Oase Kemanusiaan di Tengah Ibu Kota: Mengenal Rumah Singgah Peduli Jakarta Selatan yang Dekat dan Bersahabat

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SorotNasional.com
M.S Pelu GB

JAKARTA – Di balik keriuhan dan beton-beton tinggi Jakarta Selatan, terdapat sebuah sudut yang menawarkan kehangatan bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit. Rumah Singgah Peduli Cabang Jakarta Selatan hadir bukan sekadar tempat berteduh, melainkan oase kemanusiaan yang memegang teguh filosofi: “We Care, We Do, We Share”.

Terletak hanya sekitar 100 meter dari Rumah Sakit Fatmawati, rumah singgah ini menjadi tumpuan harapan bagi pasien luar daerah yang harus menjalani pengobatan jangka panjang namun terkendala biaya akomodasi di ibu kota.

Implementasi Nyata “We Care, We Do, We Share”
Ibu Nani, selaku pengurus dan koordinator wilayah Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa kehadiran rumah singgah ini bertujuan meringankan beban psikis dan finansial pasien.

“Kami hadir untuk saudara-saudara dari berbagai penjuru Indonesia. Jika harus berobat ke RS Fatmawati dan membutuhkan tempat tinggal sementara selama masih ada kamar kosong, kami persilakan,” ujar Ibu Nani dengan ramah.

Fasilitas ini diprioritaskan bagi pasien penyakit tidak menular yang memerlukan perawatan lama, seperti Kanker dan Jantung.

Baca Juga :  Peringatan Isra Mi’raj 1446 H. Pj Wali Kota Bekai Terus Tingkatkan Ketaqwaan dan Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW

Gotong Royong Lewat Iuran Terjangkau
Untuk menjaga keberlangsungan operasional secara mandiri, pihak pengelola menerapkan iuran administrasi yang sangat terjangkau bagi pasien, yaitu Rp 35.000,- per hari. Dana tersebut dikelola secara transparan untuk kepentingan pasien sendiri:

Rp 15.000,- untuk biaya makan peserta menginap.

Rp 20.000,- untuk uang kas bersama (listrik, air, gas, dan operasional lainnya).

Kesaksian Para Pejuang Sembuh
Kehangatan di rumah ini dirasakan langsung oleh para penghuninya. Ibu Panggabean, pasien rujukan dari Sumatera Utara, mengaku merasa dikuatkan oleh lingkungan sekitar.
“Saya sudah hampir sebulan di sini. Meski sakit, saya bahagia bertemu teman-teman dari daerah lain. Kami tidak meratapi penyakit, tapi saling berbagi semangat,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Bapak Arman dari Sulawesi Tengah yang mendampingi istrinya, merasa sangat terbantu oleh keramahtamahan pengelola. Sementara Ibu A’as, warga Cariu, Bogor Timur, merasa bersyukur karena kini tidak perlu bolak-balik menempuh perjalanan jauh demi menjalani kemoterapi setiap hari.

Baca Juga :  Liburan Akhir Tahun, Transera Waterpark Diserbu Lebih Dari 2.000 Pengunjung Per Hari

Jaringan Luas di Seluruh Indonesia
Rumah Singgah Peduli tidak hanya hadir di Jakarta Selatan. Ibu Nani memaparkan bahwa jaringan mereka telah tersebar di berbagai titik strategis di Indonesia untuk membantu akses kesehatan masyarakat:

Lokasi Cabang Alamat Ringkas
Jakarta Selatan Jl. RS Fatmawati Gg. Komsay No. 35, Pondok Labu (Dekat RS Fatmawati) 088973252405/Ibu Nani.
Jakarta Barat Jl. Aren No. 9, Jati Pulo, Palmerah
Jakarta Pusat Jl. Baladewa No. 10, Tanah Tinggi, Johar Baru
Bandung Jl. Ayudia No. 01, Arjuna, Cicendo
Semarang Jl. Pamularsi, Gg. Karang Sawo No. 17, Bongsari
Surabaya Jl. Jolotundo Baru No. 08, Pacar Keling
Bali Jl. Diponegoro, Gg. Pertani No. 8C, Denpasar
Lampung Jl. Teuku Umar No. 47, Gg. Buntu, Kedaton
Palembang Jl. Macan Kumbang II, Demang Lebar Daun
Medan Jl. Bunga Ncole Raya, Komplek De Gardenia Blok A No. 3.

Rumah Singgah Peduli: Meringankan Beban, Menanam Harapan.
www.rumahpeduli.org

Berita Terkait

Hadiri Undangan BSKDN Wakil Walikota Bekasi: Perkuat Sinergi Pusat Dan Daerah Dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat
Pernyataan Sikap Lembaga Kajian Sosial dan Budaya: Menegakkan Daulat Di Tanah Leluhur
Evaluasi Semester II, Sekjen ATR/BPN Targetkan Capaian Kinerja 98% untuk Tahun 2026
Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Reforma Agraria dan Optimalisasi Peran Bank Tanah
Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM
Kementerian ATR/BPN Gandeng Al Jam’iyatul Washliyah Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Aset Organisasi Keagamaan
Menantang Racun Pikiran KKN: Ketika Harta Dipamerkan, Akal Sehat Dikuburkan, dan Kehormatan Dihancurkan
Gajah Mati Meninggalkan Gading:Jejak Kita, Cermin Bangsa dan Warisan Keturunan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:49 WIB

Hadiri Undangan BSKDN Wakil Walikota Bekasi: Perkuat Sinergi Pusat Dan Daerah Dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:15 WIB

Pernyataan Sikap Lembaga Kajian Sosial dan Budaya: Menegakkan Daulat Di Tanah Leluhur

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:52 WIB

Evaluasi Semester II, Sekjen ATR/BPN Targetkan Capaian Kinerja 98% untuk Tahun 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:48 WIB

Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Reforma Agraria dan Optimalisasi Peran Bank Tanah

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:38 WIB

Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

Berita Terbaru