PWI Bekasi Raya Sepakati Penguatan Tupoksi dan Program Kerja

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
H. Asmor

Kota Bekasi, Jabar –  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya kembali meneguhkan komitmen memperkuat soliditas organisasi melalui Rapat Koordinasi Pengurus dan Anggota yang digelar di Aula PWI Bekasi Raya. Rapat dihadiri 65 anggota, termasuk jajaran pengurus, dewan pembina, dewan penasehat, serta unsur PWI Peduli Bekasi Raya pada Jumat, (26/9/25).

Agenda utama mencakup pembahasan program kerja, evaluasi efektivitas kehadiran/absensi, serta penguatan tupoksi setiap bidang organisasi.

Penegasan Ketua PWI: Disiplin adalah Marwah Organisasi

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menegaskan bahwa kedisiplinan anggota bukan hanya soal administratif, tetapi menyangkut marwah organisasi.

Menurutnya, minimnya kehadiran anggota dalam agenda PWI akan menjadi catatan serius dan berdampak langsung terhadap perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI.

“Organisasi ini milik kita bersama. Kalau anggota abai terhadap kehadiran, lalu bagaimana kita bisa menuntut penghargaan dari luar? Absensi akan terus dievaluasi, bahkan menjadi syarat mutlak untuk perpanjangan KTA. PWI butuh anggota yang peduli, aktif, dan loyal,” tegas Ade.

Tupoksi & Program Kerja: Dari Pendidikan hingga Kesejahteraan

Baca Juga :  Ketua GPN 08 Kota Bekasi, Sangat Aprisiasi Kepada Kapolres Kota Bekasi

Rapat juga membedah secara rinci tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengurus dan bidang-bidang, mulai dari penguatan kapasitas wartawan (OKK, UKW, workshop etika jurnalistik), advokasi hukum, kerja sama strategis, hingga pengembangan usaha ekonomi anggota.

Beberapa program unggulan yang ditegaskan antara lain:

Bidang Organisasi: Database digital anggota & rekrutmen terbuka.

Bidang Pendidikan & Pelatihan: UKW 2x setahun, workshop jurnalistik investigasi.

Bidang Multimedia: Portal berita resmi PWI Bekasi Raya & pelatihan jurnalistik digital.

Bidang Kesejahteraan: Santunan, BPJS kesehatan, bazar murah untuk anggota.

Bidang Seni Budaya & Pariwisata: Festival Jurnalistik & promosi wisata lokal.

Ade Muksin menekankan, program-program ini hanya akan efektif jika anggota benar-benar hadir, terlibat, dan memberi kontribusi nyata.

Evaluasi Kehadiran Anggota: Absensi Wajib Dua Kali Seminggu

Dalam rapat ditegaskan kembali aturan absensi wajib hadir minimal dua kali dalam seminggu. Fakta di lapangan menunjukkan tingkat kehadiran masih rendah. Oleh karena itu, pengurus memutuskan evaluasi akan dilakukan berkala, dan ketidakpatuhan akan berimplikasi pada hak keanggotaan.

Baca Juga :  Walikota Bekasi Apresiasi Prestasi Siswa Berkelas Dunia dan Penghargaan Layanan Publik

“Ini bukan soal menggugurkan kewajiban, tapi membangun tradisi disiplin. Kalau wartawan bisa disiplin dalam organisasi, dia juga akan disiplin dalam profesinya. PWI Bekasi Raya ingin jadi barometer kedisiplinan wartawan di Jawa Barat,” tambah Ade.

PWI Peduli Bekasi Raya Turut Hadir

Rapat juga dihadiri jajaran PWI Peduli Bekasi Raya, yang menegaskan komitmennya untuk mendukung program sosial kemasyarakatan organisasi. Sinergi antara pengurus, anggota, dan unit kerja PWI Peduli diharapkan menjadi energi kolektif memperkuat citra PWI di mata publik.

Pesan Penutup: Jadikan PWI Rumah Bersama

Mengakhiri rapat, Ade Muksin mengingatkan kembali pentingnya semangat kebersamaan:

“Jangan jadikan PWI sekadar nama di kartu. Jadikan organisasi ini rumah bersama tempat kita belajar, tumbuh, dan berjuang menjaga martabat profesi wartawan. Mari peduli, mari hadir, mari disiplin. Karena tanpa kita, PWI bukan apa-apa.”

Dengan demikian, rapat koordinasi ini menjadi momentum penting memperkuat pondasi organisasi, menegakkan disiplin anggota, dan memastikan PWI Bekasi Raya tetap relevan, solid, dan dihormati di tengah dinamika dunia jurnalistik.

Berita Terkait

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy: Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket
Layanan Pertanahan Jadi Lebih Dekat dengan Sentuh Tanahku dan PELATARAN, Ubah Persepsi Masyarakat Soal BPN
Kadisparprov Sultra Tinjau Langsung Persiapan Festival HUT Liangkabori, Targetkan Jadi Magnet Wisata Nasional
Diduga Hina Suku Moronene di Facebook, Akun ‘Arya Koe’ Dilaporkan ke Polres Bombana
Nakhoda Baru Lini Hukum NasDem Lampung: Mempertegas Integritas dan Pengabdian Publik
ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar
Liang Metanduno Diguncang Keraguan, Tapi Dunia Sudah Terlanjur Menoleh Ke Muna
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:01 WIB

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:55 WIB

Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy: Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:50 WIB

Layanan Pertanahan Jadi Lebih Dekat dengan Sentuh Tanahku dan PELATARAN, Ubah Persepsi Masyarakat Soal BPN

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:49 WIB

Kadisparprov Sultra Tinjau Langsung Persiapan Festival HUT Liangkabori, Targetkan Jadi Magnet Wisata Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:23 WIB

Diduga Hina Suku Moronene di Facebook, Akun ‘Arya Koe’ Dilaporkan ke Polres Bombana

Berita Terbaru

Jakarta

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:10 WIB