Wa Ode Rabia Perjuangkan Beasiswa Indonesia Pintar demi Masa Depan Anak-anak Sulawesi Tenggara

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Riski

KENDARI – Masih banyak anak-anak di Sulawesi Tenggara yang menghadapi persoalan biaya pendidikan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Anggota DPD RI asal Sulawesi Tenggara, Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, yang selama ini konsisten memperjuangkan berbagai program bantuan pendidikan bagi masyarakat.

Menurut Wa Ode Rabia, tidak sedikit anak yang terpaksa menghentikan pendidikan bukan karena tidak memiliki cita-cita, melainkan karena keterbatasan ekonomi keluarga.

“Terkadang yang membuat seorang anak berhenti sekolah bukan karena tidak punya mimpi, tetapi karena orang tuanya tidak memiliki cukup biaya untuk mempertahankan mimpi tersebut,” ujarnya.

Persoalan biaya pendidikan disebut menjadi salah satu aspirasi yang paling sering disampaikan masyarakat. Banyak keluarga yang harus dihadapkan pada pilihan sulit antara memenuhi kebutuhan sehari-hari atau membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Karena itu, Wa Ode Rabia terus mendorong berbagai program bantuan pendidikan, termasuk penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa yang membutuhkan di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  Menteri Nusron Akan Teken Persetujuan Substansi RTRW Provinsi Papua Selatan Dukung Swasembada Pangan

Program tersebut diharapkan mampu membantu meringankan beban orang tua sekaligus memastikan anak-anak tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka.

Menurutnya, pendidikan merupakan hak setiap anak yang harus diperjuangkan bersama. Dukungan untuk memastikan anak-anak tetap dapat mengenyam pendidikan dan bersekolah dengan baik harus terus diupayakan agar tidak ada generasi muda yang kehilangan kesempatan meraih masa depan hanya karena faktor ekonomi.

Ia juga menegaskan bahwa kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan masyarakatnya. Oleh sebab itu, akses terhadap pendidikan yang berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh anak tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi keluarganya.

“Kemajuan daerah dimulai dari pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses oleh semua anak,” katanya.

Selama dua periode mengemban amanah sebagai anggota DPD RI, Wa Ode Rabia mengaku terus memperjuangkan program-program pendidikan dan bantuan beasiswa bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Baginya, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita.

Baca Juga :  Metro Bekasi Kota Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran

“Saya akan terus hadir, membersamai, dan mendukung langkah anak-anak Sulawesi Tenggara dalam memperjuangkan masa depan mereka melalui pendidikan,” tegasnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai upaya nyata, salah satunya dengan memperjuangkan penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para pelajar yang membutuhkan.

Program itu diharapkan mampu mengurangi angka putus sekolah sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi generasi muda Sulawesi Tenggara untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

“Berniat Ikhlas, Bertindak Cerdas” menjadi prinsip yang terus dipegang Wa Ode Rabia dalam menjalankan pengabdiannya kepada masyarakat.

Melalui perjuangan di bidang pendidikan, ia berharap lahir generasi Sulawesi Tenggara yang cerdas, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan.

Dengan pendidikan yang lebih baik, cita-cita mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju dan sejahtera diyakini dapat tercapai melalui tangan-tangan generasi muda yang hari ini sedang menempuh bangku pendidikan.

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau, Wali Kota Bekasi Tinjau Langsung Pelaksanaan PJJ di SMPN 14
Kadisnaker Kota Bekasi Klain Tak Berwenang Awasi TKA, AHLI PengawasanTetap Jadi Tupoksi Daerah
Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Kota Bekasi: Asah Potensi Sains Terintegrasi Nilai Islam
Torehan Prestasi Baru, Kota Bekasi Duduki Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Gemuruh Semangat Heroik di HUT ke 451 Ambon: Walikota “Pak Win” Wattimena Panggil Warga Baku Kele Bangun Kota Manise
Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia
Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN
Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:59 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Wali Kota Bekasi Tinjau Langsung Pelaksanaan PJJ di SMPN 14

Selasa, 8 September 2026 - 12:55 WIB

Kadisnaker Kota Bekasi Klain Tak Berwenang Awasi TKA, AHLI PengawasanTetap Jadi Tupoksi Daerah

Selasa, 8 September 2026 - 05:35 WIB

Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Kota Bekasi: Asah Potensi Sains Terintegrasi Nilai Islam

Senin, 7 September 2026 - 18:01 WIB

Torehan Prestasi Baru, Kota Bekasi Duduki Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:42 WIB

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Berita Terbaru

Jakarta

Kemnaker Dukung BUMN Perkuat Tata Kelola Hubungan Industrial

Selasa, 8 Sep 2026 - 05:28 WIB