Sorot Nasional.com
Riski
Muna, Sultra – Suasana kekeluargaan dan semangat adat Muna kembali menguat di Bumi Anoa. Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna Kerukunan Keluarga masyarakat Muna Sultra KKMM Sultra La Ode Riago, SH secara resmi mengajak seluruh lapisan masyarakat Muna, baik yang lahir di tanah kota kendari maupun perantau, untuk hadir dalam Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga masyarakat Muna yang akan digelar di Kota Kendari.
Ajakan tersebut bukan sekadar undangan seremonial Bagi warga Muna, silaturahmi adalah napas Adat pomoa-moasigho dan poangka-angkatau yang menjunjung tinggi saling menghormati dan saling mengasihi, menjadi ruh utama yang ingin dihidupkan kembali melalui forum akbar ini.
Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna KKMM Sultra menyadari, seiring waktu dan jarak, ikatan kekeluargaan bisa menipis. Banyak generasi muda Muna di Kendari yang tumbuh jauh dari kampung, kurang fasih berbahasa Muna, dan minim mengenal falsafah Wuna.
“Silaturahmi Akbar ini kita niatkan sebagai rumah bersama. Tempat melepas rindu, mengikat kembali persaudaraan, dan memastikan nilai-nilai luhur Muna tidak hilang ditelan zaman,” ujar Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna KKMM Sultra
Menurutnya, di tengah derasnya arus modernisasi, forum seperti ini penting untuk menjaga identitas. Ketika orang Muna bertemu, berbicara dalam bahasa daerah, dan duduk bersama dalam satu perkumpulan/komunitas, maka disitulah kekuatan budaya Muna kembali menyala.
Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna KKMM Sultra menegaskan, undangan ini terbuka untuk seluruh Masyarakat Muna tanpa sekat.
“Bawa keluarga, ajak anak-cucu. Perkenalkan mereka pada saudara dan adatnya. Karena identitas itu warisan paling berharga yang tidak bisa dibeli,” pesannya.
Kota Kendari yang menjadi titik temu, diharapkan menjadi simbol baru: bahwa dimanapun orang Muna berada, jiwanya tetap satu. Muna tetap Muna, kuat karena adatnya, besar karena persatuannya.






