Panglima TNI Dampingi Menhan RI Kunjungi Yonif TP 823/Raja Wakaaka di Baubau

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
Ade P.

Baubau, Sultra – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 823/Raja Wakaaka di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (4/11/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau progres pembangunan pangkalan baru sekaligus memberikan pengarahan langsung kepada para prajurit di satuan tersebut.

Dalam arahannya kepada para prajurit Yonif TP 823/Raja Wakaaka, Menhan Sjafrie menekankan pentingnya kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai pilar utama kekuatan pertahanan negara.

Ia mengingatkan bahwa satuan Yonif TP 823 dibentuk atas amanat rakyat untuk menjaga kedaulatan di wilayah Baubau.

Baca Juga :  Satu Tahun Lawamena: Mengukir Capaian Konkrit di Tengah Tantangan, Menuju Maluku Mandiri

“Kalian harus menjadi tentara rakyat, harus bisa bersatu dengan rakyat, dan harus bisa menghormati rakyat. Tidak boleh menyakiti hati rakyat,” tegas Menhan.

Menhan juga menginstruksikan kepada seluruh prajurit untuk senantiasa mempedomani Sapta Marga dan 8 Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia menegaskan bahwa keberadaan TNI tidak terlepas dari dukungan rakyat.

“TNI tanpa rakyat, kita tidak ada apa-apanya. Rakyat membiayai kita sampai kita masuk di lubang kubur. Karena itu, berbaktilah kepada rakyat dan bantu kesulitan-kesulitan rakyat di sekelilingmu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menhan Sjafrie mendorong para prajurit muda agar senantiasa profesional, pantang menyerah, serta menjaga kekompakan, baik di internal satuan maupun bersama instansi lain seperti Polri.

Baca Juga :  Hari Anti Narkotika Internasional Wujudkan Indonesia Emas 2045 Tanpa Jejak Narkoba.

“Kalau Panglima sama Kapolri kompak, kamu juga harus kompak sama anggota kepolisian. Kalau tentaranya kuat, polisinya kuat, negara kita menjadi kuat,” tambahnya.

Di hadapan media, Menhan Sjafrie menjelaskan bahwa pembentukan Yonif TP 823 di Baubau merupakan bagian dari strategi besar pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan di seluruh penjuru Nusantara.

“Daerah kita luas, 514 kabupaten tersebar di seluruh Indonesia. Sebagai negara yang harus menjaga kedaulatan, kita punya kewajiban supaya satu kabupaten itu dijaga oleh satu batalyon, kalau perlu dua batalyon,” jelas Menhan.

Berita Terkait

Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah
Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN
Menembus Batas Administrasi demi Kemanusiaan: Spirit Pela Gandong Pak Win untuk Patahuwe
Lantik PPAT Baru, BPN Kota Bekasi Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih
Penanganan Karhutla di Wilayah Kalbar Terus Membaik, Titik Api Turun
Melek Hukum Bikin Usaha Naik Kelas, Rumah BUMN PLN Muna Gelar Klinik Hukum “Tanya Hukum, Usaha Aman”
Kades Masalili Janji Fokus Bangun Kembali Puncak Lakude Jika APBDes Mencukupi
Dede Firmansyah Bawa Kelurahan Setia Asih Raih Terbaik II Digikomfest 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:26 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah

Kamis, 17 September 2026 - 20:14 WIB

Menembus Batas Administrasi demi Kemanusiaan: Spirit Pela Gandong Pak Win untuk Patahuwe

Kamis, 17 September 2026 - 14:20 WIB

Lantik PPAT Baru, BPN Kota Bekasi Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih

Kamis, 17 September 2026 - 13:32 WIB

Penanganan Karhutla di Wilayah Kalbar Terus Membaik, Titik Api Turun

Kamis, 17 September 2026 - 13:20 WIB

Melek Hukum Bikin Usaha Naik Kelas, Rumah BUMN PLN Muna Gelar Klinik Hukum “Tanya Hukum, Usaha Aman”

Berita Terbaru