sorotnasional.com
M.S Pelu GB
Ambon, Maluku – Sebuah momentum bersejarah baru saja terukir di tanah Ambon Manise. Di bawah kepemimpinan yang bertenaga, Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Institut Leimena.
Bukan sekadar seremonial, langkah ini adalah pernyataan perang terhadap ketertinggalan dan proklamasi semangat pembangunan yang menyentuh akar rumput.
Sinergi strategis ini membidik sektor-sektor krusial: mulai dari penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), kajian kebijakan publik yang presisi, hingga pemberdayaan ekonomi rakyat dan penanaman nilai karakter bangsa.
Visi Besar Sang Walikota
Dalam orasinya setelah penandatanganan, Walikota Bodewin M. Wattimena menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah mesin penggerak untuk mengakselerasi kemajuan kota. Beliau menekankan bahwa tantangan zaman tidak bisa dihadapi sendirian.
“Kerja sama dengan Institut Leimena adalah langkah besar dan strategis untuk memastikan Ambon berlari lebih kencang. Kita butuh solusi berbasis riset dan akademis untuk menjawab tantangan pembangunan.
Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memastikan kualitas hidup setiap warga Ambon meningkat secara nyata!” tegas Bodewin dengan nada optimis.
Institut Leimena: Komitmen untuk Kebaikan Umum
Pihak Institut Leimena pun menyambut tangan terbuka sinergi ini. Mereka berkomitmen penuh untuk mengerahkan dukungan akademis dan kajian kebijakan terbaik demi kepentingan masyarakat Ambon.
Fokus utama lembaga ini adalah menciptakan kemanfaatan publik yang selaras dengan nilai-nilai persaudaraan dan keadilan sosial.
6 Alenia Gagasan: Roh Pembangunan Kota
Langkah heroik ini bukan tanpa arah. Seluruh poin kerja sama ini berakar kuat pada 6 Alenia Gagasan yang dicanangkan Bodewin Wattimena untuk mewujudkan kesejahteraan umum:
1. Persaudaraan Lintas Umat: Merajut silaturahmi tanpa sekat.
2. Pembangunan Karakter Muda: Melahirkan generasi emas yang berintegritas.
3. Polisi Sosial Masyarakat: Memperkuat gotong royong dan keamanan warga.
4. Pemberdayaan Ekonomi Rakyat: Membuka pintu peluang bagi ekonomi lemah.
5. Kebersihan dan Keindahan Kota: Menjadikan Ambon hunian yang asri dan berkelas.
6 Pendidikan dan Literasi: Membangun fondasi SDM kompetitif.
Pekik Semangat Sang Pemimpin
Menutup prosesi penandatanganan tersebut, suasana ruangan terasa bergetar saat Bodewin M. Wattimena memberikan pernyataan penutupnya yang membakar semangat. Dengan tatapan tajam dan suara yang lantang, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu.
“Hari ini kita menanam benih perubahan. Tidak ada ruang bagi kata menyerah dalam membangun Ambon yang kita cintai. Dengan dukungan Institut Leimena dan kekuatan 6 Alenia yang kita genggam, mari kita buktikan bahwa Ambon adalah kota yang tangguh, cerdas, dan penuh persaudaraan. Untuk rakyat, untuk masa depan, kita berikan yang terbaik!” seru Bodewin penuh semangat.
“Ini adalah kerja besar, ini adalah kerja hati. Mari kita kawal perubahan ini sampai tuntas,” pungkasnya.










