Minapolitan dan Agropolitan, Dua Kawasan yang Disiapkan Tata Ruangnya di Konawe Kepulauan

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
H. Asmor

Konawe Kepulauan, Sultra – Komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat penataan ruang kembali ditegaskan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, saat kunjungannya ke Sulawesi Tenggara.

Dalam agenda tersebut, ia memberikan arahan untuk mengakselerasi penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Konawe Kepulauan.

Dua wilayah yang tengah diprioritaskan untuk penyusunan RDTR adalah Lampeapi di Kecamatan Wawonii Tengah dan Sawaea di Kecamatan Wawonii Selatan. Keduanya dikembangkan sebagai kawasan tematik: Lampeapi diarahkan menjadi Kawasan Minapolitan, sementara Sawaea ditetapkan sebagai Kawasan Agropolitan.

Kawasan Minapolitan merupakan wilayah yang dikembangkan dengan mengedepankan sektor perikanan dan kelautan sebagai basis ekonomi utama.

Baca Juga :  Dinkes Kota Bekasi Arahkan Calon PPPK

Konsep ini mengintegrasikan kegiatan produksi, pengolahan, distribusi hasil laut, serta layanan pendukung lainnya secara efisien dan berkelanjutan.

Penataan kawasan ini mengacu pada prinsip-prinsip pembangunan kawasan terpadu yang diatur dalam kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Berbeda dengan itu, Kawasan Agropolitan adalah bentuk pengembangan wilayah berbasis pertanian di kawasan perdesaan. Ia dirancang untuk memperkuat mata rantai agribisnis dari hulu ke hilir dengan mendorong keterpaduan antara permukiman, produksi, serta pengelolaan sumber daya alam.

Konsep ini termuat dalam kerangka hukum nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Penataan Ruang.

Secara hukum, RDTR memiliki posisi strategis dalam sistem perencanaan tata ruang karena menjadi acuan operasional pelaksanaan pembangunan dan investasi.

Baca Juga :  Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Kunjungi Sulawesi Tenggara, Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pertanahan dengan Pemda

Dokumen ini juga menjadi syarat utama dalam penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), sebagaimana diatur dalam PP Nomor 21 Tahun 2021 yang merupakan bagian dari reformasi regulasi di bawah UU Cipta Kerja.

Melalui penguatan RDTR di dua kawasan tersebut, pemerintah daerah didorong untuk membangun fondasi ekonomi lokal berbasis potensi unggulan. Jika berhasil, wilayah Konawe Kepulauan tidak hanya akan memiliki tata ruang yang tertib secara administratif, tetapi juga daya saing ekonomi yang meningkat – khususnya di sektor kelautan dan pertanian yang menjadi andalan masyarakat setempat.

Berita Terkait

Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf, Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan 33 Sertipikat Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah
Berikan Kuliah Umum di UIN Datokarama Palu, Menteri Nusron Bangun Kesadaran Mahasiswa tentang Nilai Ekonomi Tanah
Geopolitik Global Tidak Stabil, Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan
Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Duka Mendalam Ke Keluarga Korban Ledakan SPBE Cimuning
Kantah Konkep Gelar Coffee Morning, Evaluasi 8 Program Prioritas
WFH ASN Kota Bekasi Pindah ke Jumat, Pemkot Pastikan Layanan Tetap Maksimal
DPRD Prov. Jabar Kunjungi Bekasi, Fokus pada Data dan Perkembangan UKM
Pemkot Bekasi Sambut Kunjungan Anggota DPD RI Jihan Fahira
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 09:23 WIB

Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf, Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan 33 Sertipikat Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

Sabtu, 11 April 2026 - 09:18 WIB

Berikan Kuliah Umum di UIN Datokarama Palu, Menteri Nusron Bangun Kesadaran Mahasiswa tentang Nilai Ekonomi Tanah

Kamis, 9 April 2026 - 17:20 WIB

Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Duka Mendalam Ke Keluarga Korban Ledakan SPBE Cimuning

Selasa, 7 April 2026 - 10:01 WIB

Kantah Konkep Gelar Coffee Morning, Evaluasi 8 Program Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 08:18 WIB

WFH ASN Kota Bekasi Pindah ke Jumat, Pemkot Pastikan Layanan Tetap Maksimal

Berita Terbaru