LSM Forkorindo Bekasi raya Kecewa, Minta BPN Jangan Korbankan Akurasi Demi Kejar Target

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Reporter

Kota Bekasi – Janji kepastian hukum lewat PTSL 2026 justru memicu kegelisahan di kalangan Kantor Pertanahan (Kantah) BPN Kota Bekasi dikarenakan mendadak mengubah rencana awal: dari 10 kelurahan jadi 14 kelurahan, dan mencoret Kelurahan Jatirangga diganti dengan Kelurahan Jatisari.

Keputusan itu langsung di tanggapi Ketua LSM Forkorindo Bekasi raya, Herman Sugaianto Mereka menilai ada masalah besar dalam perencanaan data pertanahan.

Herman menegaskan dukungannya dengan sangat cepat terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo yang besar, Akan tetapi ia mengingatkan satu hal krusial.

Baca Juga :  Panglima TNI Hadiri Raker Bersama Komisi I DPR RI Bahas Dinamika Geopolitik dan Misi Perdamaian Dunia

“Kami mendukung penuh percepatan PTSL demi kepastian hukum warga Kota Bekasi. Namun, sebagai pengawal Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, yang telah di canangkan khususnya terkait kepastian hukum, reformasi agraria, dan pemberantasan pungli, saya mengingatkan percepatan Program PTSL tidak boleh mengorbankan akurasi,” ujar Herman selaku Ketua Forkorindo Bekasi Raya.

Oleh karenanya ini dampaknya nyata, Warga Jatirangga yang sudah mengurus pra-pemberkasan di RT/RW kini terkatung-katung. Forkorindo Bekasi Raya khawatir ini jadi bibit kekecewaan dan gejolak sosial.

Sebab itu, Herman  mendesak BPN punya roadmap yang  jelas sebelum diumumkan  ke publik. Herman  juga menyentil soal transparansi. BPN dinilai menutup-nutupi jumlah sertifikat yang sudah tercetak dan diserahkan.

Baca Juga :  Dukung Program 3 Juta Rumah dan Sekolah Rakyat, Menteri Nusron Pesan agar Pembangunan Tidak Dilakukan di Atas Lahan Sawah

“Padahal keterbukaan informasi itu bagian dari reformasi birokrasi,” ujarnya.

Sayangnya, hingga berita ini naik, BPN Kota Bekasi bungkam. Konfirmasi ke Kasubag Tata Usaha, Ibu Lenny via WhatsApp, juga belum dijawab.

Herman  berharap, PTSL jangan cuma kejar kuota. Buka data, jaga akurasi, agar program nasional ini benar-benar menyejukkan, bukan malah meresahkan warga Kota Bekasi.

Berita Terkait

Hobi Provokasi Adat di Medsos: Rabiali Dapat Kritik dan Sanggahan Keras
Simak!!: Ucapan Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi, Terhadap Kapolres Metro Bekasi Kota
Memasuki Hari Ke-20, Latihan Kadertih Pencak Silat Militer Korem 143/HO Semakin Intensif
Tembus Medan Ekstrem, Koops TNI Habema Berhasil Salurkan 2 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Distrik
Camat Kabawo Resmi Buka Kegiatan Memperingati HUT RI ke-81 Tingkat Kecamatan Kabawo
Mitra SPPG Muna Napabalano Bungkam Soal Suplayer, Dugaan Monopoli Bahan Pokok Menguat
Proyek strategis Nasional, KOPDES MERAH PUTIH Gusur Lahan Masjid, Warga Desa Matalagi Buka Suara
Apel Siaga Kamtibmas, Polres Metro Bekasi Kota Perkuat Pengamanan Akhir Pekan dan Dukung Kelancaran Agenda Nasional
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Hobi Provokasi Adat di Medsos: Rabiali Dapat Kritik dan Sanggahan Keras

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:58 WIB

LSM Forkorindo Bekasi raya Kecewa, Minta BPN Jangan Korbankan Akurasi Demi Kejar Target

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Simak!!: Ucapan Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi, Terhadap Kapolres Metro Bekasi Kota

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Tembus Medan Ekstrem, Koops TNI Habema Berhasil Salurkan 2 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Distrik

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Camat Kabawo Resmi Buka Kegiatan Memperingati HUT RI ke-81 Tingkat Kecamatan Kabawo

Berita Terbaru