Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna KKMM Sultra, Ajak Seluruh Masyarakat Muna Hadiri Silaturahmi Akbar

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Riski

Muna, Sultra – Suasana kekeluargaan dan semangat adat Muna kembali menguat di Bumi Anoa. Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna Kerukunan Keluarga masyarakat Muna Sultra KKMM Sultra La Ode Riago, SH secara resmi mengajak seluruh lapisan masyarakat Muna, baik yang lahir di tanah kota kendari maupun perantau, untuk hadir dalam Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga masyarakat Muna yang akan digelar di Kota Kendari.

Ajakan tersebut bukan sekadar undangan seremonial Bagi warga Muna, silaturahmi adalah napas Adat pomoa-moasigho dan poangka-angkatau yang menjunjung tinggi saling menghormati dan saling mengasihi, menjadi ruh utama yang ingin dihidupkan kembali melalui forum akbar ini.

Baca Juga :  Panglima TNI Bersama Menteri Pertanian Melaksanakan Panen Raya Kedelai Ketahanan Pangan TNI AL di Nganjuk

Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna KKMM Sultra menyadari, seiring waktu dan jarak, ikatan kekeluargaan bisa menipis. Banyak generasi muda Muna di Kendari yang tumbuh jauh dari kampung, kurang fasih berbahasa Muna, dan minim mengenal falsafah Wuna.

“Silaturahmi Akbar ini kita niatkan sebagai rumah bersama. Tempat melepas rindu, mengikat kembali persaudaraan, dan memastikan nilai-nilai luhur Muna tidak hilang ditelan zaman,” ujar Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna KKMM Sultra

Menurutnya, di tengah derasnya arus modernisasi, forum seperti ini penting untuk menjaga identitas. Ketika orang Muna bertemu, berbicara dalam bahasa daerah, dan duduk bersama dalam satu perkumpulan/komunitas, maka disitulah kekuatan budaya Muna kembali menyala.

Baca Juga :  Korlantas Siapkan Flag off One Way Nasional Duta Pemudik Balik

Ketua Dewan Adat dan Budaya Muna KKMM Sultra menegaskan, undangan ini terbuka untuk seluruh Masyarakat Muna tanpa sekat.

“Bawa keluarga, ajak anak-cucu. Perkenalkan mereka pada saudara dan adatnya. Karena identitas itu warisan paling berharga yang tidak bisa dibeli,” pesannya.

Kota Kendari yang menjadi titik temu, diharapkan menjadi simbol baru: bahwa dimanapun orang Muna berada, jiwanya tetap satu. Muna tetap Muna, kuat karena adatnya, besar karena persatuannya.

 

Berita Terkait

Pemdes Lambiku Gelar Sosialisasi Pengalihan Ketahanan Pangan dan RDKK Pupuk Subsidi, Kades Tekankan Kelompok Tani Aktif
Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu
Merasa Diasingkan dan Minim Akses Agenda Wali Kota, Pokja Wartawan Bekasi Cecar Kabag Prokopim
Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal
Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat
Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja
Keputusan Adat Petuanan Kaiely: Menjaga Warisan Leluhur, Merawat Damai Dataran Tinggi dan Rendah
Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:37 WIB

Pemdes Lambiku Gelar Sosialisasi Pengalihan Ketahanan Pangan dan RDKK Pupuk Subsidi, Kades Tekankan Kelompok Tani Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 07:18 WIB

Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

Senin, 28 September 2026 - 10:04 WIB

Merasa Diasingkan dan Minim Akses Agenda Wali Kota, Pokja Wartawan Bekasi Cecar Kabag Prokopim

Senin, 28 September 2026 - 08:54 WIB

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal

Senin, 28 September 2026 - 08:44 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

Berita Terbaru