Kemhan RI Perkuat Kesadaran Bela Negara di Lombok Tengah, Dukung Gagasan Pembentukan Kampung Bela Negara

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Reporter

Lombok Tengah, NTB – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia terus memperkuat pembinaan kesadaran bela negara sebagai bagian dari upaya membangun karakter bangsa di tengah tantangan globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang digelar di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, memperkokoh persatuan, serta mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional (Kapusbelneg Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, mengatakan pembinaan kesadaran bela negara harus terus diperkuat sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk derasnya arus informasi digital, disinformasi, dan pengaruh globalisasi.

Menurutnya, perkembangan teknologi membawa banyak manfaat bagi masyarakat, namun di sisi lain juga berpotensi mengikis nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta semangat kebangsaan apabila tidak diimbangi dengan penguatan karakter.

“Karena itu, nilai-nilai cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta kerelaan berkorban demi bangsa dan negara harus terus ditanamkan, khususnya kepada generasi muda sebagai pilar utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Parluhutan.

Baca Juga :  Senyum Baru Untuk Anak-Anak Papua

Ia menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045.

“Sumber daya manusia menjadi kunci terwujudnya Indonesia Emas 2045. Karena itu, nilai-nilai bela negara harus terus diwariskan kepada generasi muda,” tegasnya.

Parluhutan menjelaskan, sasaran program sosialisasi tidak hanya menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa, tetapi juga melibatkan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda yang dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan sekaligus mewariskan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung juga menyampaikan apresiasi atas usulan Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengenai pembentukan Kampung Bela Negara di wilayahnya.

Menurutnya, gagasan tersebut merupakan inovasi yang positif dalam memperkuat implementasi nilai-nilai bela negara hingga ke tingkat masyarakat.

“Kami menyambut baik gagasan pembentukan Kampung Bela Negara. Selanjutnya akan dilakukan koordinasi lebih lanjut bersama Kementerian Pertahanan terkait konsep dan bentuk pelaksanaannya. Ini merupakan ide yang sangat baik dari Bupati Lombok Tengah,” katanya.

Baca Juga :  WFH ASN Kota Bekasi Pindah ke Jumat, Pemkot Pastikan Layanan Tetap Maksimal

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan RI yang telah memilih Kabupaten Lombok Tengah sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi dan diseminasi pembinaan kesadaran bela negara.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan gotong royong masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah maupun pembangunan nasional.

Terkait usulan pembentukan Kampung Bela Negara, Pathul menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah siap berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan untuk merumuskan konsep yang tepat agar program tersebut dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Nanti akan kita rumuskan bersama agar formatnya tepat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Pathul.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kemhan RI berharap semangat bela negara semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat sebagai tanggung jawab bersama seluruh warga negara.

Penguatan karakter, nasionalisme, dan cinta tanah air dinilai menjadi modal penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus mewujudkan Indonesia yang maju, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

 

Berita Terkait

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah
Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
TNI–ADF Padukan Kekuatan Laut dan Udara dalam Demo Pendaratan Amfibi Keris Woomera 2026
Sangat Kecewa, Koordinator Aksi Damai Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya, Tegaskan: Copot Kadis LH Dalam 7 Hari Kedepan Atau Aksi Damai Jilid II
FPMM Usulkan Pendirian Sekolah Taruna di Indonesia Timur: Meratakan Harapan, Memperkuat Persatuan
Wakil Walikota Bekasi Buka Kompetisi Sains, Seni, Dan Olahraga Siswa
ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:33 WIB

TNI–ADF Padukan Kekuatan Laut dan Udara dalam Demo Pendaratan Amfibi Keris Woomera 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Sangat Kecewa, Koordinator Aksi Damai Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya, Tegaskan: Copot Kadis LH Dalam 7 Hari Kedepan Atau Aksi Damai Jilid II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:53 WIB

FPMM Usulkan Pendirian Sekolah Taruna di Indonesia Timur: Meratakan Harapan, Memperkuat Persatuan

Berita Terbaru