sorotnasional.com
M.S Pelu GB
SERAM, TIMUR – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menunjukkan komitmen nyata dalam menanggulangi pengangguran dan memperkuat pelayanan publik hingga ke tingkat tapak. Berdasarkan rilis resmi Pemerintah Kabupaten SBT, di bawah kepemimpinan Bupati Fachri Husni Alkatiri periode 2025-2030, daerah ini berhasil mengoptimalkan Program Penguatan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (P3K) dengan menyerap lebih dari 3.100 tenaga kerja hanya dalam kurun waktu satu tahun.
Langkah strategis ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pelayanan publik yang menjangkau hingga pelosok desa di seluruh wilayah SBT.
Komitmen Pemanfaatan Program Pusat
Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri, yang akrab disapa Bang Ri, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras pemerintah daerah dalam memaksimalkan setiap peluang pembangunan yang disediakan oleh pemerintah pusat bagi rakyat.
“Kami sangat berterima kasih atas tersedianya program P3K dari pusat, yang kemudian kami maksimalkan sebaik-baiknya untuk mengatasi permasalahan pengangguran dan meningkatkan kapasitas pembangunan di SBT,” ujar Bupati Fachri dalam arahan resminya terkait pelaksanaan program tersebut.
Semangat Baru Tenaga Kerja Lokal
Program ini disambut dengan antusiasme tinggi dan rasa syukur oleh para penerima manfaat. Kehadiran tenaga kerja P3K baru ini diharapkan menjadi energi baru dalam mesin birokrasi dan pelayanan di SBT. Salah satu pegawai P3K yang baru saja bergabung mengungkapkan rasa bangganya dengan penuh semangat.
“Kami merasa sangat bersyukur dan sangat menghargai langkah berani pemerintah daerah yang telah memberikan ruang bagi putra-putri daerah untuk berkontribusi langsung. Ini adalah amanah besar bagi kami. Dengan semangat baru, kami berkomitmen untuk mengabdi sepenuh hati, bekerja secara profesional, dan memberikan pelayanan terbaik yang melayani masyarakat demi kemajuan tanah tercinta, Seram Bagian Timur!” tegasnya mewakili rekan-rekan lainnya.
Pemerataan dan Target Masa Depan
Pemkab SBT menekankan bahwa distribusi tenaga kerja P3K dilakukan dengan prinsip keadilan dan kebutuhan wilayah. Berdasarkan rilis resmi, penempatan ini dirancang agar setiap sudut SBT, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa terpencil, dapat merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang lebih prima.
Data resmi mencatat dampak positif yang signifikan: angka kemiskinan turun sebesar 3,2%, akses layanan publik di kecamatan terpencil meningkat 60%, serta peningkatan kompetensi bagi 80% tenaga kerja melalui berbagai pelatihan. Angka-angka ini selaras dengan target yang tertuang dalam RPJMD SBT 2025-2030.
Menatap langkah ke depan, Bupati Fachri Husni Alkatiri optimis bahwa jumlah penyerapan tenaga kerja akan terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas.
“Dalam periode satu tahun ini, kita telah mencapai capaian yang membanggakan dengan menyerap 3.100 tenaga kerja melalui P3K. Untuk tahun depan, kami akan berusaha maksimal untuk mencapai target penyerapan hingga 5.000 tenaga kerja, Insyaa Allah,” pungkasnya.









