YM. La Ode Riago, SH: Pertemuan Akbar KKMM Murni Silaturahmi

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Riski

KENDARI, Sultra – Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM), YM. La Ode Riago, SH (Sangia Kobenteno), menegaskan bahwa Pertemuan Akbar KKMM yang akan digelar di MTQ Square Kendari pada 19 Juli 2026 merupakan agenda silaturahmi yang lahir dari aspirasi para tokoh masyarakat Muna untuk mempererat persatuan masyarakat Muna di berbagai daerah.

Menurut La Ode Riago, gagasan pelaksanaan Pertemuan Akbar merupakan inisiatif Ketua Umum KKMM, La Ode Darwin, yang menghimpun aspirasi para tokoh masyarakat Muna.

Tujuan utamanya adalah membangun kebersamaan, memperkuat tali silaturahmi, serta menyatukan masyarakat Muna yang berada di Kota Kendari maupun yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Kegiatan ini bukan agenda politik, melainkan wadah untuk mempererat persaudaraan masyarakat Muna. Kami ingin membangun kembali semangat persatuan dan kekompakan sebagaimana yang diwariskan oleh para leluhur kita,” ujar La Ode Riago.

Ia mengatakan, para leluhur Muna dikenal sebagai tokoh-tokoh besar yang memiliki jiwa kepemimpinan serta mampu mempersatukan wilayah. Karena itu, nilai-nilai luhur tersebut harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas masyarakat Muna.

“Raja-raja Muna adalah pemersatu wilayah. Semangat kepemimpinan, persaudaraan, gotong royong (pokadulu), dan persatuan itulah yang ingin kita hidupkan kembali melalui Pertemuan Akbar KKMM,” katanya.

La Ode Riago menjelaskan, rangkaian kegiatan tidak hanya berisi agenda silaturahmi, tetapi juga pelestarian adat dan budaya. Acara akan diawali dengan pembacaan doa keselamatan (Kabasano Haroa), dilanjutkan dengan pertunjukan Tari Linda, atraksi Ewa Wuna, tradisi perkelahian kuda, hiburan modero, hingga hiburan rakyat yang dapat dinikmati seluruh masyarakat.

Selain itu, panitia juga akan meluncurkan sejumlah program strategis KKMM, di antaranya program beasiswa bagi mahasiswa Muna, penyusunan database masyarakat Muna, pengembangan UMKM, pemberdayaan pemuda Muna, pelestarian adat dan budaya, serta pembentukan Yayasan Kaseiseha Wuna sebagai wadah pelaksanaan berbagai program sosial, pendidikan, dan kebudayaan secara berkelanjutan.

Menurutnya, agenda tersebut menunjukkan bahwa Pertemuan Akbar KKMM bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum melahirkan program-program nyata yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Muna.

Baca Juga :  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah penyajian 1.000 dulang yang ditargetkan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Hingga saat ini, panitia telah mendata lebih dari 1.000 dulang yang merupakan hasil semangat gotong royong (pokadulu) masyarakat Muna.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut datang dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh nasional, tokoh masyarakat, hingga paguyuban masyarakat Muna di berbagai daerah.

Kontribusi juga diberikan oleh Kerukunan Keluarga Muna di Kabupaten Bombana, Kabupaten Morowali, Kabupaten Halmahera Tengah, serta komunitas masyarakat Muna di berbagai wilayah lainnya di Indonesia.

“Kalau kegiatan ini hanya menguntungkan satu pihak atau bermuatan politik praktis, tentu tidak mungkin saudara-saudara kita dari Bombana, Morowali, Halmahera Tengah, dan berbagai daerah lain ikut bergotong royong menyumbangkan dulang serta mendukung pelaksanaannya.

Dukungan dari berbagai daerah membuktikan bahwa kegiatan ini adalah milik seluruh masyarakat Muna yang dibangun atas semangat persatuan, kekeluargaan, dan pelestarian budaya,” tegasnya.

La Ode Riago, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) Muna dan Presiden Pemersatu Masyarakat Muna Indonesia (PMMI), menegaskan bahwa pelaksanaan silaturahmi akbar bukanlah hal baru.

Menurutnya, kegiatan serupa telah beberapa kali dilaksanakan pada masa kepemimpinan tokoh-tokoh sebelumnya.

Ia mencontohkan, silaturahmi akbar pernah diselenggarakan ketika La Ode Kaimuddin menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara. Kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan pada masa Muhammad Yusuf (Yoker) menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Kendari.

“Faktanya, setelah kegiatan silaturahmi akbar pada masa Bapak La Ode Kaimuddin, beliau tidak lagi menjabat sebagai gubernur. Begitu pula setelah kegiatan pada masa Bapak Muhammad Yusuf, beliau juga tidak mencalonkan diri sebagai Wali Kota Kendari. Karena itu, jangan menggiring kegiatan silaturahmi ini ke ranah politik,” tegasnya.

Ia juga menepis anggapan yang mengaitkan kegiatan tersebut dengan posisi La Ode Darwin sebagai Ketua Umum KKMM sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara dan Bupati Muna Barat.

“Saya menyatakan tidak ada muatan politik dalam kegiatan ini. Pak La Ode Darwin tetaplah seorang politisi karena beliau menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara dan Bupati Muna Barat. Namun Pertemuan Akbar KKMM adalah agenda organisasi kemasyarakatan yang bertujuan mempererat silaturahmi, bukan untuk kepentingan politik praktis,” ujarnya.

Baca Juga :  Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk

Menanggapi adanya pihak yang mengaitkan Pertemuan Akbar KKMM dengan kepentingan politik, La Ode Riago menilai tudingan tersebut tidak memiliki dasar.

“Apabila ada segelintir orang yang mengatasnamakan masyarakat Muna kemudian mengindikasikan bahwa kegiatan ini bermuatan politik, menurut kami hal itu tidak berdasar. Apalagi jika sampai melakukan aksi demonstrasi. Kami tentu sangat menyayangkannya, karena ketika ada kegiatan positif yang bertujuan mempererat persaudaraan, melestarikan budaya, serta menghadirkan berbagai program untuk masyarakat, seharusnya dapat didukung bersama,” ujarnya.

Meski demikian, La Ode Riago menegaskan bahwa KKMM tetap menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

“Kami memandang setiap kritik sebagai masukan yang positif. Artinya, mereka memiliki kepedulian terhadap masyarakat Muna dan terhadap organisasi ini.

Kritik yang disampaikan secara baik akan menjadi bahan evaluasi agar KKMM terus berbenah, semakin terbuka, dan mampu menghadirkan program-program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat Muna di mana pun berada untuk hadir dan menyukseskan Pertemuan Akbar KKMM.

Dengan penuh kerendahan hati, kami mengundang seluruh lapisan masyarakat Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan untuk turut memeriahkan kegiatan ini. Pertemuan Akbar KKMM bukan hanya milik masyarakat Muna, tetapi menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Mari kita tunjukkan bahwa Kota Kendari adalah rumah kita bersama; ketika satu masyarakat bergembira, kita semua ikut bergembira, dan ketika ada saudara yang mengalami kesulitan, kita hadir untuk saling membantu. Semangat inilah yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang hidup dan terimplementasi dengan baik di Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara.

Perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling menghormati, saling menghargai, dan mempererat persaudaraan. Harapan kami, perbedaan pandangan jangan sampai memutus tali persaudaraan.

Mari kita jadikan Pertemuan Akbar KKMM sebagai momentum memperkuat silaturahmi, menjaga identitas budaya Muna, menghidupkan kembali nilai-nilai luhur warisan para leluhur, serta membangun masyarakat Muna yang lebih kompak, maju, dan sejahtera,” tutupnya.

Berita Terkait

Keadilan Yang Lebih Dekat Bagi Masyarakat Buru Selatan
Pokja Wartawan Humas Kota Bekasi Terima Kunjungan Dari Hotel 88 Bekasi
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:18 WIB

YM. La Ode Riago, SH: Pertemuan Akbar KKMM Murni Silaturahmi

Senin, 22 Desember 2025 - 13:41 WIB

Keadilan Yang Lebih Dekat Bagi Masyarakat Buru Selatan

Jumat, 25 Oktober 2024 - 16:28 WIB

Pokja Wartawan Humas Kota Bekasi Terima Kunjungan Dari Hotel 88 Bekasi

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10 WIB

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:03 WIB

Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Berita Terbaru