Menjemput Takdir Birokrasi: Pesan Sang Pemimpin di Balik Seleksi Sekkot Ambon

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SorotNasional.com
M.S Pelu GB

AMBON – Di tengah hiruk-pikuk diskursus publik mengenai siapa yang akan mengisi kursi Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, sebuah pesan jernih mengalir dari Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena. Di sela-sela pelantikan pengurus KONI di Swiss-Belhotel, suasana yang semula formal berubah menjadi momen refleksi mendalam tentang masa depan birokrasi kota bertajuk Manise ini, pada Sabtu (18/4/2026).

Bagi Bodewin, proses seleksi ini bukan sekadar urusan administratif atau prosedur di atas kertas. Ini adalah ikhtiar suci untuk menemukan “tulang punggung” pemerintahan yang akan menopang seluruh napas pelayanan publik.

Bukan Panggung Politik, Melainkan Pengabdian Karier
Dengan nada bicara yang tenang namun berwibawa, Bodewin mengingatkan bahwa jabatan Sekkot adalah puncak pengabdian seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menegaskan bahwa ruang ini bukanlah ajang kontestasi politik yang mengandalkan riuh rendah dukungan massa.

“Dukungan adalah hak demokrasi, namun jangan sampai ia menjadi racun yang menjatuhkan martabat kandidat lain. Mereka yang bertarung adalah putra-putra terbaik yang memiliki rekam jejak. Mari kita jaga kehormatan mereka,” ungkapnya penuh empati.

Baca Juga :  Rakornispen TNI 2025: Penerangan TNI Siap Wujudkan Informasi Prima Dukung Program Asta Cita

Ia mengajak seluruh kandidat untuk senantiasa menampakkan sisi terbaik mereka. Baginya, proses yang objektif melalui tangan profesional Pansel dan asesor akan melahirkan “produk” kepemimpinan yang is the best—sebuah standar kualitas tanpa kompromi demi kemajuan daerah.

Suara Rakyat: Asa pada Era Keemasan Ambon
Di balik ketegasan prosedur, denyut harapan masyarakat mulai terasa menguat. Meski enggan identitasnya dipublikasikan, beberapa tokoh masyarakat menyuarakan optimisme yang mendalam terhadap kepemimpinan Bodewin Wattimena.

Mereka menilai, prestasi “Pak Win” dalam menata birokrasi selama ini telah meletakkan fondasi yang sangat kuat. Prediksi pun bermunculan bahwa di bawah nakhodanya, Kota Ambon sedang bersiap melakukan lompatan kuantum menuju peningkatan kesejahteraan yang pesat.

Keberaniannya menjaga integritas seleksi Sekkot dipandang sebagai bukti nyata bahwa ia tidak sedang membangun kekuatan politik, melainkan sedang membangun peradaban birokrasi yang bersih.

Baca Juga :  Deklarasi Dukungan Warga Madura Kota Bekasi Untuk Heri - Solihin Periode 2024 - 2029

Ambon: Barometer Maluku, Sampel Indonesia
Visi besar Bodewin melampaui batas geografis kota. Ia memimpikan Ambon bukan hanya sebagai pusat pemerintahan, melainkan sebagai barometer kemajuan di Maluku dan sampel kota terbaik di Indonesia. Sebuah cita-cita heroik yang menuntut transformasi total dari seluruh elemen pemerintahan.

Pesan penutupnya menggetarkan sanubari, sebuah kalimat yang merangkul setiap perbedaan dan menyatukan tekad untuk membangun tanah kelahiran.

“Kita semua sedang bertransformasi ke arah yang lebih baik. Mari kita teguh memegang slogan: Beta par Ambon, Ambon par samua,” pungkasnya dengan penuh semangat.

Melalui komitmen yang transparan dan objektif ini, masyarakat menanti lahirnya sosok pemimpin birokrasi yang kapabel dan jujur—seorang Sekkot yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas untuk membawa Ambon menuju pelayanan publik yang paripurna.

Berita Terkait

Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor
Wakil Wali Kota Bekasi Dampingi Menko Pangan Sosialisasikan Program MBG dan Tinjau Pasar Murah
Wakil Wali Kota Bekasi Resmikan Layanan Kedokteran Nuklir, Dorong Akses Diagnostik Kanker Lebih Modern
Pemeriksaan Keimigrasian Terhadap 78 WNA Diduga Langgar Izin Tinggal Bekerja Tanpa Visa/Izin Tinggal Sesuai
Ironis, Permintaan Sekretariat Bersama ASN PPPK Sebagai Bagian Dukungan _Sharing_ Wajib Daerah, Aduan Melalui Ketua DPRD Kab. Muna Terkesan “Dingin”
Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat
Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

Menjemput Takdir Birokrasi: Pesan Sang Pemimpin di Balik Seleksi Sekkot Ambon

Jumat, 17 April 2026 - 13:05 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

Kamis, 16 April 2026 - 16:12 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Dampingi Menko Pangan Sosialisasikan Program MBG dan Tinjau Pasar Murah

Kamis, 16 April 2026 - 15:39 WIB

Pemeriksaan Keimigrasian Terhadap 78 WNA Diduga Langgar Izin Tinggal Bekerja Tanpa Visa/Izin Tinggal Sesuai

Rabu, 15 April 2026 - 16:52 WIB

Ironis, Permintaan Sekretariat Bersama ASN PPPK Sebagai Bagian Dukungan _Sharing_ Wajib Daerah, Aduan Melalui Ketua DPRD Kab. Muna Terkesan “Dingin”

Berita Terbaru

Jakarta

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:51 WIB