Wakil Walikota Bekasi Jenguk Korban Kecelakaan Cut Mutia, di Pastikan korban mendapatkan perawatan dan santunan

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SorotNasional.com
Asmor

Kota Bekasi, Jabar – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengunjungi RSUD CAM pada Senin (29/6/2026) untuk memastikan kondisi para korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di lampu merah Jalan Cut Mutia, tepat di seberang Universitas Muhammadiyah Indonesia (UNISMA). Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bekasi terhadap para korban yang masih menjalani perawatan.

Insiden yang melibatkan sebuah truk besar itu mengakibatkan tujuh orang menjadi korban. Berdasarkan data sementara, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban yang meninggal diketahui merupakan seorang pengemudi ojek online yang berada di sekitar persimpangan saat kecelakaan terjadi.

Sementara itu, enam korban lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda. Satu orang mengalami luka berat dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bekasi.

“Pemerintah Kota Bekasi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya salah satu warga yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) akibat kecelakaan tersebut.” Ujar Wakil Wali Kota Bekasi

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bekasi Sigap Terkait Pemberitaan Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak

Selanjutnya, sekitar tiga korban dilaporkan mengalami luka ringan dan masih mendapatkan penanganan medis. Adapun dua korban lainnya telah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya dinyatakan membaik oleh tim medis.

Berdasarkan informasi sementara yang diterima dari pihak berwenang, kecelakaan diduga disebabkan oleh rem blong pada truk yang melintas di Jalan Cut Mutia. Akibatnya, pengemudi kehilangan kendali sehingga kendaraan menabrak sejumlah sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Aparat kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat, mengumpulkan keterangan para saksi, serta menganalisis sejumlah bukti di lokasi kejadian untuk memastikan kronologi insiden secara menyeluruh.

Baca Juga :  Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Harris Bobihoe juga memastikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan memberikan dukungan penuh kepada seluruh korban. Pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses pengobatan dapat berlangsung tanpa membebani korban maupun keluarganya.

“Seluruh biaya pengobatan dan perawatan para korban akan ditanggung oleh pemerintah melalui koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja.” Ujarnya

Pemerintah berharap seluruh korban yang masih menjalani perawatan dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala. Di sisi lain, evaluasi terhadap aspek keselamatan kendaraan angkutan berat diharapkan menjadi perhatian bersama agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kelayakan kendaraan secara berkala, khususnya bagi angkutan berat yang beroperasi di jalan raya. Dengan demikian, keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin, sekaligus meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan yang merenggut korban jiwa.

Berita Terkait

PWI Bekasi Raya: Audiensi Bersama Asda I Terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)
Moratorium Menara Telekomunikasi di Bekasi, Distaru Inventarisasi 670 Titik
Penataan Parkir Pemkot Bekasi Dipersoalkan, Forkorindo: Tanpa Payung Hukum dan Rugikan ASN
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah
Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
TNI–ADF Padukan Kekuatan Laut dan Udara dalam Demo Pendaratan Amfibi Keris Woomera 2026
Sangat Kecewa, Koordinator Aksi Damai Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya, Tegaskan: Copot Kadis LH Dalam 7 Hari Kedepan Atau Aksi Damai Jilid II
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:16 WIB

PWI Bekasi Raya: Audiensi Bersama Asda I Terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Moratorium Menara Telekomunikasi di Bekasi, Distaru Inventarisasi 670 Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Penataan Parkir Pemkot Bekasi Dipersoalkan, Forkorindo: Tanpa Payung Hukum dan Rugikan ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti

Berita Terbaru