AP2 Indonesia Dukung Penuh Perjuangan Tokoh Pembangunan Sultra Ir,. Ridwan BAE Untuk Pembangunan Jembatan Buton Muna Berhasil

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Riski

MUNA, Sultra – Dewan Pembina DPP AP2 Indonesia, La Ode Hasanuddin Kansi (LHK) Mengutarakan Kebanggaannya Pada Wakil Ketua Komisi V DPR RI  Dapil Sultra, Ir Ridwan BAE atas Keberhasilannya Dalam Memperjuangkan Anggaran Pembangunan Buton Muna. Selain Itu, LHK Juga Mendukung Penuh Perjuangan Tokoh Pembangunan Sultra Tersebut.

Kami Bukan Hanya Bangga Dan Mendukung tapi Kami Juga Akan Mengawal Ketat Proses Pembangunan Jembatan Buton Muna Sampai Tuntas. Tegas LHK Saat Di Temui awak Media Di Salah Satu Warkop di Jakarta Timur Pada Minggu, 13 September 2026

LHK Menjelaskan, Pembangunan Jembatan Buton Muna sebagai bentuk komitmen pemerintah memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.

Bahkan, Menteri PU Dody Saat Berkunjung di Pulau Buton Sudah menyebutkan Bahwa pembangunan jembatan Buton-Muna sebagai implementasi dari PU608 yang akan membuka potensi ekonomi yang selama ini belum tergarap optimal, termasuk sektor pariwisata dan perikanan

“Volume perjalanan antarwilayah akan meningkat pesat. Jembatan yang direncanakan sepanjang 2.969 meter ini akan menghubungkan Desa Baruta di Kabupaten Buton Tengah dengan Desa Palabusa di Kota Baubau. Proyek strategis ini diperkirakan selesai dalam waktu empat tahun setelah pembangunan dimulai,” jelas Menteri Dody.

Menteri Dody juga menekankan pentingnya desain jembatan yang memperhitungkan dampak perubahan iklim, khususnya kenaikan permukaan laut.

“Setiap tahun ada kenaikan permukaan laut akibat pencairan es di Kutub. Jembatan ini harus dirancang dengan clearance yang memadai untuk digunakan hingga minimal 50 tahun ke depan,” ujar Menteri Dody.

Selain itu, LHK Juga Menambahkan Bahwa Jembatan Buton-Muna terdiri atas beberapa komponen penting, yakni jalan pendekat Pulau Muna sepanjang 1.278 meter, jembatan pendekat Pulau Muna 186 meter, jembatan utama 765 meter, jembatan pendekat Pulau Buton 525 meter, jalan pendekat Pulau Buton 215 meter, serta dilengkapi jalur khusus motor sepanjang 2 meter.

Baca Juga :  Program 100 Hari Kerja Bupati Buru Canangkan Pertanian Organik

Dengan kehadiran jembatan ini, mobilitas masyarakat dan distribusi barang antar Pulau Muna dan Pulau Buton diharapkan meningkat signifikan. Selain itu, pembangunan jembatan ini juga diproyeksikan akan memperkuat pertumbuhan sektor perdagangan, transportasi, industri kecil menengah, serta pariwisata.

“Kami berharap Jembatan Buton-Muna menjadi penggerak ekonomi kawasan sekaligus simbol kemajuan pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan di Kawasan Timur Indonesia,” pungkas LHK

perjuangan Ir. Ridwan Bae, Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar DAPIL Sultra dalam mempercepat pembangunan Jembatan Penghubung Muna-Buton merupakan Bentuk Komitmen Beliau Dalam Memperjuangkan Kepentingan Masyarakat.

Sebab Proyek ini dianggap sangat strategis bagi kemajuan konektivitas dan perekonomian kawasan timur Indonesia, khususnya Sulawesi Tenggara.

Menurut LHK, Ridwan Bae telah menunjukkan komitmen luar biasa sejak 2014 dalam memperjuangkan proyek jembatan tersebut.
“Selama 11 tahun, beliau konsisten menyuarakan pentingnya pembangunan jembatan ini. Dari menteri yang lama hingga yang baru, beliau tak pernah berhenti mengawal,” ujar LHK.

Perjuangan panjang Ridwan Bae mulai menunjukkan hasil nyata dengan kunjungan langsung Menteri PUPR, Ir. Dody Hanggodo, ke lokasi rencana pembangunan. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek bernilai Rp14 triliun dengan panjang hampir 3 kilometer itu mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Proyek ini akan menghubungkan tujuh daerah di Sultra, Muna, Muna Barat, Buton Tengah, Buton, Kota Baubau, Buton Selatan, dan Buton Utara. Dari sisi ekonomi, jembatan ini diyakini mampu mempercepat distribusi logistik, menurunkan biaya transportasi, dan menarik investasi lebih besar ke wilayah timur Indonesia.

Baca Juga :  Dukung Program Pemerintah Stabilkan Harga Beras, Kodim 1710/Mimika Gencarkan Gerakan Pangan Murah Untuk Warga Mimika

Tak hanya itu, Ridwan Bae juga mendorong rencana pembangunan Jembatan Muna-Kendari untuk menciptakan konektivitas darat menyeluruh di Pulau Sulawesi. Jika terwujud, 73 dari 81 kabupaten/kota di Sulawesi bisa diakses tanpa kapal feri.
“Ini adalah visi besar yang akan mengangkat mobilitas dan kesejahteraan masyarakat Sultra. Kami generasi muda sangat mendukung,” kata LHK

LHK juga mengapresiasi sikap kolaboratif Ridwan Bae yang turut mengakui peran berbagai pihak dalam perjuangan ini.

Selain Itu, LHK juga Mengatakan Bahwa Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Sulawesi Tenggara (Sultra) Sudah Pernah menggelar Dialog Publik dan Rases Wakil Ketua Komisi V DPR RI dengan mengusung tema Efek Domino Pembangunan Jembatan Tona Penghubung Pulau Buton-Muna. Sabtu (12/2/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan di Kedai Raja Alam Markas Besar AP2, dengan menghadirkan Wakil ketua Komisi V DPR-RI, Ir. Ridwan Bae selaku keynote speech.

Narasumber lain juga turut diundang yakni, Gubernur Sultra yang diwakili oleh Dr. Basiran M.Si selaku Asisten I Administrasi Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat Sultra dengan materi “Responden Pemda terhadap Program Pemerintah Pusat”.

Saat Itu, Hadir pula Wali Kota Baubau, (Almarhum) Drs. A.S. Tamrin M.H dan Bupati Buton Tengah (Buteng) yang diwakili oleh Kepala Bappeda Buteng, Syamsudin Pamone, ST. MT., dengan pokok pembahasan secara panel, tentang Asas dan Manfaat Pembangunan Jembatan Tona Penghubung Pulau Buton-Muna.

Berita Terkait

Awak Media Bekasi Raya Bersatu, Aksi Damai 15 Oktober Desak Bupati Evaluasi Kadis LH
Terkai ‎Dugaan Pengusiran Wartawan, Ucap Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi: Kepala Daerah Harus Mengevaluasi Kembali Pejabatnya
Kasus Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi, 10 Orang Ditangkap Polisi
PWI Bekasi Raya Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan oleh Kepala DLH
Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi
HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara, Dipererat Kebersamaan TNI dan Kepolisian
Peringati HUT ke-81 TNI, Korem 143/HO Gelar Makan Gratis Bersama Masyrakat dan Libatkan UMKM
Upacara HUT TNI ke-81 di Yahukimo Berjalan Khidmat di Lapangan Abyu
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Awak Media Bekasi Raya Bersatu, Aksi Damai 15 Oktober Desak Bupati Evaluasi Kadis LH

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Terkai ‎Dugaan Pengusiran Wartawan, Ucap Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi: Kepala Daerah Harus Mengevaluasi Kembali Pejabatnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Kasus Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi, 10 Orang Ditangkap Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:01 WIB

HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara, Dipererat Kebersamaan TNI dan Kepolisian

Berita Terbaru