Kapolda Maluku Turun Menggelorakan Adat Leluhur: Maatenu Pakapita di Negeri Pelauw

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S. Pelu GB

Maluku Tengah – Sebuah pemandangan heroik penuh makna tersaji di jantung Pulau Haruku. Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., hadir gagah dalam ritual sakral “Maatenu Pakapita” di Negeri Pelauw.

Kehadiran pemimpin tertinggi Polri di Maluku ini bukan sekadar kunjungan, melainkan sebuah deklarasi agung yang menegaskan: Polri Berdiri Tegak Menjaga dan Melestarikan Warisan Budaya Nusantara.

Ritual Maatenu Pakapita, yang sarat makna spiritual dan sosial, adalah benteng budaya masyarakat Pelauw. Acara ini menjadi simbol penghormatan abadi kepada leluhur dan sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan yang tak terpisahkan antarwarga.

Baca Juga :  Ketua Pokja Wartawan Humas: Selamat HUT Ke-28 Kota Bekasi, Semangat Pulih Pasca Banjir

Di tengah kemuliaan tradisi ini, Kapolda Maluku menyampaikan pesan yang menguatkan jiwa kebangsaan. Beliau menegaskan bahwa mandat Polri jauh melampaui sekat-sekat hukum dan keamanan.

“Polri tidak hanya bertugas menegakkan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga berkewajiban menjaga warisan budaya bangsa sebagai identitas jati diri Indonesia,” ungkap Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto.

Polri, lanjut beliau, hadir bukan hanya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, akan tetapi juga mitra yang turut melestarikan kearifan lokal.

“Melalui budaya, kita bisa memperkuat harmoni dan persatuan bangsa,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Jelang Akhir Masa Jabatan, Pj. Wali Kota Bekasi Silaturahmi Dengan Kecamatan

Momentum sakral yang dihadiri tokoh adat, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian ini menjadi penanda penting untuk mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat adat.

Kapolda Maluku menegaskan bahwa nilai-nilai budaya harus terus dijaga, karena di dalamnya terkandung semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi dasar terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kehadiran berbudaya ini, Polda Maluku telah menunjukkan komitmen nyata yang menginspirasi dalam mendukung “Polri Presisi yang humanis dan berbudaya”, sejalan dengan semangat membangun kedekatan Polri dengan seluruh lapisan masyarakat dan membuktikan bahwa budaya adalah tiang penyangga keamanan bangsa.

Berita Terkait

Solidaritas Wartawan Bekasi Raya Tagih Janji Bupati Bekasi
DPC Partai Parindra Kota Bekasi Resmi Serahkan Berkas Kepartaian KeKesbangpol Kota Bekasi
PWI Bekasi Raya: Audiensi Bersama Asda I Terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)
Moratorium Menara Telekomunikasi di Bekasi, Distaru Inventarisasi 670 Titik
Penataan Parkir Pemkot Bekasi Dipersoalkan, Forkorindo: Tanpa Payung Hukum dan Rugikan ASN
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah
Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Solidaritas Wartawan Bekasi Raya Tagih Janji Bupati Bekasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:31 WIB

DPC Partai Parindra Kota Bekasi Resmi Serahkan Berkas Kepartaian KeKesbangpol Kota Bekasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:16 WIB

PWI Bekasi Raya: Audiensi Bersama Asda I Terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Penataan Parkir Pemkot Bekasi Dipersoalkan, Forkorindo: Tanpa Payung Hukum dan Rugikan ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Berita Terbaru

Daerah

Solidaritas Wartawan Bekasi Raya Tagih Janji Bupati Bekasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:15 WIB