Sorot Nasional.com
Riski
MUNA BARAT, SULTRA – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Muna Barat berlangsung semarak dengan pameran UMKM dari seluruh kecamatan. Pameran ini menjadi sorotan setelah Anggota DPD RI, Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, S.E., M.B.A., hadir langsung meninjau stand dan mengapresiasi karya pelaku usaha lokal.
Didampingi Ketua Dekranasda Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin, S.H., Rabia menyapa para pelaku UMKM satu per satu. Ia meninjau beragam produk unggulan daerah, mulai dari kerajinan tangan, kain tenun khas Muna Barat, olahan pangan, hingga produk kreatif yang merepresentasikan identitas budaya.
“Produk-produk UMKM Muna Barat sangat kreatif. Ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan yang dilakukan Ketua Dekranasda berjalan dengan baik,” tegas Rabia dalam wawancara melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.
Ia menilai kualitas produk binaan Dekranasda Muna Barat terus meningkat. Saat ini, menurutnya, produk tersebut sudah layak bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga di tingkat nasional hingga internasional.
Meski demikian, Rabia mengingatkan bahwa kualitas saja belum cukup. Para pelaku UMKM perlu terus berinovasi, khususnya pada desain kemasan agar sesuai dengan standar toko modern dan marketplace.
“Kemasan yang baik akan membuka pintu pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Komitmen itu segera ditindaklanjuti. Rabia menyatakan kesiapannya untuk mempromosikan tenun khas Muna Barat. Ia meyakini tenun Mubar memiliki potensi besar dan dengan upaya promosi yang tepat, dapat dikenal hingga ke pasar internasional.
Perhatian Rabia terhadap penguatan ekonomi daerah bukan kali ini saja. Sebelumnya, bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, ia juga mengusulkan dan mengawal revitalisasi Pasar Laino dan Pasar Tongkuno ke pemerintah pusat. Upaya ini bertujuan memperkuat rantai distribusi produk UMKM.
Memasuki usia ke-12, Muna Barat menegaskan arah pembangunannya berbasis ekonomi kerakyatan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan dukungan wakil rakyat di pusat diharapkan mampu mendorong UMKM Mubar naik kelas dan menjadi kebanggaan Sulawesi Tenggara di pasar nasional maupun global.






