Perubahan Lokasi PTSL 2026 Picu Gejolak, GPN 08 Desak BPN Bekasi Buat Roadmap Presisi

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Reporter

Kota Bekasi, Jabar – Kantor Pertanahan (Kantah) BPN Kota Bekasi melakukan penyesuaian lokasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2026. Dari yang semula 10 kelurahan menjadi 14 kelurahan, serta mengganti Kelurahan Jatirangga dengan Jatisari. Kebijakan ini mendapat sorotan dari Ormas Gerakan Persatuan Nasional (GPN) 08 Kota Bekasi.

Ketua GPN 08 Kota Bekasi, Ain Syam, menilai perubahan tersebut mengindikasikan adanya celah dalam perencanaan awal data pertanahan. Ia menyampaikan hal itu pada Kamis, 30 Juli 2026 di Kota Bekasi.

“Kami mendukung penuh percepatan PTSL demi kepastian hukum warga Kota Bekasi. Namun, sebagai pengawal Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya terkait kepastian hukum, reformasi agraria, dan pemberantasan pungli, kami mengingatkan percepatan tidak boleh mengorbankan akurasi,” tegas Ain Syam.

Baca Juga :  Kodim 1501/Ternate Lakukan Persiapan Penutupan TMMD Ke-124

Menurutnya, penggantian wilayah secara mendadak berpotensi merugikan warga Kelurahan Jatirangga yang telah mengurus pra-pemberkasan di tingkat RT/RW. Perubahan lokasi juga dikhawatirkan menimbulkan kekecewaan dan gejolak sosial di masyarakat.

GPN 08 mendesak BPN Kota Bekasi untuk memiliki roadmap yang matang sebelum menurunkan atau mempublikasikan data ke masyarakat. Selain itu, Ain Syam menyoroti sikap BPN yang dinilai kurang transparan karena enggan membeberkan jumlah sertipikat yang sudah tercetak dan diserahkan kepada warga. Padahal keterbukaan informasi merupakan bagian dari semangat reformasi birokrasi.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bekasi Serahkan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantah BPN Kota Bekasi belum memberikan klarifikasi resmi. Upaya konfirmasi media sorotnasional.com kepada Kasubag Tata Usaha BPN Kota Bekasi, Ibu Lenny, melalui pesan WhatsApp juga belum mendapat jawaban.

GPN 08 berharap BPN segera membuka data secara terbuka dan mengedepankan akurasi agar program strategis nasional PTSL benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Bekasi tanpa menimbulkan keresahan baru.

Berita Terkait

Tri Katakan Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja
Walikota Bekasi Optimis Kampung KB Kenanga RW 08 Binjay Bawa Harum Nama Kota Bekasi
Rehab Jembatan TMMD Ke-129 Capai 55 Persen, Satgas TMMD Percepat Konektivitas dan Akses Masyarakat Kampung Sesor
Wali Kota Bekasi Apresiasi Gerakan 1.000 Lubang Biopori di Perumahan Taman Persada Raya
Rehab Jembatan Capai 50 persen, Satgas TMMD ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Percepat Akses, tingkatkan kesejahteraan Warga
Liangkabori, Napabale, Wakila Bikin Turis Jepang Terpukau di Muna
Warga Kampung Jimbi Sambut Gembira Rampungnya Pembangunan Jembatan Beton
Sentuhan Kemanusiaan TMMD Ke-129, Satgas Kodim 1807/Sorong Selatan Gelar Pengobatan Gratis
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:41 WIB

Perubahan Lokasi PTSL 2026 Picu Gejolak, GPN 08 Desak BPN Bekasi Buat Roadmap Presisi

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:27 WIB

Tri Katakan Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:06 WIB

Rehab Jembatan TMMD Ke-129 Capai 55 Persen, Satgas TMMD Percepat Konektivitas dan Akses Masyarakat Kampung Sesor

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:14 WIB

Wali Kota Bekasi Apresiasi Gerakan 1.000 Lubang Biopori di Perumahan Taman Persada Raya

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:33 WIB

Rehab Jembatan Capai 50 persen, Satgas TMMD ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Percepat Akses, tingkatkan kesejahteraan Warga

Berita Terbaru

Jakarta

Wakil Panglima TNI Tutup Dikreg LV Sesko TNI TA. 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 20:58 WIB

Daerah

Tri Katakan Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Kamis, 30 Jul 2026 - 06:27 WIB