Raja Petuanan Lilialy: Amanah Adat dan Visi Pendidikan untuk Kemaslahatan Bangsa

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S Pelu GB

Kabupaten Buru – Kepemimpinan adat di era modern bukan sekadar menjaga tradisi, melainkan menjadi lokomotif pembangunan manusia. Inilah yang menjadi nafas perjuangan Sudirman Bessy, Raja Petuanan Lilialy sekaligus Purnawirawan TNI Angkatan Darat, dalam mengemban amanah di bumi Bupolo.

Landasan Hukum dan Hak Ulayat
Eksistensi masyarakat adat dan hak atas tanah ulayat telah diakui secara tegas oleh negara. Merujuk pada Pasal 18B ayat (2) UUD 1945, negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya.

Hal ini diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UPA) yang mengakui hak ulayat sepanjang menurut kenyataannya masih ada.

Dalam kerangka hukum inilah, Raja Petuanan Lilialy memandang bahwa penguasaan lahan adat bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan instrumen untuk menyejahterakan rakyat melalui pendidikan dan kesehatan.

Pendidikan sebagai Pilar Utama
Bagi Raja Sudirman Bessy, masa depan anak negeri hanya bisa dijamin melalui pendidikan yang kokoh. Beliau menyadari bahwa pemenuhan kebutuhan pendidikan—mulai dari jenjang Pendidikan Dasar, Menengah, hingga Pendidikan Tinggi—memerlukan kepedulian dan dukungan konkret dari pemangku adat, terutama untuk lembaga yang telah ada dan eksis di Kabupaten Buru, khususnya di Peruanan Lilialy.

Salah satu manifestasi nyata dari visi tersebut adalah komitmen beliau dalam memfasilitasi lahan untuk pendidikan tinggi program Studi kesehatan dan bidang lainnya yg relevan dengan kondisi kekinian.
Langkah ini diambil agar perguruan tinggi, termasuk di bidang kesehatan, dapat menjadi motor penggerak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Pulau Buru sebagai salah satu pulau harapan.

Baca Juga :  Walikota Ambon Dorong Kelancaran MBG: Dukung SDM Berkualitas dan Ekonomi Lokal

Apresiasi dari Masyarakat lokal apalagi Pendatang terhadap Visi progresif ini mendapat sambutan hangat dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk para perantau. Salah seorang tokoh masyarakat pendatang yang telah lama menetap di Buru (yang enggan disebutkan namanya) menyatakan kekaguman atas pola kepemimpinan para Raja di Pulau Buru saat ini.

“Kami sangat salut dan mengapresiasi kepemimpinan para Raja di Pulau Buru. Di era modern ini, beliau-beliau sangat tanggap dengan perkembangan zaman, terutama kepedulian pada dunia pendidikan. Perhatian ini membuat putra daerah semakin mumpuni kualitas SDM-nya, sehingga mampu bersaing secara sehat dan setara dengan putra-putri pendatang di sini,” ungkapnya.

Komitmen dan Dedikasi Sudirman Bessy : Sebagai sosok yang kini mendedikasikan hidupnya untuk adat setelah purna bakti dari TNI AD, Sudirman Bessy membawa semangat disiplin dan pengabdian tanpa pamrih ke dalam kepemimpinannya.

Sudirman Bessy menyatakan: “Menjadi Raja di Petuanan Lilialy adalah amanah besar untuk meneruskan kebaikan yang telah diletakkan oleh para pendahulu saya.

Baca Juga :  Pj. Walikota Bekasi Resmikan Command Center Dinas Kesehatan

Fokus utama saya saat ini adalah memastikan bahwa tanah adat tidak hanya menjadi identitas masa lalu, tetapi menjadi fondasi bagi masa depan melalui prioritas utama pada dunia pendidikan. Saya ingin melihat anak-anak Buru tumbuh menjadi intelektual di tanahnya sendiri.”

Beliau menambahkan: “Transformasi dari seorang prajurit menjadi pemimpin adat memberikan saya perspektif bahwa pertahanan kedaulatan bangsa saat ini bukan lagi sekadar fisik, melainkan kualitas otak dan keterampilan generasi muda kita. Oleh karena itu, penyediaan lahan untuk fasilitas publik adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar lagi.”

Peran Fasilitatif dan Protektif
Dalam menjalankan kewenangan adat, Raja Lilialy berkomitmen untuk terus membuka ruang kerja sama dengan pemerintah, memberikan legitimasi adat yang kuat terhadap pemanfaatan lahan, serta menjamin keberlanjutan lingkungan hidup di wilayahnya.

Menutup pembicaraannya, Sudirman Bessy menegaskan: “Segala yang saya lakukan ini adalah bentuk tanggung jawab moral kepada leluhur dan masa depan masyarakat Lilialy.

Saya ingin memastikan bahwa saat saya tidak lagi menjabat nanti, saya meninggalkan warisan berupa generasi yang berilmu pengetahuan dan berakhlak mulia. Pendidikan adalah kunci kemandirian bangsa kita,” pungkasnya.

Dengan niat tulus ini, diharapkan ikhtiar Raja Petuanan Lilialy membawa keberkahan bagi terwujudnya masyarakat Buru yang adil, bermartabat, dan berilmu pengetahuan.

Berita Terkait

Masuki Usia 11 Tahun, GCI Sambut Visitasi Dinas Pendidikan Kota Tangsel untuk Perpanjangan Izin LKP
Belum Penuhi Ketentuan Dua Chef Bersertifikat BNSP, SPPG Muna Napabalano Tetap Layani Program MBG
Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat
Pengadilan Bandar Lampung Dalami Fakta Kematian Mahasiswa, Riwayat Tumor Otak Jadi Sorotan
Wamen ATR/Waka BPN Tekankan Pentingnya Satu Data Sawah Nasional untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian
Kota Bekasi Raih WTP Masuk Lima Besar Terbaik
Lewat Jakarta On The Spot, Kapolres dan Dandim Serap Keluhan Warga Perbatasan Sembari Cengkerama Bareng Anak-Anak
Dampingi Plh Wali Kota, Ketua DPRD Sardi Efendi Kota Bekasi Sambut Bangga Kota Bekasi Raih Opini WTP 2025
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:15 WIB

Masuki Usia 11 Tahun, GCI Sambut Visitasi Dinas Pendidikan Kota Tangsel untuk Perpanjangan Izin LKP

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:22 WIB

Belum Penuhi Ketentuan Dua Chef Bersertifikat BNSP, SPPG Muna Napabalano Tetap Layani Program MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:14 WIB

Wamen ATR/Waka BPN Tekankan Pentingnya Satu Data Sawah Nasional untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:32 WIB

Kota Bekasi Raih WTP Masuk Lima Besar Terbaik

Berita Terbaru