Lestarikan Adat Leluhur, Keluarga Besar Umar Key Gelar Malam Pacar Sukur Ohoitenan dan Utari Tanti Arfainy dengan Khidmat

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S Pelu GB

Maluku – Nuansa sakral dan kental akan budaya Kepulauan Key menyelimuti Aula Umar Key/Mesjid Ar-Romlah Kompleks Bina Lindung, Pondok Gede pada Rabu malam (21/01/2026).

Tokoh nasional asal Maluku, Bapak H. Umar Key, SH., Ketua Umum FPMM menggelar prosesi Malam Pacar bagi putra pertamanya, Sukur Ohoitenan. SE., yang akan segera mempersunting Utari Tanti Arfainy. SH., putri dari Almarhum Bapak Taryono dan Ibu Yanti Elita.

Malam Pacar bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah prosesi sakral yang melambangkan pencucian niat bagi calon mempelai menuju gerbang pernikahan. Acara ini menjadi bukti nyata kebanggaan anak adat dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya leluhur di tanah rantau.

Kehadiran Tokoh Penting dan Pesan Persaudaraan
Acara yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya adalah Bupati Maluku Tenggara, Haji Taher Hanubun, yang juga merupakan paman dari Bapak Haji Umar Key.

Hadir pula Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus Dewan Pembina Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Bapak Haji Ongen Sangaji.

Baca Juga :  Kantah Konawe Kepulauan Ajak CPNS Jadi Agen Humas dan Penggerak Digitalisasi dalam Pembekalan CPNS ATR/BPN 2025

Dihubungi disela kegiatan acara, Bapak Haji Ongen Sangaji memberikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar Umar Key.

“Ini adalah suri tauladan bagi keluarga besar FPMM. Bahwa di tanah rantau, kita harus tetap hidup rukun dan saling bakulia (peduli), sebagaimana yang dicontohkan Bapak Haji Umar Key dalam membina kebersamaan selama ini,” ujar Bapak Haji Ongen Sangaji.

Pesan Bupati Maluku Tenggara: “Adat adalah Identitas”
Bupati Maluku Tenggara, Bapak Haji Taher Hanubun, dalam penyampaiannya turut memberikan restu dan pesan mendalam bagi kedua mempelai serta warga Maluku di Jabodetabek. Beliau menekankan bahwa menjaga adat di kota besar adalah sebuah perjuangan kehormatan.

“Saya sangat bangga melihat keponakan saya, Haji Umar Key, tetap memegang teguh identitas sebagai putra Key. Malam Pacar ini adalah simbol bahwa sejauh mana pun kita merantau, kaki kita tetap berpijak pada nilai-nilai luhur tanah kelahiran.

Kepada Cucunda tersayang Sukur dan Utari, jadikanlah nilai-nilai kejujuran dan keberanian adat kita sebagai pondasi dalam membangun rumah tangga,” tutur Bapak Haji Taher Hanubun.

Baca Juga :  Buka Pengajian Bulanan di Masjid Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Semoga Bisa Mengisi Ulang Energi Kita di Tengah Kesibukan Kerja

Kemeriahan Majelis Samrah Fatnim
Suasana semakin meriah dengan penampilan Majelis Samrah Fatnim yang didatangkan langsung dari Maluku Tenggara.

Sebanyak 27 personel tampil gagah mengenakan setelan jas dengan pita merah—warna yang melambangkan keberanian dan prinsip teguh yang selama ini dipegang oleh Bapak Haji Umar Key dalam memperjuangkan kebenaran dan kebersamaan.

Di sela-sela acara, Bapak H. Umar Key, SH. menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang hadir. Wabil khusus “Kehadiran Paman saya, Bapak Haji Taher Hanubun, serta Pembina FPMM Bapak Haji Ongen Sangaji, merupakan kehormatan yang sangat mulia bagi keluarga kami. Terima kasih atas doa dan dukungannya.

Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekurangan dalam pelayanan kami selama acara berlangsung,” tutup Bapak Haji Umar Key.

Acara berlangsung dengan tertib, penuh kekeluargaan, dan menjadi ajang silaturahmi akbar bagi para undangan/Tokoh Maayarakat dan keluarga besar Maluku yang ada di Jabodetabek.

Berita Terkait

Koramil 1714-01/Ilu Kawal Aksi Demo Damai Masyarakat Distrik Ilu (20 Kampung) di Kabupaten Puncak Jaya
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 843/Patriot Yudha Vikasa di Cibitung Kabupaten Bekasi
WAJAR Bodewin-Ely: Membangun Ambon Setahun
Satu Tahun Lawamena: Mengukir Capaian Konkrit di Tengah Tantangan, Menuju Maluku Mandiri
Cahaya Obor Batu Merah: Simbol Kasih dan Pesan Persaudaraan Bodewin Wattimena Menyambut Ramadan 1447H
Harmoni Merah Putih di Wihara Gunung Nona: “Ambon untuk Semua” Bukan Sekadar Slogan
Menteri LH dan Wali Kota Bekasi Lakukan Korve di Sepanjang Jalan Juanda – Pasar Baru
Manifesto Dari Puncak Batu Merah: Menjemput Fajar Kota Lease
Berita ini 286 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:36 WIB

Koramil 1714-01/Ilu Kawal Aksi Demo Damai Masyarakat Distrik Ilu (20 Kampung) di Kabupaten Puncak Jaya

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:06 WIB

Panglima TNI Tinjau Yonif TP 843/Patriot Yudha Vikasa di Cibitung Kabupaten Bekasi

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:36 WIB

WAJAR Bodewin-Ely: Membangun Ambon Setahun

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:53 WIB

Satu Tahun Lawamena: Mengukir Capaian Konkrit di Tengah Tantangan, Menuju Maluku Mandiri

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:10 WIB

Harmoni Merah Putih di Wihara Gunung Nona: “Ambon untuk Semua” Bukan Sekadar Slogan

Berita Terbaru

Daerah

WAJAR Bodewin-Ely: Membangun Ambon Setahun

Jumat, 20 Feb 2026 - 11:36 WIB