baik peluang kolaborasi ini. Ia menjelaskan bahwa Mata Garuda memiliki program internal bernama “Mata Garuda Membangun Desa” (MG Membangun Desa) yang dirancang sebagai platform kolaborasi alumni LPDP untuk menghadirkan solusi berbasis sains, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Menteri Nusron Dampingi Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Barang Rampasan Negara kepada PT Timah Tbk

“Program kami memiliki keselarasan yang sangat kuat dengan KNMP KKP. Saat ini, terdapat dua desa yang menjadi target pilot project program MG Membangun Desa, yaitu Desa Urbinasopen di Provinsi Papua Barat Daya dan Desa Torosiaje di Provinsi Gorontalo,” jelas Amrullah.

Menurut Amrullah, pembangunan desa yang ideal tidak boleh hanya mengandalkan infrastruktur fisik, tetapi harus diiringi dengan penguatan kapasitas SDM, kelembagaan, inovasi teknologi, serta tata kelola ekonomi lokal. Dalam hal ini, Mata Garuda siap mengambil peran sebagai knowledge partner.

Model Kolaborasi Masa Depan
Pendampingan yang akan diberikan oleh Mata Garuda mencakup spektrum yang luas, antara lain:

* Peningkatan kapasitas nelayan dan pembudidaya.

* Penguatan kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih.

* Pelatihan pengolahan hasil perikanan dan pengembangan kewirausahaan.

* Digitalisasi pemasaran dan pengelolaan energi terbarukan.

* Peningkatan kualitas pendidikan dan kepemudaan desa.

Ke depan, model kolaborasi antara Mata Garuda Membangun Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat menjadi percontohan (role model) yang direplikasi di berbagai desa pesisir Indonesia.

“Sinergi ini membuktikan bahwa pembangunan berkelanjutan membutuhkan kerja sama lintas sektor. Pemerintah menyediakan arah kebijakan dan infrastruktur, sementara komunitas intelektual seperti Mata Garuda memastikan hadirnya inovasi dan penguatan kapasitas masyarakat demi kesejahteraan yang berkelanjutan dari generasi ke generasi,” pungkas Amrullah.

Berita Terkait

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
Panglima TNI Beri Penghargaan Istimewa Atas Aksi Heroik Dua Prajurit TNI di Masjid Baiturrahman
Umpan Balik Penilaian Kompetensi, Proses Penentuan Arah Pengembangan Pegawai Kementerian ATR/BPN
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Totalitas, TNI Kerahkan 4.477 Personel dan 27 Alutsista Bantu Korban Terdampak Gempa NTT
Wapang TNI Pastikan Kehadiran TNI Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di NTT
HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Panglima TNI Beri Penghargaan Istimewa Atas Aksi Heroik Dua Prajurit TNI di Masjid Baiturrahman

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Umpan Balik Penilaian Kompetensi, Proses Penentuan Arah Pengembangan Pegawai Kementerian ATR/BPN

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Berita Terbaru