Menteri LH dan Wali Kota Bekasi Lakukan Korve di Sepanjang Jalan Juanda – Pasar Baru

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
H. Asmor

Kota Bekasi, Jabar – Dengan arahan langsung dari Presiden RI untuk melaksanakan kegiatan korve atau pembersihan wilayah, Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, turun langsung ke lapangan didampingi Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi, dalam aksi bersih-bersih kawasan Jalan Juanda hingga Pasar Baru, Bekasi Timur.

Titik kumpul kegiatan berada di Lapangan Multiguna Bekasi dengan melibatkan aparatur dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur, Satpol PP, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Seluruh unsur bergerak serentak menyisir sepanjang Jalan Juanda, mulai dari Jalan Mayor Oking (Proyek) hingga Pasar Baru Bekasi.

Baca Juga :  Panglima TNI Hadiri Taklimat Presiden, 800 Pati TNI-Polri Satukan Visi

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bekasi secara langsung memfokuskan penataan di kawasan Pasar Baru Bekasi. Ia menyoroti banyaknya tali plastik yang diikatkan pada pagar besi ruko sehingga merusak estetika kota. Tidak hanya itu, Wali Kota juga memerintahkan pemotongan plang nama toko yang tidak memiliki izin atau masa izinnya telah habis, serta pembenahan kabel-kabel yang terbengkalai dan semrawut.

“Kita ingin tata kota ini tertib dan enak dipandang. Jangan lagi ada tali plastik yang diikat sembarangan ke pagar ruko. Ini soal kesadaran bersama untuk menjaga wajah kota,” tegasnya di sela kegiatan.

Baca Juga :  Aset Lanud Sultan Hasanuddin Di Kabupaten Pinrang Disiapkan Dukung Program Pemerintah Untuk Ketahanan Pangan

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup juga menyoroti persoalan sampah di Kota Bekasi yang volumenya terpantau sudah meluap dan hampir mencapai kapasitas maksimal. Ia menekankan pentingnya pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, termasuk rencana pembentukan PTSL di area Bantargebang sebagai bagian dari langkah strategis pengendalian dan pengolahan sampah ke depan.

Dalam korve tersebut, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) turut menurunkan tim untuk melakukan perapihan kabel serta membantu pemotongan plang nama berbahan besi yang melanggar ketentuan.

 

Berita Terkait

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah
Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
TNI–ADF Padukan Kekuatan Laut dan Udara dalam Demo Pendaratan Amfibi Keris Woomera 2026
Sangat Kecewa, Koordinator Aksi Damai Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya, Tegaskan: Copot Kadis LH Dalam 7 Hari Kedepan Atau Aksi Damai Jilid II
FPMM Usulkan Pendirian Sekolah Taruna di Indonesia Timur: Meratakan Harapan, Memperkuat Persatuan
Wakil Walikota Bekasi Buka Kompetisi Sains, Seni, Dan Olahraga Siswa
ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:33 WIB

TNI–ADF Padukan Kekuatan Laut dan Udara dalam Demo Pendaratan Amfibi Keris Woomera 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Sangat Kecewa, Koordinator Aksi Damai Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya, Tegaskan: Copot Kadis LH Dalam 7 Hari Kedepan Atau Aksi Damai Jilid II

Berita Terbaru