Sangia Tilano Lia Metanduno gelar adat Fadli Zon

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Riski

MUNA, Sultra – Pembukaan Festival Liangkabori 2026 di Desa Liangkabori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna menjadi saksi momen sakral penganugerahan gelar adat kehormatan kepada pejabat negara.

Lembaga Adat Muna secara resmi menganugerahkan gelar adat kehormatan “Sangia Tilano Lia Metanduno”kepada Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon.

Prosesi sakral di kawasan situs karst purba ini disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara bersama jajaran Forkopimda dan tokoh adat setempat.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Majelis Adat Kerajaan Nusantara (DPD MAKN) Kabupaten Muna, Yang Mulia (YM) La Ode Riago, S.H., Sangia Kobenteno mengungkapkan Pemberian gelar adat tersebut merupakan bentuk penghormatan tertinggi sekaligus simbol keterikatan spiritual, sejarah, dan kultural yang kuat antara masyarakat adat Muna dengan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Raja Petuanan Lilialy: Amanah Adat dan Visi Pendidikan untuk Kemaslahatan Bangsa

Nama gelar itu diambil dari situs prasejarah Gua Metanduno di Pulau Muna, lokasi ditemukannya lukisan gua purba yang kini menjadi perhatian dunia arkeologi.

Dalam penyampaiannya, YM. La Ode Riago, S.H., Sangia Kobenteno, menegaskan pentingnya menjaga warisan leluhur.

“Kebudayaan adalah identitas masyarakat Muna, terlebih lagi dengan ditetapkan lukisan cap tangan 67.800 tahun lalu di Lia Metanduno merupakan suatu kebanggan bahwa leluhur Muna merupakan pencipta kebudayaan dengan ide dan pikiran yang luar biasa” ungkapnya di sela-sela kegiatan.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Hadiri Job Fair 2026, Disnaker Sediakan 3.500 Lowongan dari 50 Perusahaan

Ia berharap penganugerahan gelar kehormatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menjaga, merawat, dan melestarikan situs-situs sejarah serta kekayaan budaya Nusantara di tanah Muna agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut hangat penghargaan tersebut. Dalam kunjungan kerjanya, ia menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan untuk mendorong pelestarian cagar budaya dan pengembangan museum daerah sebagai etalase peradaban bangsa yang berkelanjutan.

Acara pembukaan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh ratusan masyarakat yang memadati area kawasan situs Liangkabori.

 

Berita Terkait

Warga Masyarakat Keluhkan Rumitnya Pengurus ROYA di BPN Kota Bekasi
Semarak PNBK Jilid III Berbuah Kepedulian, Setengah Miliar Terkumpul untuk NTT
UHO Kenalkan Teknologi Aerasi-Filtrasi, Desa Moramo Didorong Mandiri Kelola Air Bersih
Babinsa Joyotakan Pelopori Kerja Bakti Bersama Warga Masyarakat
Satgas Irigasi Lanud Sjamsudin Noor Terus Perkuat Upaya Padamkan Karhutla Kalsel Optimalkan Air Hingga Dinginkan Lahan Gambut
Pemadaman dan Pembasahan Lahan Gambut Diperkuat, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Berjibaku di Tengah Asap Tekan Dampak Karhutla
Swadaya ASN, Pemerintah Kecamatan Kabawo Rehabilitasi Plafon Tribun Lapangan Sepakbola Sahara Kabawo
Ground Breaking PSEL, Wali Kota Bekasi: Bantargebang Akan Jadi Kawasan Inovasi Lingkungan
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Warga Masyarakat Keluhkan Rumitnya Pengurus ROYA di BPN Kota Bekasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Semarak PNBK Jilid III Berbuah Kepedulian, Setengah Miliar Terkumpul untuk NTT

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:49 WIB

UHO Kenalkan Teknologi Aerasi-Filtrasi, Desa Moramo Didorong Mandiri Kelola Air Bersih

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Babinsa Joyotakan Pelopori Kerja Bakti Bersama Warga Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Satgas Irigasi Lanud Sjamsudin Noor Terus Perkuat Upaya Padamkan Karhutla Kalsel Optimalkan Air Hingga Dinginkan Lahan Gambut

Berita Terbaru