Sorot Nasional.com
Riski
Kendari, Sultra – Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tenggara (Sultra), Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, SE.,M.B.A, menyampaikan harapan besarnya untuk Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang merayakan Hari Ulang Tahun ke-48. Menurutnya, AMPI harus terus menjadi “rumah” yang melahirkan generasi muda yang kuat karakter dan punya semangat mengabdi.
“Semoga AMPI terus menjadi rumah bagi lahirnya pemuda-pemuda berintegritas, inovatif, dan berjiwa pengabdian,” ujar Rabia saat menghadiri rangkaian HUT AMPI ke-48, Minggu 28 Juni 2026.
Sebagai kader perempuan yang aktif di dunia politik dan sosial, Rabia menekankan peran strategis AMPI di tengah tantangan zaman. Ia menilai usia 48 tahun bukan sekadar angka, tapi bukti ketangguhan organisasi sayap Partai Golkar ini melewati dinamika bangsa.
Di usianya yang hampir setengah abad, AMPI dituntut beradaptasi. “Integritas jadi fondasi. Tanpa itu, inovasi bisa melenceng. Inovasi jadi mesinnya, supaya pemuda tidak tertinggal zaman. Tapi yang paling penting: jiwa pengabdian. Karena sehebat apapun kita, kalau tidak untuk rakyat, ya percuma,” tegas senator asal Sultra itu.
Rabia juga menyorot potensi besar pemuda Sultra. Ia mendorong AMPI untuk lebih masif membuka ruang diskusi, pelatihan kewirausahaan, dan program pengabdian langsung di daerah utamanya ke desa-desa. Tujuannya satu: mencetak pemimpin yang lahir dari realita lapangan, bukan sekadar wacana.
Sebagai anggota DPD RI, Rabia melihat AMPI bisa jadi mitra strategis pemerintah daerah dan pusat dalam menyalurkan aspirasi pemuda. Isu yang ia soroti: lapangan kerja, digitalisasi UMKM, dan penguatan pendidikan vokasi.
“Pemuda Sultra punya energi luar biasa. Tugas kita, termasuk AMPI, adalah mengarahkannya ke hal produktif. Bikin program yang nyata dirasakan masyarakat, bukan seremonial saja,” lanjutnya.
Ia menutup pesannya dengan ajakan kepada seluruh kader AMPI di 17 kabupaten/kota se-Sultra: jadikan HUT ke-48 ini momentum refleksi. Kembali ke khitah sebagai organisasi kader, bukan sekadar nama besar.
“48 tahun itu dewasa. Sudah saatnya AMPI melahirkan lebih banyak Rabia-Rabia baru: muda, berani, bersih, dan mau turun ke bawah,” pungkasnya.
HUT AMPI ke-48 tahun ini mengusung semangat konsolidasi dan regenerasi. Di Sulawesi Tenggara, berbagai kegiatan digelar mulai dari bakti sosial, dialog kebangsaan, hingga pelatihan kepemimpinan pemuda.






