Dari Rumah Kita Memulai: Menjaga Lentera Keluarga dari Ancaman Senyap Narkotika

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: H. M.S. Pelu, M.Pd.
(Pemerhati Sosial dan Budaya | Lembaga Kajian Sosial dan Budaya)

JAKARTA – Seremonial Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) boleh saja telah berlalu. Spanduk-spanduk imbauan mulai diturunkan, dan gema riuh kampanye di ruang publik perlahan menyurut. Namun, sebuah kenyataan pahit tetap berdiri tegak di hadapan kita: ancaman zat berbahaya itu tidak pernah mengambil hari libur. Ia tidak ikut selesai ketika palu penutupan acara diketuk.

Ia tetap bergerak dalam senyap, mengintai di balik kelalaian, dan siap mengetuk pintu siapa saja yang lengah.

Sering kali kita terjebak dalam pemikiran bahwa ancaman ini berada jauh di luar sana. Padahal, godaan itu menyamar dengan sangat rapi, menawarkan ilusi kebahagiaan sesaat, yang di baliknya tersimpan daya rusak luar biasa terhadap fisik, akal budi, dan masa depan generasi muda.

Ketika zat yang seharusnya menjadi obat kesembuhan disalahgunakan menjadi racun pemusnah potensi, di sanalah kita sadar bahwa kewaspadaan tidak boleh hanya menjadi riak musiman. Ia harus menjadi arus yang mengalir setiap hari.

Lantas, di mana benteng pertahanan terbaik kita? Jawabannya tidak berada di ruang-ruang seminar atau regulasi yang kaku, melainkan di dalam kehangatan sebuah keluarga.

Baca Juga :  Kantah Konawe Kepulauan Gelar Rapat Evaluasi

*Keluarga sebagai Perisai Pertama dan Utama*

Keluarga adalah madrasah pertama, tempat karakter anak manusia ditempa dan dibentuk. Di sinilah ketahanan sejati terhadap pengaruh buruk luar harus ditanamkan. Ketika ketahanan keluarga kokoh, segala bentuk godaan dari luar akan luruh dengan sendirinya.

*Penguatan ketahanan keluarga ini dapat kita wujudkan melalui tiga pilar utama:*

* *Komunikasi yang Memeluk, Bukan Memukul:* Banyak anak mencari pelarian ke luar rumah karena merasa tidak didengar di dalam rumah. Ketahanan keluarga dimulai ketika orang tua mampu membangun ruang dialog yang terbuka, hangat, dan tanpa penghakiman. Jadikan rumah sebagai tempat pertama bagi anak untuk mengadu saat mereka rapuh atau dirundung rasa ingin tahu.

* *Pendidikan Karakter dan Nilai Spiritual:* Menanamkan prinsip hidup yang bersih, sehat, dan bernilai religius sejak dini adalah investasi jangka panjang. Anak yang dibekali dengan moralitas yang kuat akan memiliki ‘alarm alami’ dalam dirinya untuk menolak dengan tegas hal-hal yang merusak kehormatan diri dan nama baik keluarganya.

Baca Juga :  Kerukunan Mieno Tampo Kandari Perkuat Kebersamaan dalam Silaturahmi Akbar

* *Kehadiran yang Berkualitas (Quality Time):* Di tengah kesibukan dunia modern, kehadiran fisik sering kali tidak dibarengi dengan kehadiran jiwa. Meluangkan waktu untuk hadir utuh bagi anak, memahami dinamika pergaulan mereka, dan memberikan apresiasi tulus akan membuat mereka merasa berharga, sehingga tidak perlu mencari pengakuan semu dari zat terlarang.

*Merawat Lentera untuk Masa Depan Bangsa*

Perjuangan menjaga diri dari bahaya narkotika adalah perjuangan seumur hidup. Kita tidak boleh membiarkan masa depan bangsa ini—yang berada di tangan anak-cucu kita—dirampas oleh kelalaian kita sendiri dalam menjaga rumah tangga.

Mari kita bangkit dengan tekad yang bulat. Jangan tunggu sampai badai mengetuk pintu rumah kita baru kita bersiap. Mulailah hari ini, dari meja makan kita, dari ruang keluarga kita, dengan menyalakan lentera kasih sayang, perhatian, dan pengawasan yang tak pernah padam.

Jadikan setiap hari sebagai “Hari Anti Narkotika” di lingkungan kita masing-masing. Pilihlah jalan yang terang—jalan yang menjaga kemurnian jiwa, kesehatan bersama, dan kejayaan masa depan bangsa. Dari rumah yang kokoh, akan lahir bangsa yang tangguh dan tak tergoyahkan.

Berita Terkait

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri
24 Orang Diamankan dalam Penindakan Narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos
Dugaan Penggerebekan di PT. Buana Rizki Oleh Polda Banten
Panglima TNI Bersama Kalemdiklat Polri Pimpin Wisuda 1.944 Taruna TNI-Polri
Menaker: Pemagangan Nasional Perkecil Kesenjangan Kompetensi dan Kebutuhan Industri
Panglima TNI Hadiri Taklimat Presiden, 800 Pati TNI-Polri Satukan Visi
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI
Panglima TNI Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:58 WIB

24 Orang Diamankan dalam Penindakan Narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Dugaan Penggerebekan di PT. Buana Rizki Oleh Polda Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Menaker: Pemagangan Nasional Perkecil Kesenjangan Kompetensi dan Kebutuhan Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Panglima TNI Hadiri Taklimat Presiden, 800 Pati TNI-Polri Satukan Visi

Berita Terbaru

Jakarta

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:49 WIB

Jakarta

Dugaan Penggerebekan di PT. Buana Rizki Oleh Polda Banten

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:13 WIB