TNI AL Kerahkan KRI dan Helikopter untuk Bantu Korban Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
Feristiana

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali memimpin langsung pelepasan pengiriman bantuan kemanusiaan melalui pengerahan unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk mendistribusikan bantuan serta mengirimkan tim medis menuju wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Kegiatan berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025), dengan dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno beserta jajaran, Pejabat Utama Mabesal dan Kotama Wilayah Jakarta, serta sejumlah instansi terkait.

Dalam misi kemanusiaan ini, TNI AL mengerahkan lima unsur KRI, yaitu KRI dr. Soeharso (SHS)-990 dari Jakarta menuju Langsa, KRI Teluk Gilimanuk (TGK)-531 dari Jakarta menuju Lhokseumawe, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW)-992 dari Surabaya menuju Sibolga, KRI Semarang (SMR)-594 dari Jakarta menuju Nias, dan KRI Sutedi Senaputra (SSA)-378 yang telah berada di Belawan dan bergerak menuju Langsa.

Fokus utama operasi ini adalah pemanfaatan Kapal Rumah Sakit, yakni KRI SHS-990 dan KRI RJW-992, sebagai sarana penanganan medis bagi korban bencana.

Baca Juga :  Panglima TNI Kirim Pasukan Pilihan Bantu Penyaluran Makanan Ditengah Gempuran Rudal Israel di Gaza

KRI SHS-990 mengangkut sembilan personel Departemen Kesehatan KRI serta 80 personel Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir yang membawa fasilitas Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) beserta perlengkapannya. Sementara itu, KRI RJW-992 diperkuat 11 personel medis dan sejumlah peralatan kesehatan, termasuk ambulans serta tabung oksigen dalam jumlah besar.

Seluruh unsur KRI juga mengangkut logistik berupa bahan makanan, minuman, pakaian, obat-obatan, hingga tabung oksigen, dengan proses embarkasi yang dikoordinir oleh Kodaeral I, II, dan III.

Dukungan personel khusus turut dikerahkan, meliputi tim gabungan Satkopaska dan Dislambair yang akan membantu proses pencarian dan evakuasi di lokasi terdampak. Lima helikopter TNI AL juga telah disiapkan untuk dionboardkan pada unsur KRI guna memperkuat misi udara, baik untuk pengintaian, evakuasi, maupun distribusi bantuan cepat.

Selain itu, TNI AL telah menyiapkan opsi penambahan pasukan dengan mengerahkan personel dan material dari Yonmarhanlan pada masing-masing wilayah Kodaeral.

Baca Juga :  Rakernas dan Rapat Konsultasi Forkonas Percepatan Pembentukan Daerah Otonom Baru

Di hadapan awak media, Kasal menyampaikan komitmen TNI AL dalam percepatan bantuan bagi masyarakat. “Harapannya, bantuan ini dapat segera meringankan beban mereka yang terdampak dari bencana. Kita juga mengirim tenaga kesehatan dan zeni marinir untuk membantu merehabilitasi apa yang telah rusak agar bisa diperbaiki di sana,” jelas Kasal.

Selaras dengan hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung penanganan pascabencana. “Jakarta siap apabila memang dibutuhkan bantuan selanjutnya, karena pasca bencana itu lebih berat daripada apa yang akan kita hadapi sekarang,” pungkas Wagub DKI Jakarta.

Pada rangkaian kegiatan ini turut dilaksanakan penyerahan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diserahkan langsung oleh Wagub DKI Jakarta kepada Kasal untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Melalui langkah terpadu ini, TNI memastikan percepatan distribusi bantuan guna mendukung pemulihan kondisi masyarakat di daerah terdampak.

Berita Terkait

Panglima TNI : Penugasan Misi Perdamaian Dunia Bukan Hanya Menjaga Citra TNI Tetapi Juga Harumnya Negara Indonesia
Pemerhati Sosial dan Budaya menyoroti Terkait Sumur Biopori, Ini Bukan Sekedar pilihan Lingkungan Hidup
Bansos Salah Sasaran Akan Berahir, Ambon Terpilih Uji Coba Sistem Digital Nasional
Dukung Penuh Sekolah Terintegrasi, Wamen Ossy Tekankan Kepastian Penyediaan Tanah dan Penataan Ruang
Gelar Rakor Pelaksanaan ILASPP, Menteri Nusron Ingin Perbanyak Peta untuk Percepat Penyusunan RDTR
Sawah Masih Menyusut, Menteri Nusron Akan Terapkan Kebijakan Darurat Perlindungan Lahan Pertanian
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan Keuangan di BPK RI
Upaya Atasi Masalah Pertanahan dalam Kawasan Hutan, Menteri Nusron: Sudah Miliki MoU dengan Menteri Kehutanan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:35 WIB

Panglima TNI : Penugasan Misi Perdamaian Dunia Bukan Hanya Menjaga Citra TNI Tetapi Juga Harumnya Negara Indonesia

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:08 WIB

Pemerhati Sosial dan Budaya menyoroti Terkait Sumur Biopori, Ini Bukan Sekedar pilihan Lingkungan Hidup

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:48 WIB

Dukung Penuh Sekolah Terintegrasi, Wamen Ossy Tekankan Kepastian Penyediaan Tanah dan Penataan Ruang

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:43 WIB

Gelar Rakor Pelaksanaan ILASPP, Menteri Nusron Ingin Perbanyak Peta untuk Percepat Penyusunan RDTR

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:36 WIB

Sawah Masih Menyusut, Menteri Nusron Akan Terapkan Kebijakan Darurat Perlindungan Lahan Pertanian

Berita Terbaru

Nasional

Lebih 1.000 Wartawan Tiba di Banten Sambut HPN 2026 Hari Ini

Jumat, 6 Feb 2026 - 18:26 WIB