Tangan Dingin Wali Kota Ambon: Ubah Harapan Menjadi Hunian Layak bagi 35 Keluarga

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S Pelu GB

Ambon, Maluku – Pemerintah Kota Ambon resmi menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2025 kepada 35 kepala keluarga di Desa Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, pada Selasa (3/3/2026).

Program yang bertujuan menekan angka Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini hadir bukan sekadar sebagai bantuan fisik, melainkan sebagai simbol kebangkitan martabat dan kualitas hidup masyarakat.

Suasana haru menyelimuti lokasi acara, di mana tembok-tembok kusam yang selama ini menyimpan kecemasan warga saat hujan turun, kini mulai dibasuh dengan harapan baru.

Dalam momen penyerahan yang penuh makna tersebut, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menunjukkan sisi humanisnya dengan sikap yang sangat rendah hati.

“Saya hanya sebagai perantara kecil dalam rangkaian kebaikan ini. Kata-kata ini bukan sekadar retorika pejabat, melainkan pengakuan tulus seorang pemimpin yang memandang jabatan sebagai jembatan berkat bagi rakyatnya,” ungkapnya saat memberikan bantuan secara simbolis.

Beliau melanjutkan dengan pandangan hangat kepada setiap penerima manfaat, “Semua ini adalah rezeki yang telah disiapkan oleh Yang Maha Kuasa, hanya disampaikan melalui tangan saya untuk keluarga-keluarga yang memang benar-benar membutuhkannya.

Baca Juga :  KONI Kota Bekasi Gandeng BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit, Perkuat Penanganan Cedera Atlet Porprov Jabar XV

Kita tidak bisa menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan, baik dari Tuhan maupun dari seluruh pihak yang telah mendukung program ini – mulai dari Pemerintah Provinsi Maluku, DPRD, hingga setiap insan yang berkontribusi dengan tulus.”

Penyaluran bantuan difokuskan pada perbaikan struktur rumah agar memenuhi standar keselamatan konstruksi, kecukupan luas lantai, serta akses sanitasi dan air minum yang layak.

Bagi Pemkot Ambon, setiap rumah yang diperbaiki adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih hidup subur di tengah masyarakat.

Salah seorang perwakilan penerima yang tidak ingin disebutkan namanya tampak tak kuasa menahan emosi. Dengan suara yang sedikit bergetar namun penuh keyakinan, ia menyampaikan puji syukur dari hati yang paling dalam.

“Kami tidak pernah menyangka bisa merasakan kebaikan seperti ini. Amanah yang diterima melalui tangan dingin Bapak Wali Kota adalah karunia yang tak ternilai harganya,” ujarnya sambil mengusap sudut matanya yang mulai berkaca-kaca.

“Kami berjanji akan merawat setiap bagian dari rumah ini, menjadikannya tempat tinggal yang nyaman sekaligus bukti rasa terima kasih kami.”

Baca Juga :  Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah

Dalam kelanjutan penyampaiannya, Wali Kota mengakui bahwa proses implementasi program tidak luput dari tantangan. Beliau menyadari masih terdapat hambatan teknis, mulai dari sinkronisasi data administrasi hingga persoalan legalitas lahan.

Namun, beliau menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan membiarkan birokrasi menjadi tembok penghalang bagi misi kemanusiaan.

Sebab, setiap warga berhak atas atap yang mampu melindungi mereka dari badai, tanpa terkecuali. “Kita tidak akan berhenti di sini. Setiap tantangan adalah panggilan untuk bekerja lebih keras, mencari solusi yang tepat, dan menjembatani kesenjangan antara kebutuhan masyarakat dengan kemampuan kita sebagai pemerintah,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Bapak Wali Kota mengangkat suaranya dengan penuh semangat, mengingatkan kembali bahwa di bawah langit Ambon yang biru, tak ada warga yang dibiarkan berjuang sendiri dalam keterbatasan.

“Kita semua adalah bagian dari satu keluarga besar di Tanah Ambon. Program ini adalah awal dari langkah kita bersama untuk membangun kota yang lebih baik, lebih adil, dan lebih sejahtera. Beta far Ambon, Ambon far samua,” pungkasnya.

Berita Terkait

Awak Media Bekasi Raya Bersatu, Aksi Damai 15 Oktober Desak Bupati Evaluasi Kadis LH
Terkai ‎Dugaan Pengusiran Wartawan, Ucap Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi: Kepala Daerah Harus Mengevaluasi Kembali Pejabatnya
Kasus Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi, 10 Orang Ditangkap Polisi
PWI Bekasi Raya Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan oleh Kepala DLH
Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi
HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara, Dipererat Kebersamaan TNI dan Kepolisian
Peringati HUT ke-81 TNI, Korem 143/HO Gelar Makan Gratis Bersama Masyrakat dan Libatkan UMKM
Upacara HUT TNI ke-81 di Yahukimo Berjalan Khidmat di Lapangan Abyu
Berita ini 260 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Awak Media Bekasi Raya Bersatu, Aksi Damai 15 Oktober Desak Bupati Evaluasi Kadis LH

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Terkai ‎Dugaan Pengusiran Wartawan, Ucap Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi: Kepala Daerah Harus Mengevaluasi Kembali Pejabatnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Kasus Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi, 10 Orang Ditangkap Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:01 WIB

HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara, Dipererat Kebersamaan TNI dan Kepolisian

Berita Terbaru