Perahu Cadik Prasejarah Sulawesi Tenggara, Bukti Kehebatan Maritim Leluhur Austronesia Terungkap dari Konawe Utara dan Muna

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Riski

‎MUNA, Sultra – Sulawesi Tenggara kembali menjadi sorotan dunia internasional setelah hasil penelitian tentang lukisan perahu bercadik prasejarah di Konawe Utara dan Pulau Muna resmi dipublikasikan dalam jurnal internasional Rock Art Research tahun 2026.

Temuan ini mengungkap bahwa masyarakat masa lalu di wilayah Sulawesi Tenggara telah memiliki teknologi pelayaran yang maju dan menjadi bagian penting dari tradisi maritim Austronesia yang menyebar luas di kawasan Asia Tenggara.

‎Penelitian yang dipimpin oleh M. Sabri bersama tim peneliti dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset menemukan sejumlah motif perahu bercadik pada dinding gua prasejarah di Pegunungan Karst Matarombeo, Konawe Utara, serta Kompleks Liang Kabori di Pulau Muna.

Motif-motif tersebut menunjukkan keberadaan perahu bercadik tunggal maupun bercadik ganda yang menggambarkan kemampuan teknologi pelayaran masyarakat pada masa lampau.

‎Temuan ini menjadi sangat penting karena bukti fisik perahu kuno yang terbuat dari kayu sangat jarang bertahan hingga sekarang. Karena itu, lukisan cadas menjadi sumber informasi berharga untuk memahami bagaimana nenek moyang bangsa Indonesia mengembangkan teknologi pelayaran dan melakukan perjalanan antarpulau sejak ribuan tahun lalu.

‎Saat dihubungi pada 13 Juni 2026, peneliti utama M. Sabri mengatakan bahwa hasil penelitian ini membuktikan Sulawesi Tenggara memiliki warisan budaya maritim yang luar biasa dan layak mendapat perhatian lebih luas.

‎“Lukisan perahu bercadik yang ditemukan di Konawe Utara dan Pulau Muna menunjukkan bahwa masyarakat masa lalu telah memiliki pengetahuan maritim yang maju. Ini menjadi bukti bahwa Sulawesi Tenggara memiliki peran penting dalam sejarah pelayaran dan persebaran budaya Austronesia di kawasan Asia Tenggara,” ujar M. Sabri.

‎Menurutnya, hasil penelitian tersebut juga memperlihatkan bahwa masyarakat prasejarah Sulawesi Tenggara bukanlah kelompok yang terisolasi, melainkan komunitas yang memiliki kemampuan berlayar, memanfaatkan sumber daya laut, dan menjalin hubungan dengan wilayah lain melalui jalur perairan.

‎M. Sabri berharap publikasi internasional ini dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat untuk semakin memperhatikan upaya pelestarian situs-situs prasejarah yang tersebar di Sulawesi Tenggara.

‎“Warisan budaya ini bukan hanya milik daerah, tetapi juga bagian penting dari sejarah bangsa Indonesia dan peradaban maritim dunia. Karena itu perlu dijaga dan dilestarikan bersama,” tambahnya.

‎Publikasi penelitian ini semakin mempertegas bahwa Sulawesi Tenggara tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga menyimpan jejak peradaban maritim kuno yang memiliki nilai penting bagi ilmu pengetahuan dunia.

Baca Juga :  Warga Lorong Labake Swadaya Cor Jalan Rusak Sepanjang 64 Meter

Temuan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Tenggara karena menunjukkan bahwa wilayah ini pernah menjadi bagian dari perjalanan besar sejarah kemaritiman Nusantara.

Berita Terkait

Semangat Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD Ke-129 Tuntaskan Finishing Pembersihan Lingkungan Kampung Sesor
Semarakkan Kemerdekaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Bersama Kepala Kantor Wilayah Bagikan Sembako
Kapolda Maluku Kokohkan Pilar Kemitraan Polri dan Masyarakat dari Rumah Ibadah
PWI Bekasi Raya Tegaskan Komitmen Dukung Hasil Konferprov PWI Jabar 2026
Panglima TNI: Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Mengambil Keputusan
Forkorindo Sorot Kisruh PTSL 2026: BPN Bekasi Dinilai Ubah Target Sembarangan, Warga Jatirangga Jadi Korban
PWI Bekasi Raya Gelar Dialog Interaktif, Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing di Kota Bekasi
Sukses Selenggarakan Lomba, Panitia Lomba Lagu Daerah Ucapkan Terima Kasih kepada Bupati dan Wabup Muna
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Semangat Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD Ke-129 Tuntaskan Finishing Pembersihan Lingkungan Kampung Sesor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Semarakkan Kemerdekaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Bersama Kepala Kantor Wilayah Bagikan Sembako

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Kapolda Maluku Kokohkan Pilar Kemitraan Polri dan Masyarakat dari Rumah Ibadah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:40 WIB

PWI Bekasi Raya Tegaskan Komitmen Dukung Hasil Konferprov PWI Jabar 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Panglima TNI: Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Mengambil Keputusan

Berita Terbaru