Panggilan Moral Untuk Generasi Muda Maluku Digaungkan di SMPN 1 Taniwel – SBB

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SorotNasional.com
M.S Pelu GB

AMBON, Maluku — Pendidikan di bumi Raja-Raja Maluku tidak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik setiap fasilitas modern yang dinikmati generasi hari ini, terbentang jejak panjang keringat, air mata, serta ketulusan perjuangan masa lampau.

Pesan mendalam inilah yang ditegaskan oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, saat melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri peringatan HUT SMP Negeri 1 Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pada Senin (14/9/2026).

Di hadapan para guru, unsur Forkopimda, serta ratusan siswa-siswi, Gubernur Hendrik memaparkan refleksi historis dan filosofis mengenai transformasi pendidikan. Ia menyoroti betapa kontrasnya tantangan masa lalu dengan kemudahan fasilitas yang ada di era modern saat ini.

Dari Keterbatasan Menuju Ketangguhan: Membaca Akar Perjuangan Maluku
Dalam pandangannya yang bernada humanis dan membakar semangat (heroik), Hendrik mengenang bagaimana beratnya perjuangan anak-anak Maluku di masa lalu untuk menuntut ilmu.

Jarak tempuh yang jauh dari kampung halaman membuat banyak pelajar terpaksa menumpang di rumah sanak saudara atau tinggal bersama mama piara (orang tua angkat).

Rutinitas harian pelajar masa itu tidak hanya berkutat di ruang kelas, melainkan diuji melalui beratnya beban domestik: mulai dari mengangkat air minum, mencari kayu bakar untuk memasak, hingga turun ke laut mengail ikan demi menyambung hidup.

Baca Juga :  Sekda Kota Bekasi Berikan Point Penting Di Penghujung Tahun 2024

“Dulu kita anak-anak sekolah di Maluku ini banyak yang asalnya jauh dari tempat kegiatan sekolah, tinggal di rumah saudara, dan banyak juga yang tinggal di mama piara. Selain sekolah, kita bantu angkat air minum, cari kayu untuk memasak, bahkan ikut pergi mengail ikan. Intinya, selain bersekolah, kami dulu banyak juga diisi kegiatan yang menguras tenaga dan juga pikiran,” ungkap Hendrik penuh penghayatan.

Namun, tempaan keras dialektika kehidupan tersebut terbukti melahirkan ketangguhan mental (resilience). Lewat kedisiplinan yang ketat, ketekunan, serta proses belajar yang dilandasi niat sungguh-sungguh, anak-anak Maluku di masa lalu berhasil bertransformasi menjadi pilar-pilar penting bangsa—mulai dari akademisi, rektor, guru, aparatur birokrasi, aparat keamanan, hingga para pengusaha sukses.

Disiplin Ilmiah dan Humanis di Era Modern
Berpijak dari pengalaman masa lalunya, Hendrik turut menggarisbawahi pentingnya menjaga kedisiplinan dalam ekosistem pendidikan kontemporer. Ia mengenang masa-masa ketika hukuman fisik atau pendisiplinan keras turut membentuk karakternya hingga bisa memimpin Maluku saat ini.

Kendati demikian, secara bijaksana ia menegaskan bahwa metode pendisiplinan hari ini wajib beradaptasi dengan koridor hukum dan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Perlindungan Anak.

Baca Juga :  Forum Perangkat Daerah Diskominfostandi Kota Bekasi Bahas Penyusunan Rencana Kerja Tahun 2026

“Marilah patuh kepada bapak-ibu guru. Meskipun sekarang ada Undang-Undang Perlindungan Anak, bapak-ibu guru seng bisa pukul dong lai [tidak bisa memukul lagi], tapi mendisiplinkan dong [mereka] harus,” tegasnya.

Ia mengingatkan kepada para tenaga kependidikan bahwa di era modern, penegakan disiplin harus dilakukan secara humanis, arif, dan bijaksana—tanpa meninggalkan esensi ketegasan moral demi mencetak karakter anak didik yang berintegritas.

Panggilan Moral untuk Generasi Muda Maluku
Menutup rangkaian kunjungan dan momentum perayaan hari jadi sekolah tersebut, Gubernur Hendrik melayangkan seruan moral yang bersifat universal kepada seluruh pelajar, khususnya di SMP Negeri 1 Taniwel dan Provinsi Maluku secara luas. Ia berpesan agar fasilitas pendidikan yang kini jauh lebih maju dan modern dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh generasi muda untuk menggapai masa depan gemilang.

“Maka dari itu, saya mengajak kepada semua pelajar di SMP Negeri 1 Taniwel dan seluruh pelajar di Maluku untuk bersemangat menempuh ilmu pengetahuan agar kelak menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan negara,” pungkas Hendrik, diiringi ucapan selamat ulang tahun untuk almamater kebanggaan masyarakat Taniwel tersebut.

Berita Terkait

406 KPM Desa Labone Terima Bantuan Pangan Nasional
KPK Pastikan Barang Rampasan Kembali ke Masyarakat, 7 Aset Tanah Dihibahkan ke Pemkot Bekasi
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritiman
AP2 Indonesia Dukung Penuh Perjuangan Tokoh Pembangunan Sultra Ir,. Ridwan BAE Untuk Pembangunan Jembatan Buton Muna Berhasil
PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi
Peringati HUT TNI Ke 81, Sinergi TNI-Polri Dan Masyarakat Kota Blitar Gelar Aksi Tanam Pohon Di Bantaran Sungai Karplos
28 Hari Pasca Gempa NTT, TNI Sudah Kirim 1.246,251 Ton Bantuan
Pemkot Bekasi Dan DPRD Tandatangani Perubahan KUA-PPAS
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:58 WIB

406 KPM Desa Labone Terima Bantuan Pangan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 09:52 WIB

Panggilan Moral Untuk Generasi Muda Maluku Digaungkan di SMPN 1 Taniwel – SBB

Senin, 14 September 2026 - 17:45 WIB

KPK Pastikan Barang Rampasan Kembali ke Masyarakat, 7 Aset Tanah Dihibahkan ke Pemkot Bekasi

Senin, 14 September 2026 - 14:43 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritiman

Minggu, 13 September 2026 - 07:14 WIB

PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi

Berita Terbaru

Daerah

406 KPM Desa Labone Terima Bantuan Pangan Nasional

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:58 WIB